{"id":904,"date":"2012-09-19T14:54:01","date_gmt":"2012-09-19T07:54:01","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=904"},"modified":"2012-09-19T14:54:01","modified_gmt":"2012-09-19T07:54:01","slug":"meraup-untung-dari-bibit-rambutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/meraup-untung-dari-bibit-rambutan\/","title":{"rendered":"Meraup Untung dari Bibit Rambutan"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/09\/meraup_untung_dari_bibit_rambutan_656.gif\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-905\" title=\"meraup_untung_dari_bibit_rambutan_656\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/09\/meraup_untung_dari_bibit_rambutan_656-300x199.gif\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/09\/meraup_untung_dari_bibit_rambutan_656-300x199.gif 300w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/09\/meraup_untung_dari_bibit_rambutan_656.gif 550w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Usaha pembibitan tidak kalah menguntungkan dibandingkan dengan menjual hasil panennya. Wiyono, salah seorang penangkar rambutan varietas Brahrang sudah membuktikan manisnya buah dengan kulit berrambut berwarna merah menyala ini. Dalam sebulan, minimal dirinya bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 135 juta hanya dari menjual benih rambutan Brahrang ke berbagai propinsi di Sumatera.<\/p>\n<p>Wiyono mengatakannya kepada MedanBisnis saat ditemui di rumahnya yang juga dijadikan sebagai lokasi pembenihan rambutan varietas Brahrang. Di sekeliling rumahnya ribuan batang benih rambutan Brahrang dalam polibag sudah siap untuk dipasarkan. Pada saat itu juga, sekitar 6 orang sibuk menyusun ribuan batang brnih rambutan dan mangga ke bak truk untuk kemudian diangkut ke Aceh. &#8220;Bulan lalu rumah ini dikelilingi truk untuk bawa benih,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Wiyono mengatakan bahwa setiap bulannya minimal dirinya bisa menjual benih sebanyak 15.000 batang dengan daerah tujuan ke Aceh dan Riau. Selain itu juga beberapa kabupaten di Sumatera Utara. Namun menurutnya yang saat ini paling banyak memesan benih rambutan dalam jumlah yang cukup besar berasal dari Aceh. Hingga saat ini saja, lanjut Wiyono, benih rambutan dari ladangnya yang dikirim ke Aceh sudah mencapai angka di atas 70.000 batang. &#8220;Permintaan dari Aceh selalu dalam jumlah yang banyak, berbeda dengan daerah lainnya,&#8221; ungkapnya kepada MedanBisnis, Kamis (13\/9).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, rambutan yang dikembangkannya merupakan varietas Brahrang yang mana benih yang dikirim ke berbagai daerah tersebut sudah memiliki label biru. Dengan label menandakan bahwa benih yang dipasarkan sudah melewati tahapan-tahapan tertentu sehingga diakui sebagai varietas unggul dan layak untuk dibudidayakan. Pemberian label biru merupakan salah satu persyaratan sebagai jaminan bahwa benih tersebut memiliki kualitas yang baik. &#8220;Karena sebelum itu dikirim ke berbagai daerah, benih tersebut harus diuji di laboratorium terlebih dahulu selama beberapa hari, setelah dapat label biru, baru bisa dipasarkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Di ladangnya yang seluas 2 hektare yang berada di Dusun I Sedang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat ini Wiyono memiliki 70 batang pohon induk. Dari 70 batang pohon induk tersebut kemudian ia melakukan pembenihan dengan teknik okulasi. Benih rambutan baik yang masih di tanah tersusun rapi di hamparan yang luas di bagian belakang rumahnya. Semua benih tersusun dalam umur yang sama. Sebagian dari benih tersebut juga sudah disambung.<\/p>\n<p>Sedangkan, benih yang sudah dimasukkan ke dalam polibag tersusun memanjang ke bagian belakang rumahnya. Ribuan batang benih yang sudah dimasukkan ke dalam polibag tersebut siap untuk dipasarkan. Begitupun, benih tersebut tetap dipisahkan oleh ukuran polibag. &#8220;Setiap ukuran polibag tentu harganya berbeda-beda,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, kebanyakan benih yang dipasarkan, yang paling banyak diminati adalah benih dengan ukuran polibag 25. Benih dengan ukuran 25 tersebut dijualnya dengan harga Rp 9.000.<\/p>\n<p>Benih tersebut berumur 1 tahun dengan tinggi sekitar 1 meter. Menurutnya, benih dengan spesifikasi tersebut lebih mudah untuk langsung ditanam di tanah karena sudah berumur dan tahan terhadap lingkungan. Benih dalam ukuran lain, semisal di bawah ukuran tersebut atau di atasnya juga tersedia. &#8220;Karena kalau lebih muda lagi, beberapa petani takut nanti tidak bisa menjaganya, jadi yang dipilih kebanyakan ukuran 25,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, dalam sebulan, minimal ia bisa memasarkan sebanyak 15.000 batang ke berbagai daerah, baik di dalam propinsi maupun ke luar propinsi. Menurutnya, permintaan dari dalam propinsi tidak begitu banyak sementara yang sejak beberapa tahun yang lalu banyak melakukan pemesanan dari Aceh. Di Riau juga banyak namun jumlahnya lebih sedikit. Ia menilai, Aceh banyak melakukan pemesanan karena faktor lahan yang masih banyak yang kosong. &#8220;Kalau dihitung, sudah lebih dari 70.000 batang benih rambutan dari sini yang dikirim ke Aceh,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Dikatakannya, jumlah tersebut bisa melonjak jauh lebih tinggi khususnya pada bulan Juni &#8211; Agustus, karena pada saat itu banyak proyek dari pemerintah untuk program tertentu. Dikatakannya, permintaan benih dari berbagai daerah akan datang denan jumlah puluhan ribu batang. &#8220;Ya kita siap berapapun jumlah benih yang diminta,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, dengan harga Rp 9.000 per batang untuk benih ukuran polibag 25 sebanyak 15.000 batang perbulan, maka paling tidak ia bisa mengantongi hasil penjualan sebesar Rp 135 juta. Pendapatan tersebut tidak kalah dengan hasil menjual buahnya. Menurutnya, peluang bisnis tidak hanya terdapat pada menjual buahnya namun dengan apa yang sudah dirasakannya, usaha pembenihan juga sangat menguntungkan. <em>(dewantoro)<\/em><\/p>\n<p><em>Sumber:\u00a0<a href=\"http:\/\/www.medanbisnisdaily.com\/\">www.medanbisnisdaily.com<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Usaha pembibitan tidak kalah menguntungkan dibandingkan dengan menjual hasil panennya. Wiyono, salah seorang penangkar rambutan varietas Brahrang sudah membuktikan manisnya buah dengan kulit berrambut berwarna merah menyala ini. Dalam sebulan, minimal dirinya bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 135 juta hanya dari menjual benih rambutan Brahrang ke berbagai propinsi di Sumatera. Wiyono mengatakannya kepada MedanBisnis saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[511,105],"class_list":["post-904","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi-rakyat","tag-ekonomi-rakyat","tag-pembibitan-rambutan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=904"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":907,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/904\/revisions\/907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}