{"id":1113,"date":"2012-11-21T18:22:38","date_gmt":"2012-11-21T11:22:38","guid":{"rendered":"http:\/\/bitra.or.id\/2012\/?p=1113"},"modified":"2012-11-21T18:30:38","modified_gmt":"2012-11-21T11:30:38","slug":"konsultasi-masyarakat-sipil-dan-tanggapan-akademisi-asia-tenggara-terhadap-perkebunan-kelapa-sawit-dan-perampasan-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/konsultasi-masyarakat-sipil-dan-tanggapan-akademisi-asia-tenggara-terhadap-perkebunan-kelapa-sawit-dan-perampasan-tanah\/","title":{"rendered":"Konsultasi Masyarakat Sipil dan Tanggapan Akademisi Asia Tenggara terhadap Perkebunan Kelapa Sawit dan Perampasan Tanah"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/Tanah-untuk-Rakyat.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-1114\" title=\"Tanah untuk Rakyat\" src=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/Tanah-untuk-Rakyat-300x224.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"224\" srcset=\"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/Tanah-untuk-Rakyat-300x224.jpg 300w, https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/Tanah-untuk-Rakyat.jpg 448w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Baru-baru ini diselenggarakan kegiatan &#8220;Konsultasi Masyarakat Sipil dan Tanggapan Akademisi Asia Tenggara terhadap Perkebunan Kelapa Sawit dan Perampasan Tanah&#8221;, yang berlangsung di Hermina Center Universitas Darma Agung (UDA) dan Hotel Tiara Medan pada tanggal 5 sampai 10 Nopember 2012.<\/p>\n<p>Acara dibuka dengan pemaparan singkat tentang kondisi perkelapa sawitan di Sumatera Utara oleh Rektor\/Ketua Departemen Penelitian UDA, dilanjutkan dengan Direktur Lentera. Pada sesi awal dari kegiatan ini dibuka dengan pemaparan wacana dari Tandiono Bawor (Direktur Huma Indonesia) dengan makalah &#8221; Moratorium Act on Palm Oil Expansion and its Implementation in Indonesia&#8221;. Sedangkan\u00a0Sophia Cao dari Forest People Program, London memaparkan makalah &#8220;FPIC and Palm Oil Expansion in Southeast Asia, Nur Hidayati dari Walhi Eknas (FoE Indonesia) memaparkan makalah &#8220;Engaging Corporations in Social and Environmental Issues of Palm Oil, RSPO Experiences&#8221; dan\u00a0Michael Schirmer dari BftW memaparkan makalah &#8220;Criminalization and CSO Responses&#8221;.<\/p>\n<p>Sesi berikutnya dilanjutkan dengan paparan\u00a0Alejandro C Carillo, dari FIAN Filipina memaparkan makalah &#8220;Land Conflict, Social and Ecological Impacts of Palm Oil Expansion in Philipines&#8221;. Saurlin Siagian dari Departemen Riset Lentera memaparkan makalah &#8220;Agrarian Conflicts and Palm Oil Expansion in Indonesia, dilanjutkan oleh Surambo dari Sawit Watch yang memaparkan makalahnya &#8220;A Project of Inclusion in the Palm Oil Plantations: an experience of PIR Scheme in Indonesia.\u00a0Estrella F Catarata, dari Fardec, Philipina memaparkan makalah &#8220;The Palm Oil Industry in Bohol, and the Campaign of the Farmers and CSOs in Preserve Food Security&#8221; dan sesi 2 ini ditutup dengan paparan kerjasama presentase dari Maly Seng dari CELC dan Setha dari The NGO Forum, Cambodia dengan makalah &#8220;Landgrabbing in Cambodia&#8221;.<\/p>\n<p>Sesi presentase dan diskusi juga diisi dengan &#8220;States Based Human Rights Bodies in Regional Levels: Struggle and Experience to Enforce Human Rights oleh Taufan Damanik dari Commisioner of ACWC, ASEAN dengan topik &#8220;Institutionalizing the Human Rights in ASEAN; Responding the Human Rights Issues in Southeast Asia Region dan Carolin Callenius dari Campaigner BftW Germany dengan topik &#8220;Social and Environmental Criteria for Agrofuel, an Advocacy Experience in EU Institutions&#8221;.<\/p>\n<p>Sedangkan spesial sesi pada kegiatan internasional ini diisi dengan paparan dari\u00a0Noer Fauzi Rachman dari IPB, Bogor dan Direktur Sayogyo Institute dengan memaparkan makalah\u00a0&#8220;Inevitable Market Driving: Structural Causes of Agrarian Conflicts\u201d. Acara dilanjutkan dengan kunjungan peserta ke lapangan dimana ada konflik masyarakat dengan perkebunan kelapa sawit di kabupaten Labuhan Batu, Deli Serdang dan Serdang Bedagai.<\/p>\n<p>Paska kunjungan lapangan acara dilanjutkan dengan Seminar Publik yang diberi topik &#8220;Landgrabbing and Palm Oil Plantation in Southeast Asia&#8221; yang dibuka oleh\u00a0Ny. Sariaty PR Siregar br Pardede\/Prof. Dr. Binsar Panjaitan, MPd, dan Drs. Arifin Sihombing, Msi. Pembicara pada seminar publik ini adalah;\u00a0Septer Manufandu dari Fokker Papua dengan paparan &#8220;Landgrabbing and Natural Resources Conflict, an Experience from Papua, dilanjutkan oleh Su Mei Toh dari Wild Asia, Malaysia, dengan paparan &#8220;Landgrabbing and Palm Oil Plantation in Malaysia. Pembicara lain dalam seminar publik adalah\u00a0Carolin Callenius dari Indirect Landgrabbing dengan paparan &#8220;The Role of The North in Large Scale Land Accuisition in the South&#8221;. \u00a0Michael Schirmer\u00a0Coordinator &#8220;Protection of Social Movements&#8221;\u00a0Brot f\u00fcr die Welt dengan paparan &#8220;Criminalizations: Shrinking Political Space of Civil Society Action&#8221;. Dan diakhiri oleh\u00a0Longgena Ginting: &#8220;Landgrabbing and Palm Oil Plantation in Southeast Asia: Sharing the Results of the conference of Landgrabbing and Palm Oil Plantation in Southeast Asia&#8221;.<\/p>\n<p>Acara ditutup dengan menyusun pernyataan atau seruan bersama yang dapat dibuka pada <span style=\"color: #0000ff;\"><strong><a title=\"Pernyataan Bersama\" href=\"https:\/\/docs.google.com\/file\/d\/0B_LaPwM9ahcPUVVmVW9wLVg0dzA\/edit\" target=\"_blank\"><span style=\"color: #0000ff;\">link berikut ini&#8230;..<\/span><\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><em>Foto:\u00a0hukum.kompasiana.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baru-baru ini diselenggarakan kegiatan &#8220;Konsultasi Masyarakat Sipil dan Tanggapan Akademisi Asia Tenggara terhadap Perkebunan Kelapa Sawit dan Perampasan Tanah&#8221;, yang berlangsung di Hermina Center Universitas Darma Agung (UDA) dan Hotel Tiara Medan pada tanggal 5 sampai 10 Nopember 2012. Acara dibuka dengan pemaparan singkat tentang kondisi perkelapa sawitan di Sumatera Utara oleh Rektor\/Ketua Departemen Penelitian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[137,138],"class_list":["post-1113","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-advokasi","tag-perampasan-tanah","tag-perkebunan-kelapa-sawit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1113"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1113\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1116,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1113\/revisions\/1116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bitra.or.id\/2012\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}