Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, sistem informasi desa dapat membantu percepatan penanggulangan kemiskinan melalui penyediaan kebutuhan data.
“Inovasi seperti sistem informasi desa yang sudah diterapkan di Kabupaten Kebumen ini, yang kita butuhkan dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan,” katanya di Kabupaten Kebumen, Rabu.
Hal tersebut disampaikan Ganjar usai meresmikan kantor Unit Pelayanan Terpadu Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Kebumen, sekaligus meluncurkan sistem informasi desa dan pelayanan cepat Taspen.
Ganjar mengungkapkan bahwa upaya pengurangan jumlah penduduk miskin di tiap daerah di Jateng terkendala data yang ada di lapangan.
Menurut dia, dengan adanya sistem informasi desa dapat diketahui data mengenai jumlah penduduk miskin, tempatnya, dan kira-kira membutuhkan bantuan seperti apa.
“Dengan adanya sistem informasi desa, saya membayangkan seluruh desa di Jateng bisa memberikan laporan data jumlah penduduk miskin, jumlah rumah tidak layak huni, bantuan yang telah diterima dari mana saja, bisa dari APBD, CSR, atau Baznas,” ujarnya.
Ia tidak menampik jika selama ini banyak penyaluran bantuan bagi masyarakat miskin yang tidak tepat sasaran akibat data yang kurang akurat.
“BPS sebenarnya bisa menyampaikan angka besarannya (mengenai jumlah penduduk miskin) tapi tugas kabupaten/kota adalah mencari titiknya sampai ‘fix’ betul dan sistem informasi desa ini bisa membantu untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan,” katanya.
Sistem informasi desa, kata Ganjar, juga membantu pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota sehingga percepatan penanggulangan kemiskinan bisa tepat pada daerah-daerah yang membutuhkan.
“Dalam konteks kebijakan, kami akan mengalokasikan bantuan untuk penduduk miskin sesuai dengan anggaran yang ada,” ujarnya.
Penjabat Bupati Kebumen M Arief Irwanto menambahkan bahwa sistem informasi desa secara “offline” telah diterapkan di 449 desa yang ada di kabupaten setempat, sedangkan yang “online” baru terpasang di 100 desa.
“Ke depannya kami akan menerapkan sistem informasi desa di seluruh wilayah,” katanya.
Wisnu Adhi Nugroho
Editor: M Hari Atmoko
Sumber: http://www.antarajateng.com/detail/sistem-informasi-desa-percepat-penanggulangan-kemiskinan.html