Pencegahan meluasnya penyebaran dan infeksi virus corona disease 2019 (Covid-19) adalah tanggungjawab kita bersama. Karenanya, Sejak pertengahan Maret 2020, Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA Indonesia) menyelenggarakan temporary program Emergency Respon & Antisipasi Penyebaran Covid-19. Program dibagi atas 2 kegiatan besar, yakni sosialisasi dan edukasi tentang covid-19 & pencegahannya bagi masyarakat pedesaan di Sumatera Utara dan pembagian alat pelindung diri (APD) sederhana bagi masyarakat pedesaan & ramuan herbal peningkat daya tahan tubuh/peningkat antibody yang dibuat bekerjasama dengan Perkumpulan Aktivis Penyehat Alternatif Sumatera Utara (P-Apasu).
“Sasaran utama emergency respon ini adalah kelompok rentan di pedesaan,” kata Rusdiana Adi, Direktur Pelaksana BITRA Indonesia. “Seperti kaum perempuan, lansia dan penyandang disabilitas. Selebihnya adalah petani dan masyarakat desa lain.” Lanjut Diana.
Sosialisasi & edukasi dilakukan dengan alat peraga seperti 200 spanduk himbauan pada titik-titil strategis, 3.000 flayer/poster kecil tercetak, himbauan flayers pada website desa pemanfaat sistem informasi desa (SID) untuk informasi Covid-19, iklan layanan masyarakat (ILM) radio komunitas di pedesaan & dialog interaktif radio komersil, Mobile Car Information, video YouTuber Atok Labu, Kampanye Media Sosial, dll.
Sedangkan distribusi/pembagian paket (emergency bag) APD sederhana & suplemen herbal yang berisikan: 10.000 pc masker, 5000 hand sanitizer (disinfektan) dan 5.000 bungkus suplemen herbal peningkat daya tahan tubuh yang dibagikan ke desa-desa oleh para relawan BITRA yang terdiri dari Serikat Rakyat Binjai & Langkat (SERBILA), Serikat Rayat & Tani Deli Serdang (SERATD), Serikat Petani Serdang Bedagai (SPSB) dan kelompok-kelompok masyarakat pedesaan dampingan BITRA di kabupaten lainnya. (Isw)