Kelompok Credit Union (CU) Ertunas Baru, Desa Rambung Baru, Kec. Sibolangit, Kab. Deliserdang patut merasa bangga setelah merayakan hari jadinya yang ke 7. Awal terbentuknya CU ini sendiri bermula dari Sekolah Lapang Pertanian Selaras Alam (SL-PSA) atau yang lebih dikenal dengan nama Sekolah Lapang Polikultur (SLP). SL-PSA/SLP ini merupakan salah satu program BITRA yang bertujuan agar para petani tanaman campuran dengan daya dukung lingkungan tinggi (polikultur) dapat menjaga keselarasan alam akan aktifitas pertanian/perkebunan yang mereka lakukan.
Setelah mereka sukses menjalankan program SL-PSA/SLP, para petani ini kemudian dikenalkan pada model ekonomi kolektif simpan pinjam credit union (CU) oleh BITRA. Dimana CU juga berfungsi untuk dapat membantu para petani di sektor keuangan/modal yang yang dibutuhkan oleh para petani tersebut.
CU adalah sebuah lembaga keuangan yang bergerak di bidang simpan pinjam yang berasal dan dimiliki juga dikelola oleh anggotanya sendiri. Selain itu juga CU bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Tiga asas utama CU, pertama asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya), asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan asas pendidikan dan penyadaran (membangun kesadaran dan watak yang baik adalah yang utama, karena hanya yang berwatak baik yang dapat diberi pinjaman).
Pada awal pembentukan CU Ertunas Baru, hanya beranggotakan 25 orang, dimana setiap anggota hanya dapat meminjam sebesar Rp 300.000,- saja. Namun seiring berjalannya waktu, kini anggota dari CU Ertunas Baru sudah mencapai 200 orang, dimana setiap anggotanya berhak mendapatkan pinjaman sebesar 3 kali lipat dari modal simpanan yang dimiliki anggota pada CU.
Rayakan Ulang Tahun
Sabtu, 15 Desember 2012, CU Ertunas Baru merayakan ulang tahun dimana pada perayaan ulang tahun tersebut diisi dengan pembacaan saldo yang mereka miliki, pembagian sisa hasil usaha (SHU) atau keuntungan yang diperoleh, serta pemberian bingkisan terhadap para peritis CU dan penghargaan pada BITRA yang telah mendampingi CU Ertunas Baru, hingga jadi seperti sekarang ini.
Sebagaimana hal tersebut disampaikan langsung oleh Ir. H. Soekirman (pendiri BITRA Indonesia, yang akrab dipanggil bang Kirman) serta salah seorang yang telah memperkenalkan program SL-PSA/SLP maupun program CU kepada masyarakat desa Rambung Baru. Bang Kirman merasa bangga atas kesuksesan masyarakat desa Rambung Baru karena telah mampu mempertahankan serta mengembangkan program CU di desa mereka.
“Dimana faham keswadayaan yang kita bangun sejak 10 tahun yang lalu bermula dari SL-PSA/SLP, kemudian kita kembangkan lagi menjadi CU. Jelas hal ini juga membuat saya bangga terhadap masyarakat desa Rambung Baru khususnya karena saat ini mereka sudah mampu untuk mandiri secara ekonomi kolektif dan dalam menjalankan program yang pernah diajarkan dan disampaikan oleh BITRA kepada mereka” ungkap Ir. H. Soekirman yang hadir dalam perayaan ulang tahun CU Ertunas Baru tersebut.
Selain itu juga Yulianti selaku Ketua CU Ertunas Baru juga mengatakan bahwa, “dengan diperkenalkannya program CU pada masyarakat desa Rambung Baru sudah banyak membantu masyarakat, dimana modal kolektif dari CU yang menjadi andalan masyarakat di sini dalam menjalankan aktifitas pertanian/perkebunan. Yuli juga menambahkan bahwa dalam pengelolaan CU, sepenuhnya dilakukan oleh anggota yang ada di CU itu sendiri. Sementara fungsi dan peranan BITRA dalam CU hanya sebagai pendamping serta membantu memberi masukan-masukan jika ada masalah yang dihadapi oleh CU, namun penyelesaian permasalahan sepenuhnya dilakukan oleh kelompok CU sendiri”. Ungkap Yuli.
“Dengan diperkenalkannya program CU ini oleh BITRA, jelas sudah banyak membantu masyarakat khususnya bagi para petani di desa kami ini”, tambah Yuli. (Ilham Pane)