{"id":713,"date":"2012-06-25T12:02:01","date_gmt":"2012-06-25T12:02:01","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=713"},"modified":"2012-06-25T14:52:25","modified_gmt":"2012-06-25T14:52:25","slug":"pdlh-walhi-sumut-kondisi-perusakan-lingkungan-hidup-sumut-makin-parah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/pdlh-walhi-sumut-kondisi-perusakan-lingkungan-hidup-sumut-makin-parah\/","title":{"rendered":"PDLH Walhi: Kondisi Perusakan Lingkungan Hidup Sumut Makin Parah"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/06\/PDLH-Walhisu-VII.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-714\" title=\"PDLH-Walhisu-VII\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/06\/PDLH-Walhisu-VII-300x188.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"188\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/06\/PDLH-Walhisu-VII-300x188.jpg 300w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/06\/PDLH-Walhisu-VII.jpg 576w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Masa transisi reformasi, antara tahun 1998 sampai 2001 dinilai sebagai pencurian sumber daya alam (SDA) secara besar-besaran di Sumatera Utara. Para pihak pelaku eksploitir SDA yang mengakibatkan kerusakan besar pada lingkungan ini, memanfaatkan moment ketidak-jelasan atau ketidak-pastian hukum pada rentang waktu tersebut untuk memperkaya diri sendiri. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Ir. Soekirman pada dialog interaktif saat pembukaan acara Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) VII, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (24\/6\/2012) di Pantai Cermin, Serdang Bedagai.<\/p>\n<p>&#8220;Contohnya, pengerukan pasir secara besar-besaran di Sei Ular mengakibatkan permukaan air Sei Ular menurun, sehingga air tidak masuk ke sawah petani, hal ini menyebabkan kemarahan petani dengan cara membakar alat berat pengeruk pasir. Pengerukan pasir secara besar ini menujukkan pada saat itu hukum lingkungan belum tegak&#8221;. Tambah Soekirman yang juga pernah menjabat sebagai konsorsium Walhi pada saat awal Walhi Sumut didirikan.<\/p>\n<p>Jika dulu perusakan lingkungan sangat umum dikenal sebagai kolaborasi antara pengusaha dan penguasa, maka trend perusakan lingkungan yang baru pada masa-masa transisi hingga sekarang ini adalah kolaborasi pengusaha dan rakyat di satu sisi. Pengusaha selalu menjadikan rakyat sebagai bumper ketika perlakuan eksploitirnya dipersiaoalkan berbagai pihak, termasuk persoalan hukum.<\/p>\n<p>Secara berkepanjangan pengerukan pasir tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada irigasi teknis karena tidak terawat karena air tidak mengalir lagi (irigasi tidak berfungsi) namun hal ini tidak pernah di suarakan oleh berbagai pihak, termasuk NGO. Padahal hal tersebut sangat merugikan petani dan akan berakibat langsung dengan kelangkaan sumber pangan.<\/p>\n<p>Kini pemerintah telah menetapkan urusan lingkungan hidup merupakan prioritas ke tiga setelah pendidikan, kesehatan dan pertanian pangan. Namun dalam pelaksanaannya urusan lingkungan hidup ini tetap dijadikan yang paling akhir. Apalagi saat penyusunan anggaran, bisa menjadi urusan yang ke seratus. Di dalam struktur prioritas pemerintahan urusan lingkungan hidup sangat sulit diperjuangkan menjadi <em>mainstreaming<\/em>\u00a0(difahami menjadi hal yang sangat substansial utama).<\/p>\n<p>Pada tahun 1970-an terdapat sedikitnya 23 jenis ikan air tawar di aliran sungai dan rawa yang ada di serdang bedagai, namun pada tahun 2006 saat dilakukan riset analisis menggunakan\u00a0participatory\u00a0rural appraisal\u00a0(PRA) di Serdang Bedagai, terungkap, hanya tinggal 6 jenis ikan air tawar saja yang masih bertahan hidup. Hal ini merupakan indikasi kerusakan lingkungan yang cukup parah, terutama penurunan kualitas air tawar.<\/p>\n<p>Dari segi pemanasan global, dirasakan kini suhu kota Medan 36 &#8211; 38 \u00b0C. Tingginya suhu ini sama bahkan melampaui suhu tubuh manusia. Alias suhu di dalam tubuh lebih rendah dari suhu di luar tubuh. Ini sangat berpotensi merebaknya secara massal dehidrasi tubuh. Syukurlah, setelah diungkap bahwa\u00a0milenium\u00a0department\u00a0goals (MDGs) dan berbagai upaya masyarakat dunia dinyatakan gagal untuk menurunkan suhu bumi dalam 10 tahun terakhir ini, dalam konferensi Rio+20, tanggal 20 &#8211; 22 Juni lali, di Rio de Jeneiro, Brazil. Sehingga MDGs akan dirubah menjadi sustainability development goals (SDGs).<\/p>\n<p>Acara PDLH Walhi Sumut ini diakhiri 25 Juni 2012 dengan pemilihan Dewan Daerah (DD) dan Eksekutif Daerah (ED) baru untuk masa kepengurusan tahun 2012 &#8211; 2016. Terpilih sebagai Ketua DD adalah Marjoko dari asal lembaga Pusaka Indonesia dengan anggota Hawari Hasibuan (dari BITRA Indonesia), Chendra Sinaga (dari Cinta Desa, Simalungun), John Hutajulu (dari Kalihit), Bekmi Darusman (dari Elsaka). Sedangkan untuk pelaksana harian (ED), terpilih Kusnadi dari asal lembaga Yayasan Ekosistem Leuser (YEL) dengan 21 suara mengalahkan Ranto Sibarani, dengan 13 suara, utusan dari YBI (Binjai). <em>(Isw)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masa transisi reformasi, antara tahun 1998 sampai 2001 dinilai sebagai pencurian sumber daya alam (SDA) secara besar-besaran di Sumatera Utara. Para pihak pelaku eksploitir SDA yang mengakibatkan kerusakan besar pada lingkungan ini, memanfaatkan moment ketidak-jelasan atau ketidak-pastian hukum pada rentang waktu tersebut untuk memperkaya diri sendiri. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Ir. Soekirman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[62],"class_list":["post-713","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lingkungan","tag-pdlh-walhi-sumut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=713"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":716,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/713\/revisions\/716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}