{"id":3754,"date":"2016-07-22T21:21:14","date_gmt":"2016-07-22T14:21:14","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=3754"},"modified":"2016-07-22T21:22:17","modified_gmt":"2016-07-22T14:22:17","slug":"dokumen-hgu-perkebunan-kini-terbuka-untuk-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/dokumen-hgu-perkebunan-kini-terbuka-untuk-publik\/","title":{"rendered":"Dokumen HGU Perkebunan Kini Terbuka Untuk Publik"},"content":{"rendered":"<p><span id=\"img_container_1469196996837\" class=\"img_container\"><progress id=\"progress_1469196996837\" value=\"0.9\" class=\"wp_media_indicator\" contenteditable=\"false\"><\/progress><\/span><span id=\"img_container_1469197069438\" class=\"img_container\"><progress id=\"progress_1469197069438\" value=\"0.9\" class=\"wp_media_indicator\" contenteditable=\"false\"><\/progress><\/span><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/infografis_kip_22juli2016-768x1086-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"510\" height=\"721\" alt=\"\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/infografis_kip_22juli2016-768x1086-1.jpg\" title=\"\" class=\"aligntengah size-full wp-image-3753\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/infografis_kip_22juli2016-768x1086-1.jpg 768w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/infografis_kip_22juli2016-768x1086-1-212x300.jpg 212w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/infografis_kip_22juli2016-768x1086-1-724x1024.jpg 724w\" sizes=\"auto, (max-width: 510px) 100vw, 510px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"line-height: 24px; font-size: 16px;\">\u200b<\/span><em style=\"line-height: inherit; color: rgb(34, 34, 34); font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; box-sizing: border-box;\">Dokumen HGU perkebunan kelapa sawit diputuskan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) sebagai informasi yang terbuka untuk publik. Putusan ini menambah deretan putusan yang menyatakan terbukanya informasi untuk dokumen Hak Guna Usaha (HGU) Perkebunan. Sebelumnya sudah ada dua putusan serupa dengan jenis dokumen sama yang dikeluarkan Komisi Informasi di Kalimantan Timur dan Bengkulu.<\/em><\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; font-size: 14px; direction: ltr; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);\">\u201cPutusan ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi Kemen ATR\/BPN, agar tidak terjadi lagi sengketa-sengketa di kemudian hari. Kami juga berharap Kemen ATR\/BPN mau mematuhi hasil putusan sidang KIP untuk membuka informasi yang dimohonkan\u201d, ujar Linda Rosalina, Pengkampanye FWI.<\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; font-size: 14px; direction: ltr; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);\">Dalam sidang kesembilan yang digelar hari ini (22\/7\/2016) KIP memutuskan bahwa dokumen HGU merupakan informasi publik yang masuk dalam kategori informasi tersedia setiap saat. Putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Komisioner Henny S. Widyaningsih menyatakan bahwa rincian informasi dalam dokumen HGU, berupa: nama pemegang HGU, tempat\/lokasi, luas areal HGU yang diberikan, dan peta areal HGU yang dilengkapi titik koordinat, merupakan informasi terbuka untuk publik.<\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; font-size: 14px; direction: ltr; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);\">Pada sidang sebelumnya 30 Juni 2016, Kemen ATR\/BPN telah mengakui bahwa dokumen HGU yang dimohonkan FWI merupakan informasi terbuka untuk publik terkecuali pada bagian nama pemegang HGU. Saat itu, Kemen ATR\/BPN masih berpendapat bahwa jenis informasi tersebut, masih dikategorikan sebagai informasi yang dikecualikan (baca:&nbsp;<a href=\"http:\/\/fwi.or.id\/publikasi\/akuntabilitas-kementerian-agraria-dan-tata-ruang-dalam-keterbukaan-informasi\/\" target=\"_blank\" style=\"box-sizing: border-box; color: rgb(43, 166, 203); line-height: inherit;\">http:\/\/fwi.or.id\/publikasi\/akuntabilitas-kementerian-agraria-dan-tata-ruang-dalam-keterbukaan-informasi\/<\/a>). Dengan adanya putusan ini, maka semua rincian informasi pada dokumen HGU terbuka untuk publik termasuk nama pemegang hak.<\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; font-size: 14px; direction: ltr; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);\">Di sisi lain, Ketua Perkumpulan Kaoem Telapak Zainuri Hasyim mengapresiasi putusan ini. \u201cSudah sepatutnya dokumen-dokumen pemanfaatan sumber daya alam yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti HGU perkebunan terbuka untuk publik,\u201d pungkas Zainuri.<\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; font-size: 14px; direction: ltr; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);\">\u201cTertutupnya dokumen ini justru memicu maraknya konflik lahan dan sosial dengan masyarakat di sekitar areal konsesi. Salah satu contoh nyata, belum terselesaikanya konflik tumpang tindih lahan antara masyarakat adat Dayak Benuaq dengan perusahaan sawit, PT. Borneo Surya Mining Jaya (PT BSMJ) di Muara Tae, Kalimantan Timur,\u201d tegas Zainuri dalam siaran persnya.<\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; font-size: 14px; direction: ltr; font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: rgb(34, 34, 34); background-color: rgb(255, 255, 255);\">\u201cSepuluh bulan lamanya FWI memperjuangkan keterbukaan informasi terhadap dokumen-dokumen Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit. Proses sengketa yang panjang ini memperlihatkan bahwa tidak ada alasan bagi Kemen ATR\/BPN untuk menutup dokumen-dokumen tersebut kepada publik. \u201cPutusan ini harus dijadikan momentum pembenahan di internal Kemen ATR\/BPN untuk menciptakan iklim keterbukaan. Sedangkan bagi publik adalah upaya mendorong partisipasi dalam mengawasi pemanfaatan sumberdaya alam\u201d, tambah Linda dalam siaran persnya.<\/p>\n<p style=\"box-sizing: border-box; margin-right: 0px; margin-bottom: 17px; margin-left: 0px; padding: 0px; direction: ltr; background-color: rgb(255, 255, 255);\"><i style=\"color: rgb(34, 34, 34); font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 1.6;\">Sumber: http:\/\/fwi.or.id<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200bDokumen HGU perkebunan kelapa sawit diputuskan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) sebagai informasi yang terbuka untuk publik. Putusan ini menambah deretan putusan yang menyatakan terbukanya informasi untuk dokumen Hak Guna Usaha (HGU) Perkebunan. Sebelumnya sudah ada dua putusan serupa dengan jenis dokumen sama yang dikeluarkan Komisi Informasi di Kalimantan Timur dan Bengkulu. \u201cPutusan ini seharusnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,601],"tags":[603,602,604],"class_list":["post-3754","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-advokasi","category-sumber-daya-alam","tag-hgu","tag-kip","tag-psda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3754","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3754"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3754\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3756,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3754\/revisions\/3756"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3754"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3754"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3754"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}