TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Forum SID Sumatera Utara Terbentuk dalam Pelatihan Pemanfaatan SID

16/09/2015 , ,
Suasana diskusi pembelajaran (Saling belajar) Forum SID Sumut.

Suasana diskusi pembelajaran (saling belajar) Forum SID Sumut.

Dalam rangka implementasi dan memperkuat aspek pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) di tingkat desa, operator dan jurnalisme warga perlu diberikan pengetahuan agar operasional SID ke depan dapat berjalan dengan lancar. Hal ini sesuai mandat yang tertuang dalam UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa (pasal 86) bahwa pemerintah dan pemerintah desa wajib mengembangkan sistem informasi desa (SID) dan pembangunan kawasan pedesaan untuk pembangunan di daerah.

Demikian disampaikan Wahyudhi, Direktur BITRA Indonesia, di hadapan para peserta Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) yang diadakan Bitra Indonesia pada Senin (7/9), di Sibolangit, Deli Serdang. Para peserta yang tampak antusias mengikuti pelatihan sebagai operator SID dan jurnalis warga ini berasal dari 8 desa dan 1 kelurahan yang berada di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Batubara, dan Kota Tebing Tinggi. Turut pula hadir para kepala desa (kades)/lurah, perwakilan Bappeda dan BPMPD dari wilayah 8 desa dan 1 kelurahan tersebut.

Selanjutnya Wahyudhi menghimbau agar para pihak mendukung pemanfaatan SID ini. Misalnya dari Bappeda, BPMD/K kominfo, termasuk kebijakan alokasi sumberdaya (tenaga, waktu dan peralatan) pengelola dan pengawasan melekat dari kepala desa. “Hal terpenting lagi adalah keseriusan, kekompakan, dan sikap pantang menyerah dari tenaga pengelola SID tersebut. Karena ada banyak fungsi dan manfaat SID, seperti Pelayanan Publik, Pusat Informasi & Publikasi, SMS Gateway, Analisa Kemiskinan Partisipatif (AKP) dan Pengurangan Resiko Bencana, yang apabila ini dilakukan secara maksimal tentu informasi dan data-data desa ini dapat menjadi acuan dan membantu pemerintah kabupaten dalam melakukan efisiensi anggaran, efektifitas kerja dan proses perencanaan pembangunan. “Untuk itu, saya berharap para peserta ke depannya dapat menerapkan SID di masing-masing daerahnya, ” paparnya.

Fasilitator pelatihan Amrun dari Combine Resource Institution (CRI), menjelaskan, SID dan jurnalisme warga tidak bisa dipisahkan. Karena SID berbasis web, maka setiap desa harus siap memanfaatkan website desa (SID online) sebagai bagian dari strategi optimalisasi fungsi SID melalui konvergensi media. Pelayanan publik desa akan menjadi lebih mudah dan terbuka luas, baik dalam aspek ketersediaan saluran pelayanan informasi maupun dalam aspek keterjangkauan informasi. Partisipasi masyarakat dapat bertambah karena adanya arus informasi dan keterlibatan informasi. “Oleh sebab itu, pemerintah desa bersedia mengkoordinasikan penyiapan kesepakatan formal di tingkat desa yang berfungsi untuk menjamin sinergitas peran serta antara pengelola data SID (admin/operator), pengelola media desa (jurnalisme warga), dan pemangku kebajikan desa untuk memperkuat aspek kemanfaatan SID,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Sarwono, fasilitator kedua pada pelatihan tersebut. Sesuai pengalamannya sebagai pengelola suarakomunitas.net (website yang dimiliki CRI), dia mengingatkan peran penting jurnalisme warga di desa. Menurutnya, SID tidak hanya membicarakan data, tetapi akan selalu diikuti informasi tentang masyarakat. Artinya, banyak hal yang bisa dimanfaatkan, seperti potensi desa yang terkait kepentingan orang banyak. “Untuk itu, mari kita mengenal desa kita kembali, baik dari segi ekonomi, sosial, politik, pendidikan, lingkungan, kesehatan, seni budaya, infrastruktur, dan lain-lain. Hal ini untuk melengkapi bahan di SID. Saya pengen mengajak teman-teman agar terbiasa menulis. Karena dengan menulis, sebetulnya kita sedang melatih dan mengasah kepekaan terhadap lingkungan sekitar,” paparnya.

Terbentuknya Forum SID Sumut

Selama 3 hari pelatihan, para peserta juga sempat berdiskusi untuk membentuk Forum SID Sumut. Muhammad Ikhsan dari Bitra Indonesia mengatakan, Forum SID Sumut ini nantinya menjadi wadah belajar dan sharing (berbagi) informasi bagi para operator SID, termasuk para jurnalis warganya. “Jadi, forum harus bertahan lama. Nanti, ada forum online-nya (seperti grup di sosmed), juga ada forum pertemuan tatap mukanya. Hal ini dilakukan untuk mencermati perkembangan pemanfaatan SID lebih lanjut,” jelasnya.

Untuk tahap pertama Forum SID Sumut akan melakukan pertemuan pada Kamis (17/9), di Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai. Operator SID di desa ini sudah mengonlinekan website desa-nya, yaitu tanjungharap.pe.hu. Ke depan, Ikhsan menambahkan, launching website desa dan hal-hal yang menyangkut pemanfaatan SID menjadi agenda penting dalam setiap pertemuan Forum SID Sumut. Sesuai dengan komitmen dan kesepakatan para operator SID dan jurnalis warga yang mengikuti pelatihan tersebut, yakni mereka akan: 1) Melakukan komunikasi dengan pemerintah desa; 2) Melakukan sosialisasi di desa; 3) Membentuk tim pengelola SID; 4) Memunculkan perdes soal tim pengelola SID; 5) Menyelesaikan pendataan penduduk; 6) Data penduduk sudah fix dalam SID; 7) Memasukan data lain yang dapat disimpan dalam SID; 7) SID dapat digunakan dan dimanfaatkan; dan 8) Online SID. (jc)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

https://www.youtube.com/watch?v=Yg5mzpjmOrI

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107