Yayasan BITRA Indonesia melaksanakan Asesmen Kapasitas Organisasi (Organizational Capacity Assessment/OCA) sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi masyarakat sipil dalam menjaga ekosistem demokrasi dan mendorong transisi energi yang adil. Kegiatan ini difasilitasi oleh YAPPIKA melalui Program Solidaritas dan berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 18–20 September 2025 di Medan, Sumatera Utara.
Asesmen ini menjadi momentum reflektif bagi BITRA untuk memetakan kekuatan dan tantangan kelembagaan, sekaligus memastikan bahwa aktivitas organisasi mampu memberikan dampak nyata bagi perubahan sosial. Proses OCA menggunakan instrumen **Organizational Capacity Assessment Tool (OCPAT)** yang mencakup enam komponen utama: orientasi organisasi, tata kepengurusan, manajemen organisasi, manajemen program, keberlanjutan, dan kinerja.
Direktur Eksekutif Yayasan BITRA Indonesia, bersama tim program dan operasional, terlibat aktif dalam asesmen yang dipandu fasilitator dari YAPPIKA.
Kegiatan diawali dengan presentasi hasil asesmen online yang telah diisi oleh seluruh staf BITRA pada 10–25 Agustus 2025. Selanjutnya, workshop mendalami berbagai dimensi kapasitas teknikal, fungsional, dan transformasional organisasi. Peserta juga mendefinisikan ekosistem organisasi, menyusun rencana penguatan kapasitas (Organizational Development Plan/OD Plan), hingga memetakan aktivitas pengembangan organisasi yang akan terintegrasi dengan Program Solidaritas.
Dalam sesi penutupan, fasilitator menekankan pentingnya keberlanjutan rencana tindak lanjut yang akan dijalankan BITRA pada tahun pertama dan kedua. Diharapkan, asesmen ini bukan hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga memperbesar kontribusi BITRA dalam menjaga ruang sipil, memperjuangkan hak-hak masyarakat, serta mendukung agenda transisi energi yang berkeadilan.
Selain menjadi ruang refleksi internal, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat jejaring kolaborasi BITRA dengan berbagai pihak, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan demikian, hasil asesmen tidak berhenti pada perencanaan, tetapi bertransformasi menjadi langkah nyata untuk memperluas dampak sosial.
Program Solidaritas yang mendukung kegiatan ini menekankan pentingnya membangun kapasitas organisasi masyarakat sipil agar tetap adaptif menghadapi tantangan zaman. Melalui asesmen kapasitas ini, BITRA Indonesia diharapkan mampu merancang strategi kelembagaan yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mengawal agenda perubahan sosial.
Kegiatan OCA Yayasan BITRA Indonesia ini sepenuhnya didukung oleh Program Solidaritas yang dikelola YAPPIKA
