TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Pertanian Organik Kurangi CO2

05/07/2009

Pertanian organik bukan hanya baik bagi kesehatan, tetapi baik juga bagi lingkungan bumi. Para ahli Amerika Serikat yakin , pertanian organik merupakan cara baru mengurangi gas-gas rumah kaca yang menyumbang pemanasan global. Tanaman yang tumbuh dengan pupuk organik akan memberikan hasil sama, namun dengan karbondioksida jauh lebih kecil.

“Ini sangat penting, karena sampai sekarang kami bermasalah dengan CO2 dan dampak potensialnya pada perubahan cuaca. Kami dalam proses penandatanganan perjanjian dan upaya kerjasama dengan negara-negara lain dalam skala global,”kata Laurie Drinkwater, ahli managemen tanah dan ekologi Rodale Institute di Kutztown, Pennsylvania, AS.

Ia bersama koleganya membandingkan pertanian organik dengan metoda sebelumnya yang menggunakan pupuk kimia selama 15 tahun. Hasilnya yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah “Nature” (Desember 1998) adalah : jika pupuk organik digunakan dalam kawasan pertanian kedelai utama di AS, maka setiap tahun karbon dioksida di atmosfer dapat berkurang 1-2%.

Drinkwater mengatakan pengurangan ini merupakan kontribusi yang sangat berarti. Karena negara-negara industri sepakat dalam pertemuan Bumi di Kyoto Jepang, tahun lalu, mengurangi emisi karbondioksida sampai 5,2% dari tahun 1990, pada tahun 2008-2012. Dalam penelitian ini juga ditemukan, pertanian organik menggunakan energi 50% lebih kecil dibanding metode pertanian sekarang.

Pemasok: Agung Prawoto – BIOCert – 10 Aug 2005

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107