TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Pentingnya Jurnalisme Berbasis HAM

01/12/2011

Jurnalisme | Pusham Unimed

Tahun ini masyarakat internasional kembali memeringati hari Hak Asasi Manusia sedunia pada 10 Desember mendatang. Pada peringatan ke-63 tahun ini mengambil tema ”Media Sosial dan HAM.” Hal ini dilatari pemikiran bahwa media sosial telah berperan nyata dalam mendorong kesadaran perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di seluruh dunia. Berbagai gelombang aksi masyarakat bergerak dari satu wilayah ke wilayah lain melalui sumbangsih yang signifikan dari media sosial. Tidak lain, kontribusi itu telah mampu meyakinkan publik internasional tentang eksistensi dan peran strategis media sosial. Para pekerja media sosial menjadi pembela HAM yang diakui memberikan pengaruh secara global bagi hadirnya pendidikan dan kesadaran HAM.

Pusat Studi HAM Universitas Negeri Medan (Pusham Unimed) bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Sumatera Utara (PWI Cab. Sumut) menggelar Diskusi Publik menyambut Hari HAM Sedunia tahun 2011. Tema yang kami usung adalah ”Jurnalisme Berbasis HAM; Membangun Pendidikan dan Kesadaran HAM Melalui Media.” Dengan dukungan Asian Agri, kegiatan ini sesungguhnya ingin menghadirkan wacana dan aksi nyata para pembela HAM (human rights defenders), yakni para aktivis HAM dan jurnalis dalam upaya nyata memberikan dukungan maksimal pendidikan dan kesadaran HAM di Indonesia, khususnya di Sumut.

Kegiatan yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Majda El Muhtaj (Kepala Pusham Unimed), War Djamil (Wartawan Senior) dan Muhammad Syahrir (Ketua PWI Cab. Sumut) akan dilaksanakan pada Selasa, 6 Desember 2011 di Kampus Unimed. Peserta diskusi ini terbatas 50 orang terdiri atas unsur pemerintah propinsi, Pemerintah kab/kota, kalangan profesional (dosen, advokat dan pengusaha), jurnalis (cetak dan elektronik), LSM dan mahasiswa.

Pendidikan HAM, menurut Nancy Flowers adalah all learning that develops the knowledge and skills, and values of human rights, promotes fairness, tolerance and dignity, and the respect of the rights and dignity of others. Sesungguhnya media dengan kemerdekaan pers yang melekat padanya sangat berperan nyata dalam melakukan pendidikan HAM, yakni mendorong agar terutama pemerintah benar-benar mengeteahui, menyadari serta berkemampuan melaksanakan kewajiban-kewajiban HAM, sebagaimana juga ditegaskan Kofi Annan, mantan Sekretaris Jenderal PBB, press freedom is a cornerstone of human rights. It holds governments responsible for their acts, and serves a warning to all that impunity is an illusion.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk mencipatakan program bersama antara Pusham Unimed dan PWI Cab. Sumut dalam menggelar pelatihan-pelatihan jurnalisme berbasis HAM. Dengan pengenalan dan pengetahuan HAM, hemat kami, jurnalis akan semakin dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan jurnalisme berbasis HAM sehingga semakin kuat mendorong para pengambil kebijakan dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan berbasis HAM di Indonesia, khususnya Sumut. (rel)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107