Info Penting
Senin, 24 Jun 2024
  • Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sistem pangan dan energi, produktivitas ekonomi dan integritas lingkungan semuanya bergantung pada siklus air yang berfungsi dengan baik dan dikelola secara adil. Kita harus bertindak berdasarkan kesadaran bahwa air bukan hanya merupakan sumber daya yang dapat digunakan dan diperebutkan – namun merupakan hak asasi manusia, yang melekat pada setiap aspek kehidupan. ---Hari Air Sedunia tahun 2024 adalah 'Air untuk Perdamaian'.---
  • Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sistem pangan dan energi, produktivitas ekonomi dan integritas lingkungan semuanya bergantung pada siklus air yang berfungsi dengan baik dan dikelola secara adil. Kita harus bertindak berdasarkan kesadaran bahwa air bukan hanya merupakan sumber daya yang dapat digunakan dan diperebutkan – namun merupakan hak asasi manusia, yang melekat pada setiap aspek kehidupan. ---Hari Air Sedunia tahun 2024 adalah 'Air untuk Perdamaian'.---
6 Juni 2024

Momen Hari Lingkungan Hidup, Bitra Indonesia Tanam Pohon dan Bersih-bersih di Nagori Panombeian

Kam, 6 Juni 2024 Dibaca 4x Lingkunan Hidup / Perubahan Iklim

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan (Bitra) Indonesia mengadakan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di Nagori Panombeian, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun.

Direktur Bitra Indonesia, Rusdiana, menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya mengatasi perubahan iklim yang menjadi perhatian global.

“Saat ini, Bumi kita sedang bermasalah. Perubahan iklim menjadi perhatian dunia. Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup, kita melakukan aksi sederhana dengan menanam pohon dan bersih-bersih di lingkungan Nagori Panombeian yang juga binaan Bitra,” kata Rusdiana saat ditemui di lokasi pada Rabu (5/6/24).

Rusdiana berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk melakukan aksi serupa di masa mendatang demi menjaga kelestarian lingkungan dari Nagori Panombeian.

Peneliti Bitra Indonesia, Quadi Azam, menambahkan bahwa pihaknya juga mengajarkan masyarakat cara mengelola sisa bahan dapur menjadi pupuk organik. Menurutnya, masyarakat telah beberapa kali memanen sayuran yang ditanam menggunakan pupuk organik tersebut.

 

 

“Sekarang ini pekarangan rumah warga sudah ditanami tanaman obat dan sayuran dengan metode demplot. Kita juga membantu menjalankan peraturan nagori tentang kebersihan dan kesehatan masyarakat Nagori Panombeian,” ujarnya di waktu serupa.

Azam bilang, berkat peraturan desa tentang kebersihan, penduduk menjadi lebih menjaga kebersihan desa dan memanfaatkan tanaman obat untuk menjaga kesehatan.

Namun, beberapa warga mengeluhkan ketiadaan Tempat Penampungan Akhir (TPA) di kawasan tersebut. “Jadi kalau sampahnya tidak bisa diolah jadi pupuk, kita jadi bingung mau dikemanakan,” kata Boru Manurung, salah satu warga.

Sekretaris Desa (Sekdes) yang juga hadir dalam kegiatan itu mengucapkan terima kasih kepada Bitra atas bantuannya dalam menjaga lingkungan.(indra/hm17)
sumber :https://mistar.id/simalungun/momen-hari-lingkungan-hidup-bitra-indonesia-tanam-pohon-dan-bersih-bersih-di-nagori-panombeian/

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar