Kerjasama Lingkungan | Konservasi DAS
Dalam rangka meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin baik antara Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) dengan Yayasan Bitra Indonesia, Wabup Sergai Ir. H. Soekirman menerima kunjungan sharing program (diskusi program) Yayasan Bitra Indonesia yang dipimpin langsung oleh Direktur Yayasan Bitra Indonesia Wahyudi yang datang bersama Donatur sekaligus Aktivis LSM dari Evangelischer Entwicklungsdienst (eed) Jerman di ruang rapat Wabup Sergai di Sei Rampah, Selasa (8/11).
Turut hadir dalam pertemuan ini Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Hotman Hutajulu SH, Kadis Pertanian dan Peternakan Sergai Setyarno SP, Kepala Bappeda Sergai Ir. H.M. Taufik Batubara M.Si, Kepala KantorĀ Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman ModalĀ (KP2T-PM) Henri Suharto, SH dan para aktivis yayasan Bitra Indonesia.
Wabup Sergai Ir. H. Soekirman menjelaskan kepada pihak Bitra dan eed Jerman bahwa Sergai sudah memiliki layanan satu atap (one stop service) yakni KP2T-PM yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan berbagai macam perizinan sekaligus untuk meningkatkan iklim usaha daerah dan proses penyelesaian perizinan yang dilaksanakan melalui unit kerja ini sangat mudah dan transparan. Saat ini KP2T-PM sudah melayani 18 jenis perijinan dengan prosedur mudah dan akan menyusul 15 jenis perijinan lainnya yang sedang dalam proses persiapan.
Untuk itu dalam meningkatkan standard pelayanan, diharapkan Yayasan Bitra Indonesia yang selama ini sudah menjadi mitra kerjasama yang baik dengan Pemkab Sergai dapat membantu dalam peningkatan kapasitas pelayanan KP2T-PM sehingga dapat memperoleh predikat ISO 912008 yang merupakan standard internasional dalam bidang pelayanan, harap Wabup Soekirman.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bitra Indonesia Wahyudi mengatakan bahwa yayasan Bitra Indonesia memiliki program untuk konservasi 3 Daerah Aliran Sungai (DAS) yang salah satunya adalah DAS Sei Ular di Kabupaten Sergai. Untuk itu Bitra Indonesia akan terus bersinergi dengan Pemkab Sergai khususnya dinas terkait dalam mengembangkan berbagai potensi yang ada dalam mengantisipasi masalah perubahan iklim dengan melakukan konservasi dengan penanaman berbagai vegetasi atau tanaman yang sudah dikembangkan melalui metode polikultur.
Melalui pertemuan ini Kepala Bappeda Sergai Ir. H.M. Taufik Batubara mengungkapkan perlunya dikembangkan kerja sama dalam membudidayakan komoditi dengan harga pasar yang signifikan serta permintaan yang tinggi di masyarakat sehingga akan meningkatkan pendapatan petani di daerah ini seperti budidaya beras merah yang saat ini sudah memiliki segmen pasar spesifik dan permintaan yang cukup tinggi.
Perwakilan eed Jerman sebagai donator Bitra Indonesia, Silva Luthin mengungkapkan rasa kagum atas kebersamaan yang dibangun Pemkab Sergai dengan organisasi kemasyarakatan seperti LSM Yayasan Bitra Indonesia selama beberapa tahun terakhir dan mengapresiasi komitmen pimpinan daerah ini dalam mensejahterakan rakyat dengan menggandeng seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) yang ada. (rel)
Berita cetak harian Andalas:
