TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Flag Counter

Sarasehan BITRA Indonesia Ke-27

29/01/2013 ,

Sarasehan-27-1Sebagai lembaga yang non-profit serta menganut prinsip parsitipastif, sejak awal berdirinya Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia terus berefleksi dengan melakukan musyawarah tahunan bersama seluruh kelompok dampingannya. Dimana musyawarah tersebut lebih dikenal dengan sebutan “Sarasehan”.

Sarasehan adalah forum berkumpulnya seluruh stakeholder BITRA dengan satu tujuan yakni melakukan refleksi ataupun evaluasi kinerja mereka selama setahun. Agenda yang dilakukan setiap tahunnya ini membahas berbagai hal dalam setiap kelompok dampingan BITRA yang ada, seperti, program, kegiatan, aktivitas, bahkan berbagai sisi dari kehidupan masyarakat dan solusi bersama melalui penyusunan program strategis dan kegiatan bersama masyarakat.

Selain itu juga para stakeholder ini dapat berbagi pengalamannya baik secara individu maupun kelompoknya masing-masing. Pada tanggal 25-27 Januari 2013 yang lalu, BITRA Indosesia kembalio melakukan Sarasehan yang ke-27. Dimana pada Sarasehan kali ini BITRA mengambil tema yang berjudulkan “Mendorong perubahan masyarakat menuju kemandirian masyarakat dengan membangun potensi ekonomi rakyat”.

Kegiatan yang dilakukan selama dua hari penuh ini dilaksanakan di desa Silebo-lebo, Kec. Kutalimbaru, Kab. Deliserdang. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam Sarasehan tersebut antara lain Seminar yang berjudul “Sinergitas pembangunan daerah, rakyat dan BITRA Indonesia di Deliserdang”, diskusi kelompok dampingan BITRA sesuai dengan daerah/kabupaten masing-masing kelompok, serta pada penutupan acara mereka mengadakan malam seni budaya.

Ir. H. Soekirman selaku Pendiri BITRA Indonesia mengatakan bahwa sarasehan adalah salah satu bentuk tindak lanjut dari visi yang dimiliki oleh BITRA yaitu mendampingi dan memperkuat keberadaan rakyat. “Sebab semakin tahun BITRA akan semakin tua, oleh sebab itu perlu adanya regenerasi dari kaum muda untuk memajukan BITRA ini sendiri” jelasnya.

Selain itu juga Soekirman menambahkan bahwa saat ini BITRA sudah mampu bergembira melihat masyarakat dampingannya, sebab masyarakat ini sudah mampu melihat keberhasilan dari masyarakat itu sendiri. “Maka orang-orang yang berhasil inilah yang seharusnya ditiru, jadi masyarakat tidak lagi harus belajar di BITRA. Akan tetapi mereka cukup mempelajarinya dari masyarakat dampingan BITRA yang sudah berhasil,” terang Soekirman.

Direktur BITRA Indonesia, Wahyudhi, juga mengatakan bahwa dengan dilakukannya sarasehan ini selain menjaga tradisi positif BITRA dalam menjaga hubungan antara BITRA dengan kelompok dampingannya, sarasehan ini juga bisa membangun sinergisitas perencanaan-perencanaan kegiatan, berbagi pengalaman, dan juga mendiskusikan hal-hal baru yang telah dilakukan oleh dampingan-dampingan BITRA.

“Selain itu, sarasehan ini juga diharapkan bisa menjadi ruang bagi peserta dan juga BITRA untuk melihat peluang potensi-potensi lain yang masih mungkin untuk dikembangkan. Sebab biar bagaimanapun, apa yang sudah dilakukan oleh BITRA bersama kelompok dampingannya masih dalam skala yang kecil” tambah Yudhi.

Oleh karena itulah selaku direktur BITRA Indonesia, Yudhi berharap kedepannya dapat lebih mengembangkan potensi-potensi yang ada di dalam kelompok dampingannya kearah skala yang lebih besar lagi. “Dimana salah satu cara untuk mengembangkan potensi-potensi tersebut adalah dengan mensinergikan inisiatif-inisiatif yang dikembangkan oleh BITRA dengan kelompok dampingannya dengan kebijakan-kebijakan pemerintah setempat” terangnya. (ilhampane)

 

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

https://www.youtube.com/watch?v=Yg5mzpjmOrI

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107