{"id":150,"date":"2009-07-05T17:23:33","date_gmt":"2009-07-05T17:23:33","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/bitra\/?p=150"},"modified":"2009-07-05T17:23:33","modified_gmt":"2009-07-05T17:23:33","slug":"sepuluh-tahun-di-balik-tembok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/sepuluh-tahun-di-balik-tembok\/","title":{"rendered":"Sepuluh Tahun di Balik Tembok"},"content":{"rendered":"<p>Selama sepuluh tahun, 71 keluarga yang hidup di 36 kopel-rumah kecil-setia dengan keputusannya. Mereka bertahan hidup di tempat tinggalnya meski tembok sudah mengelilingi kawasan seluas 1.365 hektar. Pemerintah berencana memindahkan Bandara Internasional Polonia, Medan di lahan yang terletak di Desa Pasar VI Kwala Namu, Kecamatan Beringin, Deli Serdang itu.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bukan menolak pembangunan, tetapi kami ingin ada dialog dengan pemerintah. Warga hanya menerima ganti rugi tanaman. Rumah dan tanah kami tidak diganti. Lalu, kami harus tinggal di mana jika pindah dari sini,&#8221; ujar warga Desa Pasar VI Kwala Namu, Kecamatan Beringin, Deli Serdang Sujono (60), Minggu (8\/12).<\/p>\n<p>Sujono merupakan salah satu dari 71 keluarga yang memilih bertahan daripada pindah dari desanya tanpa kejelasan masa depan. Pria dua anak itu merupakan generasi ketiga dari keluarganya yang menjadi buruh perkebunan. Sebagai buruh, Sujono menempati rumah karyawan yang disediakan PT Perkebunan Nusantara II. Sejak 1963, dia menempati rumah kopel ukuran 36 meter persegi. Di rumah semi permanen dari papan kayu dan tembok setinggi satu meter itu, para buruh tinggal bersama keluarganya.<\/p>\n<p>Sujono kini hidup sendiri di ujung selatan area bandara. Isterinya sengaja meninggalkan tempat itu lantaran kondisi kesehatanya memburuk. Dia tinggal bersama sanak saudara lain sekitar tujuh kilometer dari tempat tinggalnya sekarang. Demikian juga anaknya, tinggal bersama saudaranya yang lain di luar tembok aea bandara. Sujono dan keluarga sudah terbiasa hidup dalam keterbatasan. Tanpa TV, tanpa listrik, dan koran harian. Hanya radio berenergi baterei yang menghiburnya setiap hari. Rasa Aman<\/p>\n<p>Belakangan, Sujono kehilangan rasa aman. Dia mulai akrab dengan aneka \u2019gangguan\u2019. Terusiknya rasa aman itu mulai jelas terjadi sejak Desember 1999. Saat itu beredar surat dari Kantor Kecamatan Beringin agar warga meninggalkan tempat tinggalnya. Tidak ada alasan soal permintaan pengosongan rumah warga itu. Pada 20 September 2000, upaya penggusuran paksa yang dilakukan bersama aparat gagal karena warga melawan. Mereka menolak pindah karena menganggap belum ada penyelesaian secara hukum dengan jelas.<\/p>\n<p>Pada 8 Juni 2006, PT Angkasa Pura II Polonia Medan mengeluarkan surat tentang pengosongan lahan. Warga tak bergeming. Sikap yang sama juga dilakukan warga saat PTPN II mengeluarkan surat pengosongan rumah dinas, pada 30 Mei 2007. PTPN II menilai, rumah yang ditempati warga merupakan aset PTPN II yang sudah diserahkan ke PT Angkasa Pura II. Dalam surat itu, PTPN II memberi batas waktu 3 kali 24 jam. Apabila lebih dari itu, maka tidak ada yang bertanggungjawab jika terjadi penggusuran.<\/p>\n<p>Dalam berbagai kesempatan, warga menawarkan adanya relokasi tempat yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka. Salah satu tempat yang mereka tawarkan ada di Desa Batang Kuis, tak lebih dari 10 kilometer dari desa warga. Relokasi itu tidak bicara soal uang, melainkan pengganti tempat yang mereka tinggalkan. Warga menawarkan relokasi di lahan seluas 47 hektar. Lahan itu diperlukan warga untuk tempat tinggal dan fasilitas umum seperti jalan, tempat ibadah, dan akses jalan. Warga yang hidup di dalam tembok lokasi Bandara Kwala Namu tidak lepas dari sejarah panjang kuli kontrak. Pada awal abad 20, Belanda melalui perusahaan perkebunan mendatangkan ratusan ribu kuli dari luar Sumatera.<\/p>\n<p>Jika dihitung, Ketua Kerukunan Warga Masyarakat Lemah (KWML) Desa Pasar VI Kwala Namu Suhelman mengatakan, per orang mendapatkan 500 meter persegi. \u201cJika tidak ada di sekitar lokasi ini, kami mengharap area relokasi masih berada di dalam Kabupaten Deli Serdang,\u201d tutur Suhelman.<\/p>\n<p>Selama satu abad lebih, para kuli kontrak itu menjadi bagian dari berkebangnya Kota Medan menjadi kota yang besar karena perkebunan. &#8220;Berdasarkan Undang-Undang Agraria, mereka berhak atas rumah dan ranah yang mereka tempati. Lalu apa alasannya kami dikatakan tidak berhak atas rumah dan tanah di sini,&#8221; tutur Suhelman generasi kelima warga yang menempati kasan itu. (Andy Riza Hidayat).<\/p>\n<p>Sumber : Kompas Cyber Media<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama sepuluh tahun, 71 keluarga yang hidup di 36 kopel-rumah kecil-setia dengan keputusannya. Mereka bertahan hidup di tempat tinggalnya meski tembok sudah mengelilingi kawasan seluas 1.365 hektar. Pemerintah berencana memindahkan Bandara Internasional Polonia, Medan di lahan yang terletak di Desa Pasar VI Kwala Namu, Kecamatan Beringin, Deli Serdang itu. &#8220;Saya bukan menolak pembangunan, tetapi kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-150","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-advokasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=150"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/150\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}