Upaya mendorong kesetaraan gender di tingkat komunitas terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Gender Action Learning System (GALS) yang melibatkan pengurus LPHD, KUPS, serta Pemerintahan Gampong Jambo Papeun. Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis pagi (16/4) ini menjadi ruang belajar bersama bagi masyarakat untuk memahami pentingnya relasi yang adil antara perempuan dan laki-laki, baik dalam keluarga maupun kehidupan sosial di desa.
Pelatihan ini memfokuskan pada pengenalan metodologi GALS, sebuah pendekatan pemberdayaan berbasis masyarakat yang mendorong terciptanya kesetaraan gender melalui proses partisipatif dan reflektif. Melalui pendekatan ini, peserta diajak untuk mengenali tantangan yang dihadapi dalam relasi keluarga dan komunitas, sekaligus menyusun langkah perubahan menuju kehidupan yang lebih setara dan harmonis.

Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai alat analisis partisipatif seperti Perjalanan Visi dan Happy Family Tree. Kedua metode tersebut digunakan untuk membantu peserta memahami dinamika relasi dalam keluarga, pembagian peran, hingga perencanaan masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh anggota keluarga.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai kesetaraan gender, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam membangun lingkungan sosial yang lebih adil. Dengan meningkatnya partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan seluruh warga.

Melalui pelatihan GALS ini, masyarakat Gampong Jambo Papeun didorong untuk menjadi agen perubahan di komunitasnya masing-masing. Pendekatan yang diterapkan diharapkan mampu menciptakan keluarga yang lebih harmonis, memperkuat kerja sama antarwarga, serta membuka ruang partisipasi yang setara bagi perempuan dan laki-laki dalam pembangunan desa.
Tinggalkan Komentar