TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Pengobatan Alternatif & Tanaman Herbal Membangkitkan Kembali Pengobatan Warisan

26/06/2013 , ,

Baksos-Pulau-GambarSehat itu memang mahal akan tetapi sakit lebih mahal lagi, kebanyakan masyarakat umumnya selalu mengabaikan kesehatan dan memandang kesehatan sebagai hal yang tidak terlalu penting untuk diperhatikan. Sehingga apabila sakit untuk dapat sehat kembali akan dibutuhkan pengorbanan, alokasi dana dan waktu yang cukup besar untuk mendapatkannya.

Meskipun upaya-upaya dari pihak berkompeten terus dilakukan, namun kebutuhan masyarakat akan kesehatan belum dapat terpenuhi secara memadai. Berangkat dari kondisi ini, BITRA Indonesia yang bergerak dalam bidang pembinaan masyarakat pedesaan, mengajak partisipasi masyarakat desa dalam mengangkat kembali budaya kearifan lokal (pengetahuan nenek moyang tentang pengobatan alternatif) yang sudah lama mulai ditinggalkan.

Adapun tema Bakti Sosial yang diangkat BITRA kali ini ialah “Sehat Dari Desa Dengan Pijat Akupresur Dan  Tanaman Berkhasiat”. Berdasarkan pada tema tersebut, BITRA mengajak serta masyarakat desa yang saat ini banyak mengkomsumsi obat-obatan kimia agar dapat kembali lagi menggunakan media pengobatan secara alternatif yang menggunakan ramuan tanaman herbal berkhasiat obat yang ada di alam sekitar dan selaras dengan alam.

Bakti sosial ini adalah sebagai salah satu kegiatan yang diformulasikan bersama dalam payung kelompok serta dapat menjadi entry point dalam membangun hubungan yang saling menghargai antara pihak medis dan alternatif. Sebab dalam kegiatan ini, kedua belah pihak dapat  bekerjasama dan saling melengkapi satu sama lain demi terlayaninya kesehatan masyarakat yang membutuhkan bantuan mereka.

Karena ada beberapa kasus tertentu yang juga membutuhkan penanganan medis, demikian juga sebaliknya. Keadaan ini sebenarnya menimbulkan keterikatan yang saling membutuhkan dan kerjasama agar masalah kesehatan tersebut dapat terurai. Sebab sebuah masalah itu akan terasa ringan jika dikerjakan secara bersama-sama.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan Baksos yang dilakukan oleh BITRA diperkirakan mencapai 100 orang. Dimana para peserta ini akan diperiksa kesehatannya secara alternatif oleh praktisi pengobat alternatif yang merupakan kader kesehatan alternatif BITRA. Baksos yang dilakukan di Desa Pulau Gambar, Kec Serbajadi, Kab serdang Bedagai, pada 25 Juni 2013 merupakan Baksos yang ketiga untuk wilayah Sergai yang dilakukan oleh BITRA pada tahun 2013 ini.

“Kami berharap dengan adanya Baksos ini akan terbangun komitmen bersama antara praktisi pengobat alternatif dampingan BITRA untuk terus mau mengembangkan diri sekaligus mengkampanyekan manfaat dari pengobatan alternatif serta ramuan herbal” ungkap Misdi sebagai penanggung jawab program Kesehatan Alternatif dan Tanaman Berkhasiat Obat, BITRA.

Sahrin selaku Kepala Dusun II, Desa Pulau Gambar yang juga menjadi salah satu peserta Baksos (pasien) mengatakan adanya perbedaan yang dirasakan ditubuhnya setelah di terapi oleh praktisi pengobat alternatif. Dimana sebelumnya ia merasakan adanya sakit di beberapa titik di tubuhnya, dan setelah di terapi beliau mengatakan adanya perubahan (kondisi yang membaik) tentang keluhan sakit yang ia rasakan sebelumnya.

“Sebelum diterapi tadi, tensi saya diperiksa oleh bidan. Kemudian tubuh saya didiagnosa oleh praktisi alternatif sebelum tubuh saya di terapi oleh praktisi alternatif tersebut. Setelah dilakukannya terapi, saya juga diberi ramuan herbal yang berguna untuk membantu penyembuhan sakit yang saya rasakan”, jelas Sahrin.

Saat ditanyakan tentang manfaat dari ramuan herbal, Sahrin mengatakan bahwa ramuan herbal ini berfungsi untuk memperbaiki dan butuh proses yang lama namun tidak memiliki efek samping. “Sementara untuk pengobatan kimia, sifatnya memutuskan dan prosesnya instan namun memiliki efek samping tertentu”, jelasnya menambahkan.

Pasien lain, Nazaruddin Matondang selaku Sekretaris Desa Pulau Gambar yang juga menghadiri kegiatan Baksos tersebut mengatakan bahwa Baksos yang dilakukan BITRA ini sangat bagus dan dapat membantu pengobatan bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu juga ia mengatakan bahwa pengobatan secara tradisional ini sudah jauh ditinggal oleh masyarakat pada umumnya.

“Kami selaku Pemerintahan Desa mengucapkan terimakasih kepada BITRA yang sudah melakukan kegiatan Baksos ini dengan melakukan pengobatan secara tradisional. Terlebih lagi kita lihat saat ini pengobatan tradisional ini sudah mulai dilupakan oleh masyarakat. Jadi saya harap dengan dilakukannya Baksos ini oleh BITRA dapat merubah pandangan masyarakat tentang pengobatan tradisional, sebab hal ini merupakan salah satu budaya kearifan lokal yang ada”, terang Nazaruddin. (Ilham Pane)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

https://www.youtube.com/watch?v=Yg5mzpjmOrI

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107