{"id":2528,"date":"2014-02-13T13:43:55","date_gmt":"2014-02-13T06:43:55","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=2528"},"modified":"2014-02-13T13:55:48","modified_gmt":"2014-02-13T06:55:48","slug":"evaluasi-refleksi-perencanaan-partisipatif-masyarakat-bitra-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/evaluasi-refleksi-perencanaan-partisipatif-masyarakat-bitra-indonesia\/","title":{"rendered":"Evaluasi, Refleksi &#038; Perencanaan Partisipatif Masyarakat &#038; BITRA Indonesia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/Sarasehan-28-BITRA-Indonesia.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-2529\" alt=\"Sarasehan-28-BITRA-Indonesia\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/Sarasehan-28-BITRA-Indonesia.jpg\" width=\"397\" height=\"153\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/Sarasehan-28-BITRA-Indonesia.jpg 567w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/Sarasehan-28-BITRA-Indonesia-300x115.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 397px) 100vw, 397px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Sarasehan merupakan sarana evaluasi, refleksi dan perencanaan tahunan Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA Indonesia) bersama masyarakat dampingan dan stakeholder secara partisipatif yang diselenggarakan pada setiap awal tahun. Sarasehan ke 28 BITRA Indonesia (menunjukkan usia BITRA yang ke 28 tahun) ini dilakukan di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai pada tanggal 5 sampai tanggal 7 Februari 2014, dimulai dengan pra sarasehan, berupa Focus Group Discussion\u00a0(FGD) wilayah kabupaten masing-masing, Langkat, Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Labuhanbatu Utara yang dilakukan pada tanggal 3 Februari 2014.<\/p>\n<p>Hasil FGD 4 kabupaten dan 1 kota ini dipresentasekan oleh para wakil-wakil kelompok yang ikut pada sarasehan BITRA Indonesia yang ke 28, masih banyak masalah yang dihadapi petani dan masyarakat desa di Sumatera Utara. Masalah utama antara lain; masalah mekanisme politik dan pemerintahan di desa yang belum berjalan sesuai peraturan dan perundang-undangan, belum terdesiminasinya UU yang mengatur tentang perbaikan masyarakat desa, sepertii UU Desa, UU Perlindungan Petani, UU Perlindungan Lahan Pertanian, tidak termaksimalisasinya produk-produk lokal berbasis sumberdaya alam, kondisi daerah aliran sungai (DAS) yang masih terdestruksi, dan persoalan umum peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sangat lambat.<\/p>\n<p>Adapun kemajuan yang dialami masyarakat di desa selama didampingi BITRA Indonesia adala pelatihan-pelatihan dan studi banding berhasil membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dan kelompok dampingan sehingga diperlukan mengaktifkan masyarakat dampingan dengan m<span style=\"font-size: 13px;\">emerankan kader-kader untuk meningkatkan perannya dimasyarakat, k<\/span>ontribusi dan dukungan yang diberikan pada masyarakat atas posisi-posisi politik desa meningkat, peningkatan kesejahteraan keluarga bagi kelompok-kelompok ekonomi kolektif, peningkatan pengetahuan, manfaat ekonomi, jaringan bertambah, wawasan meluas, lebih kritis, lebih disegani publik, posisi tawar meningkat, pergaulan sosial meningkat.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk refleksi pendampingan BITRA Indonesia pada 87 kelompok dampingan di tahun 2013 ini, kelompok merasa intensitas BITRA ke lapangan terjadi penurunan. Harapan kelompok dampingan terjadi peningkatan intensitas karena kebutuhan akan pemberdayaan dari kelompok meningkat dalam berbagai bidang kehidupan.<\/p>\n<p>Perencanaan bersama yang menjadi rekomendasi dari hasil Sarasehan 28 BITRA Indonesia bersama rakyat dampingan untuk dikerjakan dan direalisasi bersama dengan sistem bagi peran dan fungsi dalam mencapai rekomendasi, dimana peran Organisasi Rakyat\u00a0(OR) dapat dibaca pada tabel di bawah ini, peran lanjutan yang tidak tercantum pada tabel menjadi peran BITRA Indonesia:<\/p>\n<table width=\"523\" border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\"><b>No<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">\n<p align=\"center\"><b>Rekomendasi<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">\n<p align=\"center\"><b>Peran OR<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"102\">\n<p align=\"center\"><b>Kader<\/b><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">1<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Memerankan kader-kader untuk meningkatkan perannya dimasyarakat<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Kader-kader membantu memfasilitasi pelatihan-pelatihan dan pertemuan-pertemuan kelompok.<\/td>\n<td rowspan=\"12\" valign=\"top\" width=\"102\">Ada 34 orang kader di pedesaan yang akan berperan dan partisipasi aktif untuk merealisasikan rekomendasi-rekomendasi ini.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">2<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Konservasi dan maksimalisasi sumber daya air yang tersedia dengan membuat lubuk larangan.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Memfasilitasi musyawarah Pemerintah Desa dengan masyarakat untuk membuat Perdes tentang Lubuk Larangan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">3<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Advokasi implementasi Perda DAS<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Sosialisasi Perda DAS pada masyarakat dan implementasinya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">4<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Konservasi wilayah DAS.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Menyediakan bibit pohon.Memfasilitasi musyawarah Pemerintah Desa dengan masyarakat untuk membuat Perdes perlindungan tanaman hutan &amp; konservasi DAS.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">5<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Mendukung kader untuk berkompetisi dalam proses penentuan politik pejabat publik tingkat desa.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Menyiapkan dan mendukung kader untuk ikut kompetisi pejabat public tingkat desa<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">6<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Pendukung pelayanan kesehatan alternative terpadu, tanaman obat herbal.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Penyedia tempat\/lahan &amp; tanaman obat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">7<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Peningkatan kapasitas dan SDM kelompok &amp; OR:\u00a0Pelatihan Kepemimpinan,\u00a0Keorganisasian,\u00a0Manajemen Usaha,\u00a0HAM,\u00a0RPJM DES,\u00a0Pelatihan pembuatan Perdes,\u00a0Pengembangan energy alternatif, Pengembangan Pertanian Organik,\u00a0Pelatihan Ternak,\u00a0Pelatihan pemasaran,\u00a0Pelatihan advokasi &amp; berbagai teknik strateginya, Dll<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Organisir peserta,\u00a0Membantu fasilitasi training.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">8<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Pengembangan dan peningkatan kapasitas pemasaran bersama &amp; ekonomi kolektif.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Fasilitasi pertemuan-pertemuan kelompok, Memberikan pelatihan kelompok.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">9<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Mendorong dilaksanakannya (implementasi) UU dan lahirnya kebijakan daerah (perda) tentang:\u00a0Kesehatan alternative, Ekonomi kolektif,\u00a0Pemberdayaan dan perlindungan petani, dan\u00a0Asistensi implementasi UU Desa.<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Memfasilitasi pertemuan \/diskusi dengan masyarakat, merumuskan draft kebijakan, melakukan lobby dan negosiasi kepada pihak pihak terkait, mendorong pemerintah implementasikan Permenkes No 23 Thn 2009 &amp; Permenkes No 1076 Thn 2003, merekomendasi praktisi bekerjasama dengan Dinkes sesuai Kepmenkes No 23 thn 2009<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">10<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Pengembangan dan penguatan produk-produk lokal sehingga kompetitif di pasar<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Menyiapkan produk-produk local ungulan yang kompetitif.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">11<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Pengembangan pertanian organik yang terintegrasi<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Penyediaan sarana dan prasarana pertanian terintegrasi berkelanjutan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"32\">\n<p align=\"center\">12<\/p>\n<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"173\">Pengembangan dan peningkatan kapasitas kesehahatan alternative dan APASU<\/td>\n<td valign=\"top\" width=\"216\">Memfasilitasi pelatihan akupresur dasar, memfasilitasi pelatihan Herbal\/vitovarmaka &amp; kearifan local, mengembangkan tanaman obat di kelompok-kelompok, memasarkan\/mendistribusikan produksi obat herbal, merekomendasi praktisi untuk mendapatkan perizinan STPT &amp; SIPT, melakukan bakti sosial bekerjasama dengan para pihak, berjasama dengan organisasi profesi yang sama (seprofesi), legalitas Apasu dari Kesbanglinmas, perbaruan akta notaris, dan kampanye tentang Apasu (utamanya melalui rakon dampingan BITRA).<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><em>(isw)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sarasehan merupakan sarana evaluasi, refleksi dan perencanaan tahunan Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA Indonesia) bersama masyarakat dampingan dan stakeholder secara partisipatif yang diselenggarakan pada setiap awal tahun. Sarasehan ke 28 BITRA Indonesia (menunjukkan usia BITRA yang ke 28 tahun) ini dilakukan di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai pada tanggal 5 sampai tanggal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[355,161],"class_list":["post-2528","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pedesaan","tag-pertemuan-tahunan","tag-sarasehan-bitra"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2528"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2535,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2528\/revisions\/2535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}