Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) desa adalah musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) desa untuk menyepakati tentang rencana kerja pembangunan desa (RKP) ditahun anggaran yang akan datang.
Dimana dalam pelaksanaannya sendiri, Musrenbang tersebut harus mengacu pada rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) desa. Dan biasanya Musrenbang desa ini selalu dilakukan pada awal tahun, lalu kemudian dilanjuti ke Musrenbang Kecamatan dan terakhir dilanjutkan ke tingkat Kabupaten.
Melihat hal tersebut, desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdangbedagai melaksanakan Musrenbang di desanya pada Rabu 30 Januari 2013 yang lalu. Dimana dalam pelaksanaannya Musrenbang kali ini, pihak Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia turut mendampingi jalannya Musrenbang di desa tersebut.
Selain mendampingi Musrenbang, BITRA disokong oleh PKM-ACE, Jakarta juga menjadi salah satu fasilitator dalam musyawarah tersebut. Dimana Siska Barimbing selaku koordinator program “penyebarluasan praktek partisipasi perempuan dan kelompok marjinal dalam proses pembuatan kebijakan di tingkat kecamatan dan kabupaten” atau yang kerap dikenal dengan program Gender Budget menjadi salah satu fasilitator dalam Musrenbang tersebut.
Sebagaimana yang dikatakan Sukardi, Kepala Desa Pulau Gambar, bahwa proses Musrenbang untuk tahun ini sudah lebih terbuka dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. “Hal ini juga tak lepas dari peran serta BITRA sendiri, yang selama ini terus membina serta mngajarkan masyarakat di desa Pulau Gambar tentang pentingnya Musrenbang dalam pembangunan desa” jelasnya.
Selain itu juga Sukardi mengatakan bahwa dalam Musrenbang kali ini peran serta kaum perempuan juga sudah mulai aktif. “Untuk keterlibatan kaum perempuan, saya sudah memerintahkan staf saya untuk mengundang setiap Kepala Dusun yang ada dengan membawa serta 2 orang masyarakatnya yang terdiri dari 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan” pungkasnya menambahkan.
Suyati (32) warga dusun 11, desa Pulau Gambar juga menerangkan hal yang sama dengan yang disampaikan oleh Kepala Desanya. Dimana untuk kegiatan Musrenbang kali ini cukup partisipatif, sebab telah melibatkan berbagai elemen kelompok seperti, kelompok perempuan, kelompok tani, rumah tangga miskin (RTM), PKK, dll.
“Untuk Musrenbang kali ini, peran serta perempuan sudah cukup terpenuhi. Selain itu juga kaum perempuan mulai berani dan bebas mengeluarkan pendapatnya. Dibanding dengan Musrenbang sebelumnya dimana kaum perempuan itu selalu termajinalkan, akan tetapi pada Musrenbang kali ini peran serta perempuan mungkin sudah lebih diperhatikan” jelas Suyati.
Disamping itu juga, Surya selaku Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Serbajadi mengatakan, bila dilihat dari segi pendampingan yang dilakukan baik itu dari pihak Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Serdangbedagai maupun dari BITRA Indonesia, untuk kegiatan Musrenbang di desa Pulau Gambar ini sudah memenuhi persyaratan tahapan Musrenbang seperti yang tertera di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 66 tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa.
“Dalam Musrenbang Pulau Gambar tahun ini, sudah memiliki variasi dalam penyampaian pendapat tentang perencanaan pembangunan di desanya. Sebab pada Musrenbang kali ini sudah ada beberapa keterwakilan dari kelompok masyarakat. Dimana hal tersebut sudah pasti mempengaruhi usulan yang masuk dari pendapat yang diberikan” ungkap Surya menjelaskan. (ilham pane)