TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Komisi A DPRDSU Fit and Proper Test 13 Calon Anggota KIP Sumut

13/07/2012 , ,

Komisi A DPRD Sumut melakukan fit and proper test terhadap 13 nama calon anggota KIP (Komisi Informasi Propinsi) Sumut, sesuai pengajuan Plt Gubsu Gatot Pujonugrohotim pansel (panitia seleksi), 2 nama mengundurkan diri tidak mengikuti fit and proper test, di ruang komisi lembaga legislative, Kamis (12/7).

Pelaksanaan fit and propores test tersebut dilakukan anggota Komisi A DPRD Sumut Alamsyah Hamdani SH, Syamsul Hilal, Hj Syafrida Fitrie, Bustami HS, Sopar Siburian, Tunggul Siagian, Suasana Dachi, Syahrial Harahap, B.Tambak ysng dipandu langsung Ketua Komisi A DPRD Sumut Isma Padly Ardya Pulungan dan Sekretaris komisi Mustofawiyah Sitompul.

Nama calon anggota KIP Sumut yang diajukan Tim Pansel kepada Komisi A DPRD Sumut untuk difit and proper test, lanjut Isma Padly maupun Mustofawiyah, ada 15 nama masing-masing Ahmad Kadri, David Susanto, Iswan Kaputra, M Natsir Isfa, M Syahyan, M Zaki Abdullah, Mardaus Purba, Mayjen Simanungkalit, Pangihutan Sirumapea, Panogari Panggabean, Rabu Alam Syahputra, Ramdeswati Pohan, Robinson Simbolon, Septalina Elisabeth Pardede dan Valdesz Junianto.

Dari ke-15 nama itu, kata Mustofawiyah, hanya 13 orang yang difit and proper tes, dua nama diantaranya Ahmad Kadri dan David Susanto tidak mengikuti fit and propres test, karena mengundurkan diri seperti David Susanto resmi menyatakan mundur karena sudah menjadi Ketua Panwaslu (Panitia pengawas pemilu) Sumut.

“Ke-13 nama itu difit and proper test oleh 11 dari 16 anggota Komisi A. Meski tidak semua anggota Komisi A memfit and proper test, tapi sudah ada kesepakatan hasil rapat internal komisi A agar fit and proper test tetap dilaksanakan Kamis (12/7),” ujarnya.

Anggota Komisi A lainnya Alamsyah Hamdani mengatakan, kriteria penilaian yang dilakukan anggota dewan lewat fit and proper test berdasarkan kemampuan yang diutamakan, bukan kedekatan agar KIM Sumut benar-benar berkualitas. “Dekatpun dengan anggota dewan kalau tak mampu, tidak mungkin,” ujar Alamsyah.

Yang lebih diutamakan dalam pelaksanaan fit and proper test, tambah Mustofawiyah, kualitas, integritas dan komitmen masing-masing calon terhadap KIP Sumut ke depan. Dari jawaban-jawaban para calon sudah dapat diketahui komitmen mereka secara psikologis.

“Dari 13 nama akan dipilih 5 nama lewat voting tertutup secara terbuka, karena Komisi A tidak ingin tersandera otoritasnya dalam memilih. Kemudian diranking berdasarkan akumulasi suara. Pemilihan akan dilaksanakan sampai jadwal yang ditentukan menunggu 16 anggota Komisi A DPRD Sumut benar-benar hadir,” ujar Mustofawiyah senada Padly.

Terkait adanya dua nama dari unsur pemerintah, Mustofawiyah mengatakan, hal itu hanya memenuhi syarat pengajuan sesuai UU yang harus dipatuhi tim pansel dan bukan keharusan dipilih. “Dalam pemilihan nanti bisa saja unsure pemerintah dipilih satu, dua-dua atau tidak sama sekali, tergantung anggota dewannya memilih, karena Komisi A tidak mau tersandera otoritasnya,” katanya lagi.

Isma Padly manambahkan, fit and proper test maupun pemilihan dilakukan secara transparan, terbuka untuk umum termasuk pers dan berharap KIP Sumut ke depan bisa berfungsi dengan baik, meski belum memiliki kantor. “Setelah kelima nama terpilih, diharapkan Plt Gubsu segera melantik,” tambah Isma. (di)

Sumber: www.analisadaily.com

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

https://www.youtube.com/watch?v=Yg5mzpjmOrI

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107