{"id":3435,"date":"2015-11-09T15:32:00","date_gmt":"2015-11-09T08:32:00","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=3435"},"modified":"2015-11-14T15:34:12","modified_gmt":"2015-11-14T08:34:12","slug":"independensi-media-harus-tingkatkan-partisipasi-masyarakat-dalam-pilkada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/independensi-media-harus-tingkatkan-partisipasi-masyarakat-dalam-pilkada\/","title":{"rendered":"Independensi Media Harus Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/2015\/11\/10\/independensi-media-harus-tingkatkan-partisipasi-masyarakat-dalam-pilkada\/dialog-publik-aji\/\" rel=\"attachment wp-att-3436\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-3436 size-medium\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Dialog-Publik-AJI-300x132.jpg\" alt=\"Dialog-Publik-AJI\" width=\"300\" height=\"132\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Dialog-Publik-AJI-300x132.jpg 300w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Dialog-Publik-AJI.jpg 462w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Di masa Pilkada serentak ini, peran media massa sangat penting dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Setidaknya ada dua peran yang perlu dilakukan media dalam hal pendidikan politik tersebut. <em>Pertama<\/em>, menjadikan masyarakat sebagai pemilih cerdas. <em>Kedua<\/em>, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 9 Desember mendatang. Kedua peran ini tentu harus didukung dengan sikap independen media itu sendiri.<\/p>\n<p>Hal ini terungkap dalam dialog publik yang diadakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Jumat (6\/11), di Hotel Grand Darussalam Syariah, Medan. Kegiatan dengan tajuk \u201cIndependensi Media dalam Pemberitaan Pilkada\u201d ini menghadirkan 4 narasumber, yaitu Heri Kusmanto, akedemisi Universitas Sumatera Utara (USU); J. Anto, peneliti media dari Kajian Informasi, Pendidikan dan Penerbitan Sumatera (KIPPAS); Edy Suhartono (Komisioner KPU Medan); Agus Perdana (Ketua AJI Medan), dan moderator Darma Lubis. Para peserta terdiri dari insan pers, mahasiswa, blogger, dan jurnalis warga.<\/p>\n<p>Menurut Heri, asosiasi-asosiasi jurnalis diharapkan dapat memperkuat para pekerja media untuk mempertahankan sikap independensinya dalam pemberitaan. Sikap jurnalis dalam pemberitaan tidak hanya ditentukan oleh sikap pribadi, namun juga sangat ditentukan oleh atasan atau pemilik media. \u201cKarena itu asosiasi harus terus mendampingi dan mengedukasi para jurnalis yang terpasung itu untuk tetap mengedepankan independensinya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Heri mengatakan, asosiasi harus melindungi wartawan yang berada dalam kondisi tidak berimbang (akibat bekerja di perusahaan media). \u201cKemudian media juga harus mengedukasi masyarakat agar berani membikin kontrak sosial dengan calon, agar partisipasi pengawasan masyarakat bisa meningkat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Menurut J. Anto, saat ini adalah musim panen bagi perusahaan media. Media berlomba-lomba untuk mendapatkan kue iklan dari pasangan calon peserta pemilu dan akhirnya cenderung berpihak kepada pasangan calon yang memiliki dana kampanye lebih besar. \u201cTapi keberpihakan ini tergantung waktu. Nanti setelah pilkada selesai, pada masa normal, keberpihakan media biasanya kembali lagi ke publik. Pemberitaan media bisa kembali mengkritik kebijakan pemerintah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebagai pihak penyelenggara pemilu, Edy mengatakan, KPU Medan saat ini dihadapkan problem kurangnya partisipasi dalam pemilihan. Tingkat partisipasi di Medan pada pemilu yang lalu 54 persen, paling rendah di Indonesia. Target nasional adalah 75 persen. \u201cUntuk itu, edukasi politik itu kita intensifkan. Berbagai program, seperti <em>pilot project<\/em> Rumah Pintar Pemilu sudah disiapkan sebagai solusi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>KPU Medan juga berharap media tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tapi juga fungsi informasi. \u201cKami berharap media dapat memberikan penyadaran tentang pentingnya menggunakan hak pilih. Media harus memberitakan tahapan demi tahapan proses pilkada,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Agus Perdana mengatakan, independensi menjadi tantangan klasik bagi pekerja media. Namun, di antara tegangan kepentingan pemilik media, pekerja media tetap dapat menilai independensinya dengan mengacu pada Pedoman Perilaku Jurnalis Indonesia. \u201cSelain itu, AJI juga melakukan kampanye kepada masyarakat untuk cerdas memilih media. Agar tidak dibodoh-bodohi media,\u201d katanya.<\/p>\n<p><strong>Jurnalisme Warga sebagai Pengawasan Partisipatif <\/strong><\/p>\n<p>Dalam dialog ini muncul juga dukungan terhadap jurnalis warga yang\u00a0 muncul dalam berbagai platform media seperti blog. Jenis jurnalisme ini menjadi pilihan yang baik untuk warga yang menginginkan independensi dalam pemberitaan Pilkada karena karakternya berbeda dengan jurnalisme yang didorong oleh industri. Peran jurnalisme warga ini dapat meningkatkan sikap pengawasan partisipatif dari masyarakat. (<em>jc<\/em>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di masa Pilkada serentak ini, peran media massa sangat penting dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Setidaknya ada dua peran yang perlu dilakukan media dalam hal pendidikan politik tersebut. Pertama, menjadikan masyarakat sebagai pemilih cerdas. Kedua, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 9 Desember mendatang. Kedua peran ini tentu harus didukung dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,9,201],"tags":[536,551,280],"class_list":["post-3435","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-advokasi","category-information-communcation-technologi","category-jurnalis-warga","tag-jurnalis-warga","tag-media","tag-pilkada"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3435"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3438,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3435\/revisions\/3438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}