Sunday, 05 Sep 2010
You are here: Home Community Dev.
Community Development

 

Program Community Development adalah program yang dilakukan BITRA Indonesia dari gabungan antara program pertanian dan peningkatan ekonomi rakyat. Adapun issu yang diangkat dalam program ini adalah:

  1. Pertanian Polikultur (Kebun Tanaman Campuran) yang memiliki daya dukung sangat tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
  2. Pertanian Selaras Alam (PSA) atau Pertanian Organik (PO)
  3. Tanaman Berkhasiat Obat dan Kesehatan Alternatif
  4. Kelompok Perempuan Credit Union (CU)
  5. Pemasaran Bersama Produk Pertanian
  6. Berbagai macam Pelatihan dengan Metodologi Partisipatif

Program pengembangan masyarakat ini dikembangkan di 7 Kabupaten yakni:

  1. Deli Serdang
  2. Serdang Bedagai
  3. Langkat
  4. Padang Lawas
  5. Padang Lawas Utara
  6. Karo
  7. Mandailing Natal

Penanggung Jawab Kegiatan:

  1. Ir. Listiani: Sebagai Manejer & supervisor kegiatan program pengembangan masyarakat;
  2. Restu Aprianta Tarigan; Staf Lapangan program Pertanian Selaras Alam, Pertanian Polikultur (kebun tanaman campuran/mix farming) di wilayah Dataran tinggi dan penanggung jawab ‘Pemasaran Bersama Produk Pertanian’ di wilayah Deli Serdang.
  3. Jumarni; Staf lapangan Pertanian Selaras Alam dan Pertanian Polikultur (kebun tanaman campuran/mix farming) wilayah Serdang Bedagai dan Deli Serdang Timur serta penanggung jawab isu gender dan pertanian organic;
  4. Pelita (relawan kader); penanggung jawab pengembangan ekonimi rakyat, Forum Pengembangan Ekonomi Rakyat (FPERa) dan Credit Union;
  5. Delianto: Staf Lapangan Pertanian Selaras Alam dan Pertanian Polikultur (kebun tanaman campuran/mix farming).
  6. Misdi: Staf Lapangan program Kebun Tanaman Berkhasiat Obat dan Kesehatan Alternatif;

Kegiatan-kegiatan umum program ini meliputi:

  1. Kegiatan Agricultural in Harmony with Nature diisi dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
    a. Pendampingan kelompok
    b. Pelatihan dan lokakarya yang berkaitan dengan pertanian selaras alam/pertanian organik bagi kelompok masyarakat dan mitra-mitra lembaga;
    c. Sekolah Lapang Pertanian Selaras Alam untuk komoditi kakao model polikultur, hortikultura dan padi.
    d. Pelatihan teknis budidaya tanaman secara selaras alam untuk tanaman keras campuran, tanaman obat, padi dan hortikultura. Dalam pelatihan ini sekaligus dipelajari praktek pembuatan pupuk dan pestisida alami, perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif;
    e. Seminar, studi banding dan magang pertanian selaras alam;
    f. Mengembangkan kebun polikultur seluas 300 hektar sebagai kegiatan pertanian berkelanjuatan di Tapanuli Selatan, Karo dan Serdang Bedagai.
  2. Kegiatan Tanaman Obat dan Kesehatan Alternatif diisi dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

a. Pendampingan kelompok;
b. Pelatihan akupuntur/akupresur dasar dan lanjutan;
c. Training of Trainer untuk mempersiapkan kelompok menjadi pelatih dalam pelatihan akupuntur;
d. Seminar dan studi banding menyangkut tanaman obat dan kesehatan alternative
e. Membangun 3 klinik kesehatan alternatif.

     3. Credit Union

a. Mendampingi dan menumbuhkan kelompok Perempuan Credit Union di semua wilayah dampingan. Kelompok yang mempunyai kegiatan pertanian dan kegiatan yang lain akan difasilitasi juga untuk mengembangkan usaha bersama simpan pinjam dengan mengikuti pola ekonomi kolektif yang dikembangkan sistem Credit Union.

b. Pelatihan pembukuan, studi banding dan Training of Trainer bagi anggota kelompok CU yang dilakukan atas kerjasama BITRA Indonesia dengan Forum Penguatan Ekonomi Rakyat (FPERa);
    4. Pelatihan ddengan metode Partisipatif
a. Memfasilitasi berbagai macam pelatihan yang menjadi kebutuhan kelompok dampingan;
b. Memfasilitasi pelatihan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) bagi staf dan kelompok sebagai salah satu metodologi pendampingan.

    5. Pemasaran Bersama Produk Pertanian

Sejak tahun 2001 BITRA Indonesia bersama kelompok dampingan di kecamatan Sibolangit telah mengembangkan kegiatan pemasaran bersama secara khusus untuk komoditi kakao. Kegiatan ini terus dikembangkan. Saat ini (2004 s/d sekarang) kegiatan pemasaran kakao telah meliputi 4 kecamatan yakni Kecamatan Sibolangit, Pancur Batu, Kutalimbaru dan Namo Rambe. Untuk daerah dataran tinggi ini pemasaran bersama dilakukan oleh koperasi yang didirikan masyarakat sendir, yakni Koperasi Pemasaran Bersama Usaha Tani (KPBUT).

Di wilayah dataran rendah, petani padi sudah memulai memasarkan padi hasil pertanian selaras alamnya. Setiap bulan kelompok sudah memasarkan produknya sebanyak 1 ton. Sebagai tahap awal kelompok ini tetap berusaha untuk meningkatkan jumlah produk dan petani yang memproduksi padi organic. Produksi dipasarkan oleh 2 kelompok, kelompok Beras Masyarakat (Berma) di Deli Serdang & kelompok Pangan Sehat di Serdang Bedagai.

Untuk mendukung kegiatan pemasaran produk pertanian ini BITRA Indonesia bersama kelompok  melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

a. Pengadaan alat pendukung untuk pemasaran seperi blower, timbangan dan alat pendukung lainnya;
b. Pelatihan mutu untuk meningkatkan mutu produk pertanian;
c. Pembuatan perencanaan bisnis pemasaran kakao rakyat Sumatera Utara;
d. Studi Banding, magang dan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan pemasaran;
e. Pemasaran bersama produk pertanian terutama kakao dan beras.
Filter     Display # 
# Article Title Author Hits
1 PO/PSA Administrator 85
2 Pertanian Organik Administrator 114
3 Gerakan Kesehatan Mandiri Administrator 47
4 Pemasaran Bersama Sistem Lelang Administrator 74
5 Polikultur (Kebun Tanaman Campuran) Isw 152
6 Mengoptimalkan Potensi Pertanian Organik Isw 360
7 Sekolah Lapang & Lelang Kakao Memberi Keuntungan Lebih Bagi Petani & Lingkungan Isw 165
8 Pelatihan Peningkatan Mutu Biji Kakao Isw 228
9 Sekolah Lapang, Sebuah Pencerahan Bagi Petani Isw 616
10 Selaras Dengan Alam di Namo Landur Isw 302
11 Polikultur; Jalan Menuju Perbaikan Ekonomi yang Ekologis Isw 918
12 Pulau Gambar; Perseteruan Sunyi Model Pertanian Isw 378
13 Memasyarakatkan Pertanian Organik Teddy 559
14 YANG MISKIN DAPAT PENGOBATAN ALTERNATIF GRATIS Iswan Kaputra 341
15 Kebijakan Pemerintah Rugikan Petani Karet Administrator 400
16 Harga Gabah di Sergai Anjlok, Bulog Diminta Lakukan Pembelian Administrator 166
17 5,11 Juta Jiwa Penduduk Indonesia Kategori Sangat Rawan Pangan Administrator 319
18 Stok Beras Sumut Cukup hingga Akhir Tahun Administrator 167
19 Revitalisasi Pertanian Belum Didukung Kebijakan Sektor Lain Administrator 455
20 Kisah Sedih Nasib Transmigrasi Pola Inti Rakyat Peternakan Warga Trans Tapsel Administrator 299
21 Masyarakat Desa Paya Bojing Minta Pemda Tertibkan Ternak Administrator 164
22 Irigasi Tidak Berfungsi, Petani Tapsel Alihkan Tanaman Pangan ke Sawit Administrator 249
23 BPR Guna Rakyat Resmi Beroperasi di Lubuk Pakam Administrator 240
24 Pusri Gantikan PIM Penanggungjawab Pupuk Ke Sumut Administrator 175
25 Pestisida Nabati Cara Mudah Kendalikan OPT Administrator 2104
26 Pertanian Monokultur Dinilai Hilangkan Keanekaragaman Varietas Tradisional Administrator 1030
27 Bermodalkan Rp 800.000, Petani Melon Peroleh Hasil hingga Rp 4 Juta Administrator 858
28 Hari Ini, Beras Impor Vietnam Tiba di Belawan Administrator 258
29 Bupati Sergai Tinjau Pompa Air Bersih di Desa Kotarih Pekan Administrator 225
30 Penindasan Petani Oleh Kapitalis Melalui Benih Administrator 246
31 Pertanian Organik Kurangi CO2 Administrator 307
32 Sistem Polikultur, Apa Bisa Diterapkan ? Administrator 456