Terletak di Desa Silebo-lebo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang terdapat satu orang yang sekilas tak mempunyai keahlian apa-apa dan hanya seorang petani.
Tempat tinggalnya yang sangat jauh dari perkotaan dan belum tersentuh akses angkutan umum seperti angkot atau sejenisnya, tak menyurutkan langkah Anto Maliala ketika ditemui Tribun, Kamis (19/4) untuk terus bisa menjadi pengusa sukses.
Dirumahnya yang sederhana, eksportir jambu taiwan dan papaya ini mengatakan, pertama kali terjun ke bidang ini dimulai tahun 2003. Dengan keberanian meminjam uang ke Credit Union (CU) Aman damai sebesar Rp 20 juta, ia menjadi pengepul dari hasil panen petani jambu dan papaya di kawasan tersebut.
“Saya bukan petani dan hanya pengepul saja. Awalnya memang sulit tetapi setelah banyak koneksi penjualan sedikit lebih mudah terutama untuk pasar domestik. Kalau untuk ekspor biasanya saya kirim ke Negara-negara Taiwan, Malaysia dan Singapura,” ujarnya.
Sumber: irf/tribun-medan.com