{"id":27,"date":"2010-10-29T10:01:45","date_gmt":"2010-10-29T10:01:45","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/bitra\/?p=27"},"modified":"2013-05-14T11:00:03","modified_gmt":"2013-05-14T04:00:03","slug":"pentingnya-perlindungan-bagi-produsen-pangan-skala-kecil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/pentingnya-perlindungan-bagi-produsen-pangan-skala-kecil\/","title":{"rendered":"Pentingnya Perlindungan bagi Produsen Pangan Skala Kecil"},"content":{"rendered":"<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"images\/stories\/hps-sergai-2010.jpg\" width=\"146\" height=\"108\" align=\"left\" border=\"0\" hspace=\"4\" vspace=\"4\" \/><span style=\"color: #000000; font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Perbaungan, 28 Oktober 2010<\/span><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">. <\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\"><strong><span style=\"color: #0000ff;\">Pemerintah<\/span><\/strong> diminta untuk memberikan perlindungan lebih kepada petani, pekebun, dan nelayan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan domestik yang kian terancam oleh perubahan iklim.<span>\u00a0 <\/span>Terlebih Serdang Bedagai sebagai lumbung pangan Sumatra Utara, pemerintah perlu memainkan peran penting dalam menjaga penghidupan para produsen pangan kecil ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Sesuai dengan tema yang diangkat, masyarakat diharapkan dapat menghargai pangan lokal dan meningkatkan nilai pangan beragam. \u201cPangan lokal merupakan sumber yang telah tersedia oleh alam, untuk itu kita harus menjaga dan meningkatkan sumber yang telah ada. Tak hanya itu, pangan beragam juga sangat penting bagi masyarakat di Indonesia, khususnya kawasan Serdang Bedagai sebagai penghasil pertanian, sehingga masyarakat tidak hanya berpihak pada beras yang telah menjadi tradisi,\u201d ungkap Wakil Bupati Serdang Bedagai <strong>Sukirman.<\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">\u201cSektor pangan mengalami ketergangguan yang signifikan sebagai akibat buruk dari perubahan iklim. Hal ini diperparah dengan tidak jelasnya agenda adaptasi yang digagas oleh pemerintah, sehinga perlindungan terhadap petani, pekebun dan nelayan sangat minimal.\u201d ujar Koordinator Nasional Aliansi untuk Desa Sejahtera (ADS) <strong><em>Tejo Wahyu Jatmiko<\/em><\/strong><span>\u00a0 <\/span>disela-sela Peringatan Hari Pangan Sedunia di Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara (27\/10).<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Mengingat penyediaan pangan semakin sulit, dibutuhkan pendekatan baru yang menempatkan produsen skala kecil sebagai fokus utama. \u201cProdusen kecil lah yang menyediakan pangan kita. Ditingkat global, 70% pangan disediakan oleh produsen kecil, sehingga sudah sewajarnya perhatian dan perlindungan diberikan kepada mereka, bukan pemilik modal besar yang orientasinya untuk ekspor.\u201d Tegas <strong><em>Witoro<\/em><\/strong>, Koordinator Kelompok Kerja Beras ADS. <\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">\u201cKami menyadari, diperlukan kerjasama antar para pihak untuk menurunkan kelaparan dan kemiskinan, serta mewujudkan kedaulatan pangan bertumpu pada sumber daya lokal di Sumatara Utara.\u201d Sampai, <strong><em>Wahyudhi<\/em><\/strong>, Ketua Badan Pengurus Yayasan Bitra Indonesia. Karena itulah Bitra menyambut gembira kerjasama yang konstruktif dengan pemerintah daerah Sergai Bedagai untuk memberikan perlindungan dan jaminan bagi produsen pangan kecil.<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Pada tahun 2010 pemenuhan pangan dari sektor perikanan di Sumatera Utara terancam defisitnya. Pasalnya, hingga September 2010, realisasi produksi pangan dari sektor perikanan budidaya hanya sekitar 3 ribu ton, atau sebesar 25% dari total target 2010 yang mencapai 112 ribu ton. Salah satu penyebabnya, termasuk cuaca ekstrem yang belakangan menghambat produksi perikanan budidaya. Untuk itu, petani diharapkan dapat lebih sensitif terhadap iklim yang tidak tetap dan lebih comperative dalam menghasilkan bibit dan pupuk sendiri.<\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">\u201cDi sektor perikanan tangkap ditemukan fakta bahwa lebih dari 3,5 juta ton konsumsi ikan domestik berasal dari nelayan tradisional. Sementara pelaku usaha hanya berkontribusi kurang dari 1,5 juta ton, sedang sisanya di ekspor secara gelondongan. Karenanya, memberikan perlindungan dan intensif lebih pada sektor perikanan tradisional adalah tepat, dalam upaya memaksimalkan pemenuhan kebutuhan pangan ikan domestik.\u201d Papar <strong><em>M. Riza Damanik<\/em><\/strong>, Koordinator Kelompok Kerja Perikanan ADS.<span>\u00a0 <\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Meskipun hingga saat ini Serdang Berdagai sebagai lumbung pangan Sumut masih mengalami surplus pangan mencapai 125 ribu ton, tetapi luas areal sawahnya menurun. Tercatat dari tahun 2004, hingga 2008 rata-rata di Sumatra Utara mencapai 15.000 ha pertahun. \u201cJika luas lahan pangan tidak dilindungi,<span>\u00a0 <\/span>perlahan Serdang Bedagai pun<span>\u00a0 <\/span>dapat mengulangi kejadian yang terjadi di kawasan lain, seperti Kabupaten Batang Hari di Jambi, yang berubah dari lumbung beras menjadi kawasan yang harus mendatangkan beras dari luar untuk kebutuhannya.\u201djelas <strong><em>Abetnego P Tarigan<\/em><\/strong>, Koordinator Kelompok Kerja Sawit ADS.<span>\u00a0\u00a0 <\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Melihat kondisi ini, jelas diperlukan langkah strategis yang dapat menjamin pemenuhan pangan warga sekaligus penghidupan<span>\u00a0 <\/span>produsen kecilnya. Program yang perlu segera diwujudkan adalah pengembangan lumbung komunitas, memfasilitasi akses masyarakat ke sumberdaya lahan, informasi iklim yang sahih dan tepat waktu, serta jaminan\/asuransi ke petani\/nelayan\/pekebun. <\/span><\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><span style=\"line-height: 115%; font-family: Georgia; font-size: 9pt;\">Peringatan Hari Pangan 2010 di Serdang Bedagai mengangkat tema \u201cMenghargai pangan lokal dalam rangka diversifikasi pangan menuju kedaulatan pangan\u201d.<span>\u00a0 <\/span>Acara dibuka oleh Bupati Serdang Bedagai, <strong>Ir. H.T. Erry Nuradi<\/strong> pada 27 Oktober 2010. Turut hadir Wakil Bupati Serdang Bedagai, tokoh-tokoh masyarakat, organisasi nelayan dan petani, serta sejumlah organisasi masyarakat sipil di Sumatera Utara. Acara sendiri berlangsung selama 2 hari dengan kegiatan berupa seminar, pameran pangan lokal, serta pagelaran budaya. (rel)<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbaungan, 28 Oktober 2010. Pemerintah diminta untuk memberikan perlindungan lebih kepada petani, pekebun, dan nelayan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan domestik yang kian terancam oleh perubahan iklim.\u00a0 Terlebih Serdang Bedagai sebagai lumbung pangan Sumatra Utara, pemerintah perlu memainkan peran penting dalam menjaga penghidupan para produsen pangan kecil ini. Sesuai dengan tema yang diangkat, masyarakat diharapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[201,13],"tags":[],"class_list":["post-27","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jurnalis-warga","category-realease"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1773,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27\/revisions\/1773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}