Panggung Jangan Kasih Kendor atau JKK kembali menjadi ruang kreatif bagi para penggerak seni, budaya, komunitas, hingga pelaku UMKM. Kegiatan yang digelar pada 24–26 April 2026 di Taman Budaya Kota Medan ini menjadi salah satu sarana aktivasi kreatif sekaligus jembatan menuju perhelatan Jong Batak’s Arts Festival atau JBAF #13.
Selama tiga hari, Panggung JKK menghadirkan berbagai kegiatan yang terbuka untuk umum, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, talkshow, bazar UMKM, hingga lomba tingkat pelajar. Acara ini berlangsung setiap malam pada pukul 19.00–22.00 WIB, dengan mengusung semangat menjaga ritme kreativitas agar tetap hidup dan membara.
Salah satu bagian menarik dari kegiatan ini adalah kehadiran Pamor, yang turut membuka stand pameran organik. Melalui stand tersebut, Pamor memperkenalkan berbagai hasil pertanian dan produk organik kepada pengunjung, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan gaya hidup sehat dan potensi pangan lokal.
Di area pameran, terlihat berbagai produk hasil bumi dan olahan organik dipajang, mulai dari bahan pangan kemasan hingga komoditas segar seperti umbi-umbian, pisang, dan hasil pertanian lainnya. Kehadiran Pamor menjadi warna tersendiri dalam rangkaian Panggung JKK, karena tidak hanya menampilkan sisi seni dan budaya, tetapi juga memperkuat ruang edukasi tentang pertanian, pangan sehat, dan keberlanjutan.
Stand Pamor juga sejalan dengan semangat kegiatan yang menghubungkan kreativitas, komunitas, dan ekonomi lokal. Melalui bazar UMKM ini, masyarakat dapat mengenal langsung produk-produk organik, berdialog dengan pelaku usaha, serta mendukung gerakan pangan lokal yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Panggung JKK 2026 mengajak masyarakat Medan dan sekitarnya untuk hadir, menikmati pertunjukan, mengikuti ruang diskusi, mendukung UMKM, serta merayakan kreativitas bersama. Dengan konsep terbuka untuk umum, acara ini menjadi kesempatan bagi warga untuk mengajak teman dan keluarga menikmati suasana seni, budaya, dan komunitas dalam satu ruang perjumpaan.
Panggung Jangan Kasih Kendor 2026 bukan hanya panggung hiburan, tetapi juga ruang apresiasi, kolaborasi, dan pertemuan lintas komunitas. Kehadiran stand organik Pamor mempertegas bahwa kreativitas dapat tumbuh berdampingan dengan kepedulian terhadap pangan sehat, pertanian lokal, dan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Komentar