Sudarmanto sebagai staf pendamping BITRA Indonesia mengatakan, pada panen padi organik dilahan demplot sekolah lapang iklim pertanian orgaik dengan luas lebih kurang 1.200 meter2 ini, menghasilkan 611 Kg gabah. Ini menunjukkan bahwa menanam padi dengan sistem organik ini mampu beradaptasi dengan kondisi kekeringan berkepanjangan akibat perubahan iklim di Nagori Panombeian dan hasil panen juga lebih tinggi dari bertani dengan sistem non organik.
“Serangan hama juga hampir tidak terjadi, padahal lahan di sekeliling demplot ditanami dengan tanaman jagung yang sering menjadi sarang tikus. Sistem pertanian organik ini juga mengurangi pengeluaran petani untuk pengadaan pupuk dan pestisida, “ terang Sudarmanto.
Sekolah Lapang Iklim Pertanian Organik memberikan praktik pengelolaan yang dapat membantu petani beradaptasi terhadap perubahan iklim melalui penguatan agroekosistem, diversifikasi produksi tanaman dan ternak, serta membangun basis pengetahuan petani untuk mencegah dan menghadapi perubahan iklim dengan sebaik-baiknya. Padi Organik mampu beradaptasi dengan Perubahan Iklim di Panombeian
Sudarmanto sebagai staf pendamping BITRA Indonesia mengatakan, pada panen padi organik dilahan demplot sekolah lapang iklim pertanian orgaik dengan luas lebih kurang 1.200 meter2 ini, menghasilkan 611 Kg gabah. Ini menunjukkan bahwa menanam padi dengan sistem organik ini mampu beradaptasi dengan kondisi kekeringan berkepanjangan akibat perubahan iklim di Nagori Panombeian dan hasil panen juga lebih tinggi dari bertani dengan sistem non organik.
“Serangan hama juga hampir tidak terjadi, padahal lahan di sekeliling demplot ditanami dengan tanaman jagung yang sering menjadi sarang tikus. Sistem pertanian organik ini juga mengurangi pengeluaran petani untuk pengadaan pupuk dan pestisida, “ terang Sudarmanto.
Sekolah Lapang Iklim Pertanian Organik memberikan praktik pengelolaan yang dapat membantu petani beradaptasi terhadap perubahan iklim melalui penguatan agroekosistem, diversifikasi produksi tanaman dan ternak, serta membangun basis pengetahuan petani untuk mencegah dan menghadapi perubahan iklim dengan sebaik-baiknya.