Jika Anda pelesiran ke Tebingtinggi, maka singgahlah ke Pondok Bagelen. Restoran yang memiliki luas 1 hektare lebih ini menyediakan aneka sayur yang ditanam sendiri, dan menurut pemiliknya, Nur Asmah Lubis, sayur–sayur tersebut ditanam secara organik.
“Kita memiliki lahan yang sangat luas, saya pikir mengapa tidak dimanfaatkan saja untuk menanam sayur organik, kan lebih sehat,”ucap isterinya Muhammad Guntur ini.
Aneka sayuran seperti kangkung akar, sawi, selada, kalian ditanam sendiri di bagian belakang Pondok Bagelen. Di lokasi yang sama juga terdapat kolam ikan yang merupakan ikan lele yang budidaya. “Ada kepuasan tersendiri bisa menyuguhi makanan hasil budidaya sendiri. Ini bukan semata-mata untuk alasan penghematan, tapi lebih kepada mendapatkan sayur yang benar benar organik,”papar wanita yang menuai sukses berkat usaha rumah makan itu.
Di restoran yang bisa menampung 400 pengunjung itu, Nur Asmah menyajikan berbagai menu-menu unik. Seperti tempura sayur misalnya. Ialah sayur sayur seperti bayam, kangkung, brokoli dan wortel yang digoreng dengan menggunakan tepung. “Menu menu ini sangat disukai oleh anak anak, sekalipun anak anak itu tidak doyan sayur,”ucapnya.
Nur Asmah menyarankan sebaiknya kaum ibu membekali anak anak untuk menyukai sayuran. “Jika tidak suka ditumis, ya dimasak seperti ini. Pasti anak anak doyan,”ucap ibu tiga anak ini. Konsep bisnis yang dianut wanita yang akrab disapa bu Adek ini patut diacungkan jempol.
“Saya ingin orang-orang yang singgah ke tempat saya mendapatkan makanan sehat, bukan hanya lezatnya saja. Contohnya seperti ikan bakar yang saya sajikan.
Wanita berdarah Mandailing ini menyanggahi, panggang dengan bakar itu berbeda. “Kami memanggang, bukan membakar. Kalau panggang, ikan itu dimasak dengan menggunakan bara. Bukan api. Jadi ikannya masak karena hawa panas, bukan dari api. Dengan begini, ikannya tidak gosong,”paparnya. Konon sisa gosong yang menempel pada ikan itu disebut sebut bisa memacu timbulnya penyakit jantung. (tarwiyah ar)
Sumber: http://medanbisnisdaily.com
Dikutip dari: http://organicindonesia.org