Suasana penuh haru dan harapan menyelimuti Kantor Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Jambo Papeun saat lima mahasiswa dari desa tersebut secara resmi menerima beasiswa pendidikan. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi LPHD Jambo Papeun dan BITRA Indonesia, sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas generasi muda desa dalam menjaga kelestarian hutan.
Beasiswa senilai Rp 8 juta per tahun selama empat tahun ke depan diberikan kepada mahasiswa yang lolos seleksi Komite Beasiswa. Acara penyerahan beasiswa turut dihadiri oleh para wali mahasiswa, tokoh masyarakat, Komite Beasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan lokal.
Dalam sambutannya, Restu Aprianta Tarigan, Manager Program BITRA Indonesia, menyatakan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk nyata pembangunan desa berbasis kelestarian sumber daya alam.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci. Melalui beasiswa ini, kami berharap para penerima tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan di desanya masing-masing,” ujarnya.
Senada dengan itu, Miskun, selaku Specialist Livelihood BITRA Indonesia yang menaungi program beasiswa ini, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut adalah bagian dari upaya memperkuat hubungan antara masyarakat dan hutan desa.
“Kami ingin mendorong generasi muda desa untuk berkontribusi secara aktif dalam perlindungan hutan melalui jalur pendidikan. Mereka adalah calon pemimpin dan penjaga kawasan hutan desa di masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Umar M, Keuchik Gampong Jambo Papeun, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyebut bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga dan anak-anak di desa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun punya semangat belajar tinggi.
“Program ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami bersyukur dan berharap anak-anak yang menerima beasiswa ini akan kembali membangun desa dan menjaga hutan kita,” tegas Keuchik Umar.
Acara juga diwarnai momen haru dari para wali mahasiswa yang menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga. “Kami tidak menyangka anak kami bisa kuliah. Bantuan ini adalah doa yang terkabul,” ujar salah satu orang tua dengan mata berkaca-kaca.
Lebih dari sekadar bantuan biaya kuliah, program beasiswa ini adalah simbol kepercayaan kepada generasi muda desa untuk menjadi agen perubahan. Diharapkan para penerima akan berkontribusi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam program-program pelestarian lingkungan dan penguatan kelembagaan desa.
Dengan sinergi antara masyarakat, LPHD, dan mitra pembangunan seperti BITRA Indonesia, Jambo Papeun menapaki langkah menuju desa yang lebih tangguh, berpendidikan, dan lestari.


Tinggalkan Komentar