{"id":2207,"date":"2013-09-25T16:21:31","date_gmt":"2013-09-25T09:21:31","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=2207"},"modified":"2013-09-25T16:21:31","modified_gmt":"2013-09-25T09:21:31","slug":"belajar-dari-parkir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/belajar-dari-parkir\/","title":{"rendered":"Belajar dari Parkir"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/Parkir-Motor.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-2208 alignleft\" alt=\"Parkir-Motor\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/Parkir-Motor.jpg\" width=\"170\" height=\"454\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/Parkir-Motor.jpg 213w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2013\/09\/Parkir-Motor-112x300.jpg 112w\" sizes=\"auto, (max-width: 170px) 100vw, 170px\" \/><\/a>Ketika anda memasuki area parkir baik diinstansi pemerintah ataupun swasta dengan atau tanpa penjagaan, seringkali kita melihat susunan kendaraan yang tidak teratur. Area parkir yang seharusnya bisa memuat kendaraan secara maksimal malah tidak optimal akibat susunan kenderaan yang <i>semrawut<\/i>. Terutama ini terjadi pada area parkir yang tidak ada petugas parkirnya.<\/p>\n<p>Ada juga orang yang begitu tiba ditempat parkir langsung saja meletakkan kendaraan seenaknya, dengan posisi, tempat dan pengaturan kendaraan yang tidak menentu, sehingga akan menyulitkan kendaraan lain yang kan keluar atau masuk area parkiran tersebut, meskipun telah ada tanda dan rambu untuk pengaturan parkir. Lebih parahnya lagi petugas parkir terkadang harus berdebat dengan si pengendara karena meletakkan kendaraannya begitu saja, dengan alasan ingin cepat.<\/p>\n<p>Kalau kita perhatikan orang\u2013orang yang akan memarkir kendaraannya, maka akan tampaklah watak seseorang bagaimana tingkat kepeduliannya terhadap orang lain. Hanya sedikit yang mau benar\u2013benar meletakkan kenderaannya dengan rapi dan benar atau malah mau merapikan kendaraan yang terparkir secara sembarangan, dengan sukarela. Terutama area parkir yang tidak ada petugasnya.<\/p>\n<p>Orang yang baik akan meletakkan kendaraannya dengan dua pertimbangan, yakni bagaimana orang yang telah parkir duluan dapat mengeluarkan kendaraannya dengan mudah dan bagaimana orang yang akan parkir berikutnya juga dapat dengan dengan mudah memarkirkan kenderaannya. Jika kenderaan tersusun dengan rapi di areal parkir maka yakinlah kenderaan yang akan masuk ataupun akan keluar akan lebih mudah dan resiko terjadinya benturan antar kendaraanpun akan semakin kecil. Jika kendaraan diparkir asal\u2013asalan akan banyak masalah yang timbul selain sulitnya kendaraan lain untuk masuk ataupun keluar. Pertengkaran antar pemilik kendaraan-pun sulit dihindarkan.<\/p>\n<p>Cerminan prilaku di area parkir pada banyak tempat di Indonesia sebenarnya sudah menjadi parameter bahwa kepedulian masyarakat di Indonesia sudah sangat berkurang. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari tempar parkir. Pertama, bagaimana kita menyadari bahwa tempat parkir bukanlah milik kita sendiri tapi milik kita bersama. Kedua, membiasakan diri untuk hidup lebih teratur. Ketiga, melatih untuk lebih bersabar. Keempat, membiasakan menyimpan suatu barang dengan tertib.<\/p>\n<p>Terkadang kita merasa ketika meletakkan kendaraan sembarangan agar dapat lebih cepat namun orang yang lain juga berpikir demikian, maka terjadilah kekacauan susunan kendaraan di area parkir yang terjadi malah sebaliknya, ingin cepat, namun menjadi semakin lama ketika akan mengeluarkan kendaraan kita.<\/p>\n<p>Ada pepatah orang tua kita yang pernah merasakan hidup di jaman penjajahan Belanda, <i>\u201corang Indonesia ketika menyimpan atau meletakkan sesuatu barang prosesnya sangat cepat tapi ketika akan mencari atau mengambilnya kembali prosesnya sangat lama, kebalikannya dengan orang \u2013orang Belanda mereka lama menyimpan atau meletakkan tapi cepat ketika mencari atau mengambil kembali\u201d.<\/i><\/p>\n<p>Maksudnya dari pepatah tersebut yakni orang\u2013orang Indonesia kalau menaruh sesuatu atau menyimpan sesuatu kecenderungannya asal\u2013asalan, jika barang tersebut, buku asal lempar saja, kalau itu kendaraan parkir sembarangan saja, ketika ada keperluan maka akan kebingungan mencari buku yang disimpannya itu. Demikia juga diparkiran kenderaan asal letak saja ketika akan mengeluarkan kendaraan dari areal parkir malah jadi lama karena semua meletakkan kendaraan asal\u2013asalan, membuat jalan keluar tertutup.<\/p>\n<p>Jika akan masuk ke suatu instansi baik pemerintah maupun swast perhatikanlah area parkirnya. Bagaimana susunan kendaraan yang terparkir? Jika parkirnya rapi, walau petugas parkirnya tidak ada, kemungkinan besar ruangan di dalam instansi tersebut juga akan rapi, namun demikian juga sebaliknya.<\/p>\n<p>Mulailah dari diri kita untuk memarkir kendaraan dengan rapi dan memperhatikan hak\u2013hak orang lain akan yang parkir di tempat yang sama. Ketika kita akan parkir lihat dulu sejenak apakah tempat tersebut tidak akan mengganggu orang lain yang akan masuk atau akan keluar. Perhatikan juga posisi kendaraan kita, agar jumlah kendaraan yang parkir bisa lebih maksimal.<\/p>\n<p>Sebenarnya jika kita sudah terbiasa demikian maka <i>insting<\/i> ketika akan parkir pasti berkembang ketika akan parkir dimana saja. Sebenarnya waktu untuk berpikir sejenak itu tidaklah lama, lebih lama lagi jika kita harus geser\u2013menggeser kendaraan lain yang menghalangi kita\u00a0 karena ketidak pedulian kita ketika akan parkir.<\/p>\n<p>Terkadang harus memaksakan diri kita untuk tertib dalam urusan arsip, parkir kendaraan, meyimpan pakaian, menyusun file di komputer dan lainnya. Mulailah dari hal yang hampir kita lakukan setiap harinya, bagaimana kita parkir kendaraan kita dengan baik.<\/p>\n<p><i>Catatan: Irsan Water, Jurnalis Warga &amp; Penggiat Kelopok CU Rosela, Desa Stabat Lama, Langkat.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika anda memasuki area parkir baik diinstansi pemerintah ataupun swasta dengan atau tanpa penjagaan, seringkali kita melihat susunan kendaraan yang tidak teratur. Area parkir yang seharusnya bisa memuat kendaraan secara maksimal malah tidak optimal akibat susunan kenderaan yang semrawut. Terutama ini terjadi pada area parkir yang tidak ada petugas parkirnya. Ada juga orang yang begitu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39,201],"tags":[296,297],"class_list":["post-2207","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ham","category-jurnalis-warga","tag-etika","tag-tatanan-sosial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2207"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2207\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2210,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2207\/revisions\/2210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}