{"id":325,"date":"2010-04-29T07:19:44","date_gmt":"2010-04-29T07:19:44","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/bitra\/?p=325"},"modified":"2010-04-29T07:19:44","modified_gmt":"2010-04-29T07:19:44","slug":"gerakan-bersama-tanam-pohon-dan-tabur-benih-ikan-di-das-sei-ular","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/gerakan-bersama-tanam-pohon-dan-tabur-benih-ikan-di-das-sei-ular\/","title":{"rendered":"Gerakan Bersama Tanam Pohon dan Tabur Benih Ikan di DAS Sei Ular"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"images\/stories\/pohon.jpg\" border=\"0\" align=\"right\" \/><\/p>\n<p align=\"left\"><strong>HARI BUMI <\/strong><\/p>\n<p align=\"left\">Serba Jadi, (Analisa) <br \/><strong>Di tengah-tengah<\/strong> tingginya suhu udara saat ini, Pemkab Sergai bekerjasama dengan Yayasan Bitra Indonesia, Yayasan Budhi Chita, organisasi Sentra Informasi Masyarakat Petani (Simpati) Sergai, pencinta lingkungan dan ratusan anggota masyarakat melakukan penanaman berbagai jenis pohon dan penaburan 3.000 ekor benih ikan nila di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei Ular. Penanaman pohon dan penaburan benih ikan itu. dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Bumi tahun 2010 yang digelar Pemkab Sergai di bantaran DAS Sei Ular Dusun II Desa Pulau Gambar Kecamatan Serba Jadi, Kamis (22\/4).<\/p>\n<p align=\"left\">Kegiatan ini dihadiri Bupati Sergai H.T. Erry Nuradi, Wakil bupati H. Soekirman, Asisten Ekbangsos Drs. M. Aladin Berutu, anggota DPRD Sergai Syafrul Hayadi, Direktur Yayasan Bitra Indonesia, Direktur Yayasan Budhi Chita, Kadis Hutbun Sergai Ir. H.M.Taufik Batubara. M.Si, para Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat Serba Jadi Ir. Kaharuddin, Danramil Galang Kapten Inf. Amran, pemerhati lingkungan dan ratusan masyarakat Kecamatan Serba Jadi. Selain penanaman pohon dan tabur benih ikan, di tempat yang sama Yayasan Bitra dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara melaksanakan kegiatan diskusi dan pemberian pencerahan tentang Save Thed Earth kepada anggota masyarakat.<\/p>\n<p align=\"left\">Bupati Sergai H.T. Erry Nuradi mengatakan, perubahan iklim global membawa dampak yang sangat parah bagi Indonesia karena posisi geografisnya terletak di equator antara dua benua dan dua samudra. Dari posisi geografis itu, menyebabkan negara Indonesia pada setiap saat mengalami musim-musim yang saling berlawanan dan bahkan bersifat ekstrim. Di satu wilayah terjadi kekeringan dan kekurangan air, di wilayah lain terjadi banjir, musibah longsor,angin kencang dan gelombang pasang yang waktunya sulit diprediksi lebih awal, kata bupati.<\/p>\n<p align=\"left\"><strong>Makin Sulit <\/strong><\/p>\n<p align=\"left\">Dampak dari terjadi musim-musim yang berlawanan itu, produksi hasil pertanian terutama tanaman pangan menjadi semakin sulit dan menimbulkan kerawanan pangan dan bahkan hubungan transportasi maupun komunikasi antar pulau sering pula mengalami gangguan, ungkapnya. Menurut bupati, ada beberapa penyebab terjadi perubahan iklim global saat ini yakni menipis dan mencairnya es laut di kutub utara bumi serta berkurangnya areal hutan tropis di belahan bumi, termasuk di Indonesia akibat perbuatan manusia.<\/p>\n<p align=\"left\">Mengurangi dampak yang lebih besar dari perubahan iklim itu, Pemkab Sergai sejak tahun 2006 hingga saat ini mempunyai komitmen yang tinggi dalam pelestarian alam di antaranya setiap tahun pada peringatan Hari Bumi melakukan penanaman puluhan ribu pohon di berbagai lokasi termasuk di Pulau Berhala, pesisir pantai, pegunungan dan daerah aliran sungai dan kawasan lainnya yang dianggap rawan terjadi bencana alam banjir maupun longsor, kata Erry Nuradi.<\/p>\n<p align=\"left\">Karenanya, melalui momen Hari Bumi yang setiap tahun diperingati, bupati minta kepada masyarakat termasuk LSM, pemerhati lingkungan bekerjasama dengan Pemkab Sergai dapat menggalakkan penghijauan di daerah ini. Sekarang ditanam, kelak hasilnya akan dapat dinikmati anak cucu kita, harap Erry Nuradi.Sebelumnya, Wakil Bupati Sergai H Soekirman yang juga pemerhati lingkungan dalam kesempatan itu mengatakan, pemimpin atau masyarakat yang tidak perduli terhadap lingkungan dan alam maka alam akan rusak. Bila alam rusak, rakyat akan menanggung akibatnya. <\/p>\n<p align=\"left\">Bumi atau alam tidak marah dalam waktu singkat, tetapi kemarahan itu bisa saja datang dalam waktu yang ditentukan kalau alam tidak diperhatikan kelestriannya sejak sekarang. (bah)<\/p>\n<p><em>Sumber: Harian Analisa Medan<\/em><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"caption\" src=\"images\/stories\/hari%20bumi.jpg\" border=\"0\" alt=\"Hari Bumi\" title=\"Sekitar 1,000 warga sekitar daerah aliran sungai (DAS) Ular berkumpul di Serba Jadi untuk mendengarkan wacana seputar penyelamatan lingkungan dengan menanam pohon sebelum penanaman pohon dimulai pada acara Hari Bumi 2010 di Serdang Bedagai, Sumut.\" \/> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HARI BUMI Serba Jadi, (Analisa) Di tengah-tengah tingginya suhu udara saat ini, Pemkab Sergai bekerjasama dengan Yayasan Bitra Indonesia, Yayasan Budhi Chita, organisasi Sentra Informasi Masyarakat Petani (Simpati) Sergai, pencinta lingkungan dan ratusan anggota masyarakat melakukan penanaman berbagai jenis pohon dan penaburan 3.000 ekor benih ikan nila di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei Ular. Penanaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-325","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=325"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}