|
 Program Community Development adalah program yang dilakukan BITRA Indonesia dari gabungan antara program pertanian dan peningkatan ekonomi rakyat. Adapun issu yang diangkat dalam program ini adalah: - Pertanian Polikultur (Kebun Tanaman Campuran) yang memiliki daya dukung sangat tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
- Pertanian Selaras Alam (PSA) atau Pertanian Organik (PO)
- Tanaman Berkhasiat Obat dan Kesehatan Alternatif
- Kelompok Perempuan Credit Union (CU)
- Pemasaran Bersama Produk Pertanian
- Berbagai macam Pelatihan dengan Metodologi Partisipatif
Program pengembangan masyarakat ini dikembangkan di 7 Kabupaten yakni: - Deli Serdang
- Serdang Bedagai
- Langkat
- Padang Lawas
- Padang Lawas Utara
- Karo
- Mandailing Natal
Penanggung Jawab Kegiatan: - Ir. Listiani: Sebagai Manejer & supervisor kegiatan program pengembangan masyarakat;
- Restu Aprianta Tarigan; Staf Lapangan program Pertanian Selaras Alam, Pertanian Polikultur (kebun tanaman campuran/mix farming) di wilayah Dataran tinggi dan penanggung jawab ‘Pemasaran Bersama Produk Pertanian’ di wilayah Deli Serdang.
- Jumarni; Staf lapangan Pertanian Selaras Alam dan Pertanian Polikultur (kebun tanaman campuran/mix farming) wilayah Serdang Bedagai dan Deli Serdang Timur serta penanggung jawab isu gender dan pertanian organic;
- Pelita (relawan kader); penanggung jawab pengembangan ekonimi rakyat, Forum Pengembangan Ekonomi Rakyat (FPERa) dan Credit Union;
- Delianto: Staf Lapangan Pertanian Selaras Alam dan Pertanian Polikultur (kebun tanaman campuran/mix farming).
- Misdi: Staf Lapangan program Kebun Tanaman Berkhasiat Obat dan Kesehatan Alternatif;
Kegiatan-kegiatan umum program ini meliputi: - Kegiatan Agricultural in Harmony with Nature diisi dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a. Pendampingan kelompok b. Pelatihan dan lokakarya yang berkaitan dengan pertanian selaras alam/pertanian organik bagi kelompok masyarakat dan mitra-mitra lembaga; c. Sekolah Lapang Pertanian Selaras Alam untuk komoditi kakao model polikultur, hortikultura dan padi. d. Pelatihan teknis budidaya tanaman secara selaras alam untuk tanaman keras campuran, tanaman obat, padi dan hortikultura. Dalam pelatihan ini sekaligus dipelajari praktek pembuatan pupuk dan pestisida alami, perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif; e. Seminar, studi banding dan magang pertanian selaras alam; f. Mengembangkan kebun polikultur seluas 300 hektar sebagai kegiatan pertanian berkelanjuatan di Tapanuli Selatan, Karo dan Serdang Bedagai. Kegiatan Tanaman Obat dan Kesehatan Alternatif diisi dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a. Pendampingan kelompok; b. Pelatihan akupuntur/akupresur dasar dan lanjutan; c. Training of Trainer untuk mempersiapkan kelompok menjadi pelatih dalam pelatihan akupuntur; d. Seminar dan studi banding menyangkut tanaman obat dan kesehatan alternative e. Membangun 3 klinik kesehatan alternatif. 3. Credit Union a. Mendampingi dan menumbuhkan kelompok Perempuan Credit Union di semua wilayah dampingan. Kelompok yang mempunyai kegiatan pertanian dan kegiatan yang lain akan difasilitasi juga untuk mengembangkan usaha bersama simpan pinjam dengan mengikuti pola ekonomi kolektif yang dikembangkan sistem Credit Union.
b. Pelatihan pembukuan, studi banding dan Training of Trainer bagi anggota kelompok CU yang dilakukan atas kerjasama BITRA Indonesia dengan Forum Penguatan Ekonomi Rakyat (FPERa); 4. Pelatihan ddengan metode Partisipatif
a. Memfasilitasi berbagai macam pelatihan yang menjadi kebutuhan kelompok dampingan; b. Memfasilitasi pelatihan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) bagi staf dan kelompok sebagai salah satu metodologi pendampingan.
5. Pemasaran Bersama Produk Pertanian Sejak tahun 2001 BITRA Indonesia bersama kelompok dampingan di kecamatan Sibolangit telah mengembangkan kegiatan pemasaran bersama secara khusus untuk komoditi kakao. Kegiatan ini terus dikembangkan. Saat ini (2004 s/d sekarang) kegiatan pemasaran kakao telah meliputi 4 kecamatan yakni Kecamatan Sibolangit, Pancur Batu, Kutalimbaru dan Namo Rambe. Untuk daerah dataran tinggi ini pemasaran bersama dilakukan oleh koperasi yang didirikan masyarakat sendir, yakni Koperasi Pemasaran Bersama Usaha Tani (KPBUT). Di wilayah dataran rendah, petani padi sudah memulai memasarkan padi hasil pertanian selaras alamnya. Setiap bulan kelompok sudah memasarkan produknya sebanyak 1 ton. Sebagai tahap awal kelompok ini tetap berusaha untuk meningkatkan jumlah produk dan petani yang memproduksi padi organic. Produksi dipasarkan oleh 2 kelompok, kelompok Beras Masyarakat (Berma) di Deli Serdang & kelompok Pangan Sehat di Serdang Bedagai. Untuk mendukung kegiatan pemasaran produk pertanian ini BITRA Indonesia bersama kelompok melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: a. Pengadaan alat pendukung untuk pemasaran seperi blower, timbangan dan alat pendukung lainnya; b. Pelatihan mutu untuk meningkatkan mutu produk pertanian; c. Pembuatan perencanaan bisnis pemasaran kakao rakyat Sumatera Utara; d. Studi Banding, magang dan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan pemasaran; e. Pemasaran bersama produk pertanian terutama kakao dan beras. |