TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

CU Aman Damai, Mengikis dan Menyadarkan Rentenir

26/10/2011

Ekonomi Rakyat | Profil Kelompok CU

Bermula dari 17 orang yang berinisiatif untuk membentuk suatu wadah simpan pinjam yang lebih berpihak pada warga dan tentunya memudahkan warga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bertepatan dengan diselenggarakan-nya Sekolah Lapang Polikultur & Holtikultura, beberapa orang dari desa Namobuah, membuat sebuah rencana untuk membentuk unit yang bisa menjadi tempat bagi warga untuk membuka peluang agar dapat meningkatkan taraf hidupnya.

“Dulunya, rentenir di desa kami sangat banyak. Sudah begitu, tidak tanggung-tanggung mereka memberi bunga mulai dari 10% sampai dengan 20%,” ujar Musim. Pria yang menjabat sebagai bendahara CU, yang bernama lengkap Musim Ketaren ini menceritakan asal mula berdirinya CU Aman Damai.

Adalah niat para warga untuk hidup mandiri dan lepas dari cengkeraman rentenir. Dengan ber-CU, warga belajar untuk menghidupi kehidupan keluarganya dengan belajar menabung dan menikmati hasilnya tabungannya sendiri yang tidak lain berasal dari uang sendiri dalam kelompok yang diorganisir secara kolektif.

“Saat masih baru berdiri, kami para anggota wajib menyumbang lima ribu rupiah dengan uang kas yang mencapai satu juta delapan puluh ribu rupiah,” ujar Musim. Pria asli Namobuah ini juga mengatakan bahwasanya keanggotaan dari CU Aman Damai sendiri bertambah karena warga sendiri yang ingin bergabung ke CU tersebut. “Jika saat kita kumpul-kumpul di Balai Desa. Kemudian, ada saja yang datang dan bertanya kami lagi ngapain?. Ya, kami jelaskan ke mereka yang bertanya, kalau kami sedang membahas untuk membuat unit simpan pinjam yang tujuannya untuk meningkatkan taraf perekonomian warga,” tambah Musim.
Nama Aman Damai sendiri diakui oleh pria yang sehari-harinya menggeluti bertani ini, ialah karena kelompok menginginkan bahwasanya CU ini menjadi suatu tempat yang menjamin keamanan, kedamaian dalam kesejahteraan. “Nama Aman Damai sendiri disepakati pada saat rapat dengan kelompok. Kemudian, semuanya menyepakati nama tersebut dengan harapan CU ini bisa menjadi tempat warga untuk bernaung dalam aman dan damai dalam mencukupi kebutuhan hidup,” jelas Musim.

Sambil bersenda gurau, pria ini mengaku bahagia sekaligus bangga karena bisa bergabung dengan CU yang diresmikan pada tanggal 19 Juli 2003. “Alhamdulillah, setelah bergabung dengan CU Aman Damai, kehidupan saya meningkat dan saya sudah bisa membangun rumah, beternak kerbau, dan punya ladang sendiri yang saya tanami kebun tanaman campuran polikultur kakao. Dibanding dulu, saya hanya sebagai buruh kebun,  mengerjakan ladang orang dan mangkas cokelat milik orang,” tukas Musim yang dulunya menjadi pekerja upahan.

Untuk organisasi CU-nya, Musim berujar kalau pergantian pengurus dilakukan setiap 3 tahun sekali dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Sambil difasilatatori oleh Bitra, CU yang sudah berumur 8 tahun ini belum pernah sekalipun berganti pemimpin. “Semua anggota senang dengan kepemimpinan Bapak Bintang Ginting. Beliau memimpin mulai dari CU berdiri sampai dengan sekarang. Ketika pemilihan-pun, beliau selalu terpilih sebagai ujung tombak dari keberadaan CU Aman Damai sendiri,” jelas petani yang pernah juga menjabat panitia kredit di CU Aman Damai.

Saat ini, Bintang Ginting bersama dengan Musim, dan Nedi Nelson Sembiring bahu membahu membangun CU Aman Damai sebagai ketua, sekretaris, dan bendahara.

Kini, CU Aman Damai beranggotakan 314 orang dengan nominal pinjaman paling sedikit satu juta rupiah dan dua puluh juta rupiah untuk pinjaman tertinggi. Selain itu, mereka sudah bisa membangun kantor sendiri yang memiliki fasilitas air conditioner (AC) dan alat kerja administrasi CU, berbentuk laptop guna membuat mereka nyaman beraktifitas di kantor yang baru.

“Kini sudah tidak di balai desa lagi. Ya, meskipun baru setengah tahun, tapi kami berharap agar kantor tersebut menjadi tempat yang baru dan semakin membuat CU kami lebih baik,” ujar pria yang sudah dipercaya selama 3 tahun menjabat sebagai bendahara. Rentenir-rentenir yang dulunya menjamur perlahan-lahan terkikis dan malah ada yang bergabung ke CU Aman Damai. “Ada dua orang rentenir yang memilih bergabung dan menabung bersama warga lain,” urai Musim yang menyelipkan harapan bahwasanya ia ingin kalau CU Aman Damai jaya selalu dan tidak mengalami permasalahan di dalamnya. (Andi)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107