TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Bulog Gandeng Koperasi Salurkan Komoditas Pertanian

10/09/2012 , ,

Pemerintah segera optimalkan peranan gerakan koperasi Indonesia sebagai mitra kerja Perum Bulog untuk menyalurkan berbagai komoditas yang dihasikan dari sektor pertanian kepada masyarakat konsumen.

Braman Setyo, Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM, menjelaskan draft kerja sama atas keterlibatan gerakan koperasi menjadi mitra Bulog sudah disepakati, sedangkan realisasinya menunggu semacam Instruksi Presiden.

”Dari tiga komoditas yang telah disepakati dalam kerja sama pendisitribusian komoditas pangan tersebut, gerakan koperasi siap melaksanakan tugasnya untuk komoditas kedelai dan beras,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (7/9/2012).

Satu komoditas lainnya, yakni gula, gerakan koperasi menyerahkan kebijakan penuh kepada Bulog diserahkan kepada institusi lain, karena jenis kebutuhan itu lebih memang baik dikuasakan kepada pelaku pasar, bukan gerakan koperasi murni.

Sebab Bulog sebagai institusi yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai stabilisator harga kebutuhan pangan seperti beras, kedelai, dan pangan menilai distribusi gula lebih tepat diberikan kepada pelaku usaha non koperasi.

Saat ini terdapat 17 lokasi yang masuk dalam kategori daerah pangan Indonesia untuk komoditas beras, gula, dan kedelai. Pada ke-17 wilayah itu pula gerakan koperasi bisa melayani kebutuhan konsumennya.

“Tugas mereka juga untuk mendistribusikan kedelai impor dalam program ketahanan pangan ini. Koperasi yang dipercayakan menjadi pelaksana adalah Koperasi Unit Desa (KUD) dan distribusi ditangani Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti),” kata Braman Setyo.

Ke-17 lokasi yang menjadi daerah pangan nasional adalah, Banten, Jawa Barat, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Nanggroe Aceh Darussalan, Nusa Tenggara Barat, Kaliman Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Bali.

Menurut Braman Setyo, sebenarnya tugas pendistribusani tidak hanya dipercayakan kepada KUD maupun Kopti. Jika masih ada lembaga lain yang berminat menjadi mitra Bulog, pelaku usaha lain masih diberi kesempatan.

“Koperasi Unit Desa maupun Kopti yang mendapat kepercayaan, harus siap menjalankan tugas dan fungsinya. Pemerintah pusat saat ini berkeiginan meningkatkan peranan pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM),” papar Braman Setyo.

Sumber: www.solopos.com

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

https://www.youtube.com/watch?v=Yg5mzpjmOrI

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107