Tapanuli Utara — Organisasi masyarakat sipil BITRA Indonesia bersama YAPPIKA ActionAid menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Adian Koting dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Distribusi bantuan dilakukan sebagai bagian dari respon darurat terhadap kondisi masyarakat yang masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana. Bantuan yang disalurkan terdiri dari bantuan pangan, dignity kit atau bantuan inklusif, alat kebersihan diri, serta perlengkapan rumah tangga.
Sebanyak 400 paket bantuan pangan berisi beras, minyak goreng, dan gula telah didistribusikan kepada warga terdampak. Penyaluran bantuan diprioritaskan kepada kelompok masyarakat paling rentan berdasarkan hasil assessment sementara yang dilakukan oleh tim relawan BITRA dan YAPPIKA di dua kecamatan tersebut.
Masyarakat terdampak diketahui masih membutuhkan berbagai kebutuhan dasar dan perlengkapan penunjang kehidupan sehari-hari selama masa pemulihan berlangsung. Karena itu, distribusi bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi situasi pascabencana.
Azam menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara.
“Tentu bantuan ini diharapkan untuk meningkatkan resiliansi warga yang terdampak korban banjir dan longsor di dua kecamatan ini sehingga kehidupan mereka dalam situasi pemulihan saat ini dapat terbantu,” ujarnya.
Kerja sama antara BITRA dan YAPPIKA dalam respon darurat ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan yang dibutuhkan secara cepat dan tepat sasaran. Selain distribusi bantuan logistik, kedua lembaga juga terus melakukan pemantauan kondisi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses pemulihan masyarakat di Kecamatan Adian Koting dan Pahae Jae dapat berjalan lebih baik, terutama bagi kelompok rentan yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan kemanusiaan.
Tinggalkan Komentar