Sunday, 05 Sep 2010
You are here: Home
Lubuk Larangan PDF Print E-mail
Written by Isw   
Tuesday, 23 March 2010 05:55

Kearifan Lokal, Tradisi Konservasi Lingkungan oleh Masyarakat Mandailing Natal

Lubuk 1Semakin mengemukanya issu pemanasan global (global warming) membuat kita untuk arif dan bijak pada alam dalam berbagai aspek kehidupan. Komunitas masyarakat adat sejak jaman nenek moyang kita telah mengajarkan berbagai macam pelajaran sangat berharga untuk menghormati alam. Kehidupan masyarakat tradisional yang masih kuat memegang dan menjalankan adat memposisikan diri mereka sebagai kelompok yang diidealkan dalam berhubungan dengan alam, menekankan pada realita akan adanya hubungan spiritualitas masyarakat dengan alam. Konsep ini yang kemudian di modern-kan oleh kalangan pelaku pengembang masyarakat menjadi konsep pembangunan masyarakat baru yang memadukan kepercayaan, kebiasaan lama dan kearifan lokal, untuk menumbuhkan kehidupan modern yang sangat menghormati lingkungan hidup. Modern dan maju tapi tidak merusak alam…!

Last Updated on Wednesday, 16 June 2010 06:36
Read more...
 
Rantai Wirausaha Masyarakat Desa di Serdang Bedagai PDF Print E-mail
Written by Isw   
Tuesday, 23 March 2010 05:23

 

Opak

Jika berkesempatan melawat ke Sumatera Utara dan Anda punya kesempatan pula menelusuri jalan darat mejunu kota kecil Tebing Tinggi dari kota Medan, Anda akan melintasi sebuah tempat wisata kuliner yang sangat menarik pemandangan mata dan menggugah hasrat untuk menjamah makanan ringan yang dipajang di sisi kiri dan kanan jalan Pasar Bengkel (berjarak lebih kurang 30 KM dari kota Medan ke arah Tenggara), Setelah melewati kota kecil Perbaungan. Berbagai aneka makanan ringan dan oleh-oleh terpajang di kios-kios yang ada di sepanjang jalan Pasar Bengkel. Aneka jajanan dan oleh-oleh tersebut sebahagian besar terbuat dari ubi kayu (secara nasional biasa disebut singkong).

Aneka jajanan tersebut antara lain: keripik ubi, rengginang, mie yeye, opak, keripik pedas, keripik ubi rambat/ubi jalar, dan berbagai macam jajanan lain, sebahagian khas dari daerah setempat dan sebahagian lain adalah jajanan umum, namun tetap buatan asli pengrajin setempat.

 

Last Updated on Thursday, 06 May 2010 05:47
Read more...
 
Mengunjungi Lumbung Tersisa PDF Print E-mail
Written by Isw   
Friday, 29 January 2010 04:36
Salah satu lumbung dengan bangunan tradisioanal yang masih tersisa di Tapanuli UtaraMasak petani nanya harga padi ke pedagang?” pertanyaan Anwar ini cukup menggelitik. Bapak dua anak berusia tiga puluh lima tahun yang juga berprofesi sebagai petani di Desa Sei Buluh, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai, Sumatera Utara ini terenyuh melihat kondisi petani kebanyakan hari ini.
 
Di sektor hulu, mulai dari ketersediaan pupuk sampai kebutuhan perawatan tanaman, petani ditekan dengan harga yang semakin tinggi. Sementara di sektor hilir, mulai dari panen sampai penjualan, petani dihantui oleh harga gabah yang tidak stabil, malah cenderung turun.
Last Updated on Friday, 12 February 2010 05:59
Read more...
 
Dalih Kepentingan Umum dalam RUU Pengadaan Tanah PDF Print E-mail
Written by Isw   
Friday, 12 February 2010 04:49

Aksi menentang perampasan tanah masyarakat di DPRD Sumut, Desember 2008Proyek infrastruktur kita yang berjalan bak siput telah menuduh proses pengadaan tanah sebagai biang keladi persoalannya. Bayangkan, selama 3 tahun terakhir, dari 21 ruas atau 1700 KM rencana jalan tol trans Jawa yang membutuhkan tanah seluas 6734 Ha, baru 14 persen atau 939 Ha tanah yang bisa dibebaskan.

Berdasarkan hal tersebut dan sejalan dengan rekomendasi national summit, pemerintah menjawab dengan mengusulkan RUU Pengadaan Tanah bagi Kepentingan Umum. Sebab, peraturan yang selama ini dipakai Perpres 36/2005 jo 65/2006 tentang Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Umum dan Pembangunan dinilai terlalu lembek.
Last Updated on Friday, 12 February 2010 05:35
Read more...
 
Sekolah Lapang, Sebuah Pencerahan Bagi Petani PDF Print E-mail
Written by Isw   
Thursday, 28 January 2010 09:50
SL-PSA
Padi (oryza sativa) merupakan komoditi pangan utama penduduk Indonesia. Akibat bertambahnya penduduk dan berkurangnya areal sawah, sejumlah pihak terus berupaya mengembangkan teknologi budidaya padi. Tapi sayang, sejumlah teknologi temuan tidak berdasar pada kelestarian lingkungan alam.
Pemupukan, pengendalian hama dan penyakit dengan racun sintesis yang tidak mengikuti aturan pemakaian serta penggunaan benih di lahan pertanian, membuat petani melupakan budidaya pertanian selaras alam. Jika keadaan ini terus berlangsung, maka ketergantungan petani akan asupan dari luar takkan bisa diretas.

 

Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 04:58
Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 4 of 37