{"id":5269,"date":"2019-09-19T13:49:27","date_gmt":"2019-09-19T06:49:27","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=5269"},"modified":"2019-09-19T15:53:30","modified_gmt":"2019-09-19T08:53:30","slug":"sppr-mempersiapkan-sdm-perempuan-dalam-kontestasi-kehidupan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/sppr-mempersiapkan-sdm-perempuan-dalam-kontestasi-kehidupan\/","title":{"rendered":"SPPR Mempersiapkan SDM Perempuan dalam Kontestasi Kehidupan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #666699;\">Sunggal | 19 September 2019<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_5270\" style=\"width: 272px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/2019\/09\/19\/sppr-mempersiapkan-sdm-perempuan-dalam-kontestasi-kehidupan\/dpc-srr-ds\/\" rel=\"attachment wp-att-5270\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5270\" class=\"wp-image-5270 size-medium\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/DPC-SRR-DS-262x300.jpg\" alt=\"\" width=\"262\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/DPC-SRR-DS-262x300.jpg 262w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/DPC-SRR-DS.jpg 330w\" sizes=\"auto, (max-width: 262px) 100vw, 262px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-5270\" class=\"wp-caption-text\"><em>Rizka Irmia, Sekretaris DPC SPR Sejahtera Kabupaten Deli Serdang, salah satu kader yang telah faham tentang strategi pemasaran Metode 4P, hari ini menjadi fasilitator SPPR.<\/em><\/p><\/div>\n<p>Tingkat pendidikan yang sangat beragam, namun sangat didominasi oleh pendidikan terendah yang melekat pada pekerja rumahan, menyebabkan para pekerja rumahan masih berada pada posisi yang lemah dalam menghadapi masalah perempuan dan keluarga yang timbul dalam kehidupannya.<\/p>\n<p>\u201cKondisi ini masih menjadi salah satu problem utama yang dihadapi perempuan pekerja rumahan, karena para pihak, baik pemerintah maupun perusahaan yang memberi kerja pada mereka kurang memperhatikan sisi ini\u201d, kata Erika Rosmawati Situmorang, Program Manager Mampu, BITRA Indonesia, di sela-sela fasilitasi Sekolah Perempuan Pekerja Rumahan (SPPR) yang dilakukan di Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara (19\/9\/2019).<\/p>\n<p>Prihatin atas kondisi tersebut, dan untuk menyahuti kebutuhan para perempuan pekerja rumahan, BITRA Indonesia bekerjasama dengan Serikat Pekerja Rumahan (SPR) Sejahtera sejak 1 tahun lalu menyelenggarakan SPPR dengan materi yang beragam, berdasarkan kebutuhan SPR Sejahtera.<\/p>\n<p>\u201cSPPR ini merupakan inovasi, ketika kami melihat dilapangan bahwa perempuan khususnya perempuan pekerja rumahan yang mayoritas berpendidikan sangat rendah, bahkan ada yang tidak pernah sekolah sama sekali dan buta huruf. Sebahagian dari mereka juga ada yang hanya Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengan Pertama (SMP), meskipun ada juga beberapa orang yang tamat Sekolah Menengan Atas (SMA) dan satu atau dua orang diantaranya sarjana.\u201d Tambah perempuan yang akrab dipanggil Ros, ini.<\/p>\n<div id=\"attachment_5271\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/2019\/09\/19\/sppr-mempersiapkan-sdm-perempuan-dalam-kontestasi-kehidupan\/sppr-1\/\" rel=\"attachment wp-att-5271\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5271\" class=\"wp-image-5271 size-medium\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/SPPR-1-300x191.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"191\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/SPPR-1-300x191.jpg 300w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/SPPR-1.jpg 502w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-5271\" class=\"wp-caption-text\"><em>Suasana SPPR di rumah salah satu anggota SPR Sejahtera, Sunggal, Deli Serdang.<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u201cSetelah dilakukan pengamatan dengan seksama dan sebuah studi kecil, atas pembacaan terhadap kondisi tersebutlah maka kita berfikir perlu semacam sekolah alternatif. Tidak formal-formal kali, namun rutin dilakukan. Minimal satu kali pertemuan dalam setiap bulan. Dengan pendekatan pembagian zona atau pendekatan kewilayahan pada beberapa kecamatan di dalam sebuah kabupaten atau kota. \u00a0Maka kita unta minimal 3 kali pertemuan SPPR untuk wilayah Deli Serdang, Binjai &amp; Langkat.\u201d Jelas Rusdiana Adi, Direktur BITRA Indonesia, Medan.<\/p>\n<p>SPPR menggunakan metoda pendidikan bagi orang dewasa atau biasa disebut andragogy. Materi-materi yang diberikan adalah tentang hak-hak pekerja, hak asasi manusia (HAM), tentang perempuan, politik, hukum, ekonomi, keterampilan membuat produksi rumahan, pemasaran, promosi dan yang lainnya, berupa materi yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan para perempuan pekerja rumahan untuk bekal mencari solusi maupun memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan, rumah tangga, berorganisasi maupun bekerja sebagai pekerja rumahan.<\/p>\n<div id=\"attachment_5272\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/2019\/09\/19\/sppr-mempersiapkan-sdm-perempuan-dalam-kontestasi-kehidupan\/sppr-2\/\" rel=\"attachment wp-att-5272\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5272\" class=\"wp-image-5272 size-medium\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/SPPR-2-300x211.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"211\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/SPPR-2-300x211.jpg 300w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/SPPR-2.jpg 516w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-5272\" class=\"wp-caption-text\"><em>Suasana diskusi\/kerja kelompok dalam SPPR.<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u201cSalah satu output dari SPPR ini, diharapkan para alumni akan dapat bersaing dalam konstestasi politik minimal di tingkat desa dan kelurahan bahkan sampai pada tingkat kabupaten. Dengan begitu diharapkan mereka akan dapat berpartisipasi ikut, bahkan menjadi pengambil keputusan\/kebijakan. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat berjejaring dengan organisasi perempuan dan <em>stake holder<\/em> untuk dapat mempengaruhi kebijakan yang berpihak pada kepentingan perempuan dan anak.\u201d Demikian lanjut Diana.<\/p>\n<p>\u201cAlumni SPPR juga diharapkan menjadi kader desa dan motivator khususnya bagi perempuan desa agar dapat membantu dan berkontribusi dalam perencanaan dan implementasi pembangunan desa. Tambah Ros, pula.<\/p>\n<p>Pada masa yang akan datang, diharapkan para Alumni SPPR menjadi motivator penggerak usaha ekonomi perempuan di desa dan kelurahan. Makanya, dalam beberapa bulan ini, materi ekonomi rakyat sedang banyak-banyaknya diberikan. \u201cHari ini, kami membahas materi pemasaran produk usaha dengan 4P, yakni product, price, place dan promotion. Bagaimana membuat produk yang dapat diterima oleh pasar, menentukan harga agar dapat berkompetisi di pasar, tempat strategis agar dapat dijangkau oleh konsumen dan promosi produk agar dikenal konsumen, diterima pasar dan usaha dapat berlanjut\u201d. Kata Rizka Irmia, Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) SPR Sejahtera wilayah kabupaten Deli Serdang yang juga menjadi fasilitator pada kesempatan SPPR kali ini.<\/p>\n<p>\u201cUntuk peningkatan kepada tataran legal formal, jika nanti para alumni SPPR membutuhkan, maka SPPR akan membantu memfasilitasi agar para alumni dapat mengakses kejar paket A, B, dan C untuk persiapan para alumni masuk kepada kontestasi dalam berbagai bidang pada tingkat desa dan kabupaten\u201d. Pungkas Diana. (<em>Isw<\/em>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sunggal | 19 September 2019 Tingkat pendidikan yang sangat beragam, namun sangat didominasi oleh pendidikan terendah yang melekat pada pekerja rumahan, menyebabkan para pekerja rumahan masih berada pada posisi yang lemah dalam menghadapi masalah perempuan dan keluarga yang timbul dalam kehidupannya. \u201cKondisi ini masih menjadi salah satu problem utama yang dihadapi perempuan pekerja rumahan, karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,528,34,743],"tags":[636,740,437,848,722],"class_list":["post-5269","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi-rakyat","category-pekerja-rumahan","category-perempuan-pedesaan","category-sdm","tag-kelompok-perempuan","tag-mampu","tag-pekerja-rumahan","tag-sppr","tag-spr-sejahtera"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5269","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5269"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5269\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5275,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5269\/revisions\/5275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5269"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5269"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5269"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}