Peringatan Hari Pangan Sedunia Tahun 2025 digelar di Desa Damai dengan mengangkat tema “Pangan Organik untuk Masa Depan yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat, kelompok tani, pegiat pangan organik, dan lembaga pendamping untuk memperkuat kesadaran mengenai pentingnya sistem pangan sehat, adil, dan ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak untuk melihat kembali peran pangan organik sebagai bagian penting dari masa depan pertanian. Pangan organik tidak hanya berkaitan dengan hasil pertanian yang lebih sehat, tetapi juga menyangkut keberlanjutan lingkungan, perlindungan tanah, kemandirian petani, serta akses masyarakat terhadap pangan yang aman dan bergizi.
Acara berlangsung dalam suasana kebersamaan. Salah satu rangkaian kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis hasil pangan berupa beras kepada perwakilan masyarakat. Penyerahan ini menjadi simbol dukungan terhadap penguatan pangan lokal dan komitmen bersama dalam mendorong praktik pertanian organik di tingkat desa.
Selain seremoni, kegiatan juga diisi dengan makan bersama menggunakan alas daun pisang. Momen ini memperlihatkan semangat kebersamaan, kesederhanaan, dan penghargaan terhadap pangan lokal. Para peserta duduk bersama menikmati hidangan yang disajikan, sekaligus mempererat hubungan antarwarga dan komunitas yang terlibat dalam gerakan pangan organik.
Peringatan Hari Pangan Sedunia ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat posisi petani sebagai aktor utama dalam menjaga ketahanan pangan. Petani perlu didukung melalui pengetahuan, akses pasar, penggunaan benih dan pupuk yang ramah lingkungan, serta kebijakan yang berpihak pada pertanian berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pangan organik bukan hanya pilihan konsumsi, tetapi juga gerakan bersama untuk menjaga kesehatan manusia dan kelestarian alam. Pertanian organik dinilai mampu menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, penurunan kualitas tanah, dan ketergantungan terhadap input pertanian kimia.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat desa, kelompok tani, lembaga pendamping, dan berbagai pihak lainnya dalam membangun sistem pangan yang lebih kuat. Dengan kerja bersama, pangan lokal dan pertanian organik diharapkan semakin berkembang serta memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Peringatan Hari Pangan Sedunia 2025 di Desa Damai menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pangan yang sehat, berkelanjutan, dan berpihak kepada petani serta masyarakat.
Tinggalkan Komentar