TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Pembangunan Bandara Kualanamu Tertunda

05/07/2009

Warga Tak Setuju Pakai Pasir Laut

RIAUTODAY.COM – Pembangunan sisi udara (air side) pada pembuatan landasan pacu (runway) yang ditangani Depertemen Perhubungan bakal tidak bisa mencapai targetnya yang ditargetkan selesai seluruhnya pada September 2009 nanti.

Sebab untuk pembangunan awal saja dalam pengerjaan landasan pacu, hingga saat ini belum bisa terlaksana akibat pasir dan tanah yang rencananya dikerok dari laut Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang dan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai diprotes warga.

Hal ini diakui Komisaris PT Angkasa Pura II, Drs Suratto Siswodihardjo di Bandara Polonia usai meninjau proyek Bandara Kualanamu. “Masyarakat setempat tidak setuju kalau tanah dan pasir untuk menimbun landasan pacu Bandara Kualanamu diambil dari pasir Laut Pantai Labu dan Pantai Cermin. Untuk penyelesaiannya diharapkan pemerintah setempat dan Departemen Perhubungan mencari jalan keluar secepatnya agar proyek sisi udara tidak terkendala,” ujar Suratto yang didampingi Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Alexius Kismoyo SPsi MM, Rabu (13/8), kemarin.

Sekedar informasi, berdasarkan rencana Dephub, pembuatan landasan pacu dilakukan dengan mengambil tanah dari pengerukan pasir laut di Pantai Labu dengan perkiraan 1500 Ha pengerukan pasir laut. Rencana tersebut telah diimplementasikan dengan hadirnya 4 kapal pengeruk sejak pertengahan Mei 2008. Salah satu kapal bernama Gerak Pantas sudah memasang pipa penyedot pasir serta pembangunan jalan proyek transportasi pengangkutan pasir dari Pantai Kabu ke Bandara Kuala Namu sejak dua bulan yang lalu dan hampir selesai pembangunan jalan tersebut.

Warga nelayan tradisional Pantai Labu sehari-harinya mencari nafkah dengan berlayar memakai sampan kecil untuk mencari kerang, kepiting, kepah laut serta ikan yang hidup disepanjang garis pantai protes pada pengerukan pasir tersebut karena akan mengganggu mata pencaharian warga nelayan Pantai Labu. Warga nelayan tersebut kemudian melakukan demo pada 2 Juni 2008 lalu. Duaratusan warga nelayan yang bergabung dalam DPKN SNSU asal kecamatan Pantai Labu mengendarai 2 unit truk dan 2 angkot mendatangi DPRD Deli Serdang untuk mendesak pembatalan rencana pengerukan pasir laut di pantai Labu.

Kembali ke Suratto, rencananya Dephub akan membangun tahap awal landasan pacu sepanjang 3 kilo meter dan lebar 45 meter. Pembuatan proyek landasan pacu tersebut tersebut nantinya menggunakan rancangan pondasi sistem cakar ayam (pondasi silang).

Sumber: Riau Today (http://www.detikriau.com)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107