Sunday, 05 Sep 2010
You are here: Home
Launching Gerakan Penghijauan di Sejangkau Siar Radio Komunitas MITRA FM PDF Print E-mail
Written by Isw   
Monday, 14 June 2010 04:43

Green movementHamparan Perak (05/06),

Hutan merupakan sumber daya alam yang tidak ternilai karena di dalamnya terkandung keanekaragaman hayati sebagai sumber plasma nutfah, sumber hasil hutan kayu dan non-kayu, pengatur tata air, pencegah banjir dan erosi serta kesuburan tanah. Perlindungan alam hayati untuk kepentingan ilmu pengetahuan, kebudayaan, rekreasi, pariwisata dan sebagainya. Karena itu pemanfaatan hutan dan perlindungannya telah diatur dalam UUD 45, UU No. 5 tahun 1990, UU No 23 tahun 1997, UU No. 41 tahun 1999, PP No 28 tahun 1985 dan beberapa keputusan Menteri Kehutanan serta beberapa keputusan Dirjen PHPA dan Dirjen Pengusahaan Hutan. Namun gangguan terhadap sumber daya hutan terus berlangsung bahkan intensitasnya makin meningkat.

Last Updated on Tuesday, 27 July 2010 03:36
Read more...
 
Menggerakkan Sistem Pangan Komunitas PDF Print E-mail
Written by Isw   
Wednesday, 26 May 2010 05:15

Kedaulatan Pangan

Oleh, Wahono (Knowledge Management, KRKP)

Berbagai kebijakan pertanian dan pangan selama ini tengah dikembangkan dan diimplementasikan melalui aneka program. Meski demikian berita tentang rawan pangan pada suatu komunitas tidak juga hilang begitu saja. Sedemikian banyaknya proyek-proyek tentang ketahanan pangan, namun masih saja tidak mampu menjangkau semua kelompok masyarakat. Hal ini bisa disebabkan oleh tingginya tingkat kerentanan masyarakat di suatu wilayah, seperti di pulau-pulau kecil atau dampak dari bencana alam.

Fenomena rawan pangan yang terus terjadi ditengah maraknya aneka program pemerintah, mestinya menjadi salah satu momentum untuk mawas diri. Menjamin ketahanan pangan masyarakat yang tersebar di Nusantara dengan aneka kondisinya, tidak bisa dilakukan melalui sebuah paket program yang masif. Kebijakan terkait ketahanan pangan, meskipun terbuka untuk dimodifikasi dengan mengakomodasi keragaman, namun perangkat pelaksanaannya masih serupa.

Last Updated on Tuesday, 27 July 2010 03:37
Read more...
 
Sekolah Lapang & Lelang Kakao Memberi Keuntungan Lebih Bagi Petani & Lingkungan PDF Print E-mail
Written by Isw   
Monday, 03 May 2010 07:04

Masyarakat Namo Pinang sejak turun temurun telah mengelola lahan pertanian mereka secara tradisional. Umumnya tanaman yang menjadi sumber penghasilan mereka adalah beberapa jenis tanaman keras yang ditanam di lahan yang sama seperti; durian, manggis, duku, pinang, langsat, kakao dan beberapa tanaman lainnya. Meskipun demikian, tetap saja hasil panen yang mereka dapatkan jauh dari yang diharapkan. Pasalnya penataan dan manajemen kebun yang tidak tepat menyebabkan tanaman-tanaman tersebut tidak bisa berbuah dengan maksimal. Padahal bentuk lahan yang mereka miliki sangat potensial untuk dikembangkan menjadi lahan polikultur.

Last Updated on Tuesday, 27 July 2010 03:37
Read more...
 
Mengoptimalkan Potensi Pertanian Organik PDF Print E-mail
Written by Isw   
Thursday, 06 May 2010 06:05

 

Pertanian Organik

 

Cikal bakal pertanian organik sudah dikenal semenjak ilmu bercocok tanam dipraktekkan oleh manusia. Sepuluh ribu tahun yang lalu ketika manusia mulai menetap dan bercocok tanam, manusia ketika itu menerapkan pola pertanian secara tradisional dengan menggunakan bahan-bahan alamiah. Tetapi kemudian seiring dengan meningkatnya kebutuhan suplai makanan akibat dari ledakan populasi manusia menyebabkan perubahan pada pengelolaan lahan pertanian. Di dukung oleh kemajuan ilmu pengetahuan di bidang pertanian, kemudian bermunculanlah bahan-bahan kimia sintetis yang dapat mendongkrak hasil panen. Gerakan intensifikasi pertanian melalui asupan bahan kimia sintetis ini dikenal dengan gerakan revolusi hijau.  

Last Updated on Tuesday, 27 July 2010 03:37
Read more...
 
Kebijakan Tentang Pengelolaan Kesehatan Alternatif Perlu Diinisiasi PDF Print E-mail
Written by Isw   
Friday, 30 April 2010 11:27

RDP

Komisi E DPRD Sumut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Brilian Moktar, SE menerima perwakilan Asosiasi Pengobatan Alternatif Sumatera Utara (APASU), Yayasan BITRA Indonesia dan perwakilan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara di ruang kerja Komisi (28/04).
Dalam kesempatan Rapat dengar pendapat ini, APASU menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan kiprah mereka sebagai praktisi pengobat alternatif (tradisional) di Sumatera Utara.

Last Updated on Thursday, 06 May 2010 05:46
Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 2 of 37