{"id":1827,"date":"2013-05-23T11:41:29","date_gmt":"2013-05-23T04:41:29","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=1827"},"modified":"2013-05-23T11:41:29","modified_gmt":"2013-05-23T04:41:29","slug":"masyarakat-bangun-rejo-tidak-rawat-jalan-pnpm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/masyarakat-bangun-rejo-tidak-rawat-jalan-pnpm\/","title":{"rendered":"Masyarakat Bangun Rejo Tidak Rawat Jalan PNPM"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Jalan-PNPM-3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-1828 alignleft\" alt=\"Jalan-PNPM-3\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/Jalan-PNPM-3.jpg\" width=\"230\" height=\"173\" \/><\/a>Adanya Program PNPM adalah <i>dari oleh dan untuk masyarakat<\/i> ketidak perdulian masyarakat akan membuat sarana dan prasarana yang dibangun dengan dana PNPM akan cepat rusak dan pada akhirnya masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya. Kondisi ini dialami oleh masyarakat dusun Bangun Rejo, desa Air Hitam, kecamatan Kualu Leidong, Labuhan Batu Utara (Labura).<\/p>\n<p>Jalan lorong dusun Bangun Rejo, Pasar Satu, desa Air Hitam, telah mendapatkan paket pengerasan jalan oleh PNPM PISEW dengan volume 3 X 275 meter. Proyek ini mulai dilaksanakan tanggal 1 Maret 2012 dan selesai tanggal 31 Juli 2012. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 46,704,000,- ini memang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di dusun tersebut.<\/p>\n<p>Pada awalnya jalan tersebut memang terasa nyaman untuk dilalui namun kini proyek yang dilaksanakan oleh Lembaga Keswadayaan Desa (LKD) Kelompok Tani Durian ini telah mengalami banyak kerusakan, diantaranya terdapat banyak lubang dan tonjolan batu pada badan jalan.<\/p>\n<p>Warga hanya merasa sebagai pengguna jalan saja, mereka tidak pernah memikirkan untuk merawat dan memperbaikinya. Pada saat hujan tiba, banyak lubang-lubang yang tergenang air. Karena kurangnya kesadaran dan perhatian masyarakat tersebut, kondisi jalan saat ini cukup memprihatinkan.<\/p>\n<p>Menurut Teguh Riyanto, Ketua LKD sekaligus Kaur Pemerintah Desa Air Hitam, \u201csebenarnya upaya untuk mensosialisasikan pentingnya peranan masyarakat untuk merawat jalan yang dibangun dari PNPM dilakukan. Sebenarnya kami sudah sampaikan kepada seluruh kelompok wirit untuk bergotng royong setiap Jum\u2019at guna merawat jalan yang dibangun program PNPM. Tapi ternyata masyarakat belum melakukannya. Buktinya gak ada yang mau. Paling yang datang untuk melakukan perawatan 2 orang. Jadi gimana lagi\u2026?\u201d Kata Teguh.<\/p>\n<p>Ketika dikonfirmasi kepada masyarakat penerima program PNPM di dusun tersebut, warga membenarkan adanya anjuran untuk melakuakn perawatan berkala agar jalan yang dibangun dapan dinikmati lebih lama, namun menurut Juni Rahmad (30), warga dusun Bangun Rejo, kurang kekompakan diantara masyarakat yang menyebabkan kegiatan gotong royong tidak bisa terlaksana.<\/p>\n<p>\u201cCemana lah\u2026 kami kan buruh pekerja. Kami juga harus kerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kadang kami datang yang lain tidak datang, paling cuman 2 &#8211; 3 orang saja yang datang. Masa kami-kami aja yang gotong-royong yang lainya gak\u2026? Akhirnya sudahlah\u2026 Tahan kan sama-sama hancur, situ kita semua yang merasakan rusaknya jalan. Bukan cuman aku saja yang lewat\u2026! Ungkap Juni.<\/p>\n<p>&#8220;PNPM adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Oleh sebab itu, marilah kita perhatikan dan kita pelihara bersama.&#8221; Ungkap Lilik.<\/p>\n<p><strong><i><\/i><i>Fulyanto<\/i><\/strong><i>. <\/i><i>Penilis adalah Jurnalis Warga dari radio komunitas Smart FM dan Koperasi CU Amarta, Desa Air Hitam, Kualuh Leidong, Labura.<\/i><i><\/i><\/p>\n<p><em>Foto:\u00a0<a href=\"http:\/\/solorayaonline.com\/\">http:\/\/solorayaonline.com<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adanya Program PNPM adalah dari oleh dan untuk masyarakat ketidak perdulian masyarakat akan membuat sarana dan prasarana yang dibangun dengan dana PNPM akan cepat rusak dan pada akhirnya masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya. Kondisi ini dialami oleh masyarakat dusun Bangun Rejo, desa Air Hitam, kecamatan Kualu Leidong, Labuhan Batu Utara (Labura). Jalan lorong dusun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[201,18],"tags":[216,212],"class_list":["post-1827","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jurnalis-warga","category-pedesaan","tag-jalan-desa","tag-partisipasi-masyarakat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1827"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1829,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1827\/revisions\/1829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}