{"id":367,"date":"2010-08-25T09:48:48","date_gmt":"2010-08-25T09:48:48","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/bitra\/?p=367"},"modified":"2010-08-25T09:48:48","modified_gmt":"2010-08-25T09:48:48","slug":"pemerintah-tempuh-3-langkah-amankan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/pemerintah-tempuh-3-langkah-amankan-pangan\/","title":{"rendered":"Pemerintah Tempuh 3 Langkah Amankan Pangan"},"content":{"rendered":"<p>\u00a0<\/p>\n<div style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"images\/stories\/makan-daun.jpg\" border=\"0\" title=\"Foto: Ayip KRKP\" hspace=\"3\" width=\"233\" height=\"156\" \/><\/div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Oleh: Linda T. Silitonga<\/p>\n<p>JAKARTA: <font color=\"#0000ff\"><strong>Pemerintah<\/strong><\/font> melakukan tiga langkah untuk mengamankan kecukupan pangan di dalam negeri, menyusul terjadinya cuaca ekstrim di berbagai belahan dunia.\u00a0<\/p>\n<p>Kondisi itu diperkirakan bisa mengakibatkan negara pengekspor mengambil kebijakan lebih mengamankan produksinya untuk kebutuhan di dalam negerinya.<\/p>\n<p>Tiga langkah tersebut diambil pemerintah setelah melakukan dua kali sidang kabinet paripurna pada 23-24 Agustus 2010 yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Presiden.<\/p>\n<p>\u201cPerlu memantau tiga pangan pokok yaitu beras, daging, dan gula,\u201d kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam jumpa pers hari ini usai sidang paripurna di Istana Presiden, didampingi Menteri Pertanian Suswono, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Menteri ESDM Darwin Saleh, dan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.<\/p>\n<p>Menurut dia, dalam memantau kestabilan pangan di dalam negeri tersebut pemerintah akan memantau terutama tiga pangan pokok yaitu beras, daging, dan gula.<\/p>\n<p>Adapun tiga langkah pengamana ketersediaan pangan di dalam negeri tersebut, pertama mengamankan stok beras. Berdasarkan angka ramalan (aram) II terjadi kenaikan produksi sebesar 1,17% dari total pada 2009, dan diperkirakan Aram III akan terjadi persentase peningkatan yang lebih tinggi, maka stok beras pada akhir tahun akan mencapai lebih dari 5 juta ton.<\/p>\n<p>Kedua, diperlukan pemanfaatan musim kering basah dengan mempercepat pembagian bibit, pupuk, dan pendistribusian alat pertanian pada petani agar bisa mempercepat melakukan penanaman untuk memanfaatkan musim kemarau basah ini.<\/p>\n<p>Ketiga, pemerintah akan terus melakukan operasi pasar untuk melakukan stabilisasi harga. Baik pada tingkat petani maupun  di tingkat pasar. Untuk itu akan terus dilakukan peningkatan stok Perum Bulog. Untuk hari ini stok di Bulog ada 1,5 juta ton beras yang ada di gudang Bulog si seluruh Tanah Air.<\/p>\n<p>Hatta mengatakan  pemerintah juga menilai untuk jangka pendek ini perlu melakukan antisipasi terhadap perubahan iklim ekstrim dengan dua cara. Pertama, meningkatkan penyuluh pertanian bahkan  memberi insentif pada mereka untuk memberikan penjelasan pade petani bahwa iklim ekstrim bisa mendatangkan banjir, penyakit yang bisa menimbulkan kerugian. Kedua, memberikan informasi cuaca lebih awal pada penyuluh dan petani. <\/p>\n<p>Khusus untuk pengamanan gula,  pemerintah akan melakukan retaksasi sampai akhir Agustus terhadap total produksi gula. Setelah itu baru akan melihat apa perlu melakukan impor gula.<\/p>\n<p>\u201cTerkait dengan cadangan Bulog, Presiden memberi arahan  dengan tegas Bulog harus ditingkatkan cadangan minimal 1,5 juta ton dalam keadaan ektrim yang sangat tidak menentu. Presiden  memberi arahan agar melakukan antisipasi jangka  pendek, menengah, dan panjang,\u201d kata Hatta.(bas)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><em>Sumber Bisnis Indonesia, Selasa, 24\/08\/2010 (www.bisnis.com).<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 \u00a0 Oleh: Linda T. Silitonga JAKARTA: Pemerintah melakukan tiga langkah untuk mengamankan kecukupan pangan di dalam negeri, menyusul terjadinya cuaca ekstrim di berbagai belahan dunia.\u00a0 Kondisi itu diperkirakan bisa mengakibatkan negara pengekspor mengambil kebijakan lebih mengamankan produksinya untuk kebutuhan di dalam negerinya. Tiga langkah tersebut diambil pemerintah setelah melakukan dua kali sidang kabinet paripurna [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-367","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jaringan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=367"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/367\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}