TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Our Supporting Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Modul Polikultur

Buku

BUM Desa Lumban Lobu Toba Samosir Bangkrut

06/11/2019 , , ,

Gambar/Ilustrasi: rencongpost.com

Medanbisnisdaily.com-Balige. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba Samosir(Tobasa) bangkrut. Dua jenis usaha yang dikelola dengan modal sebesar Rp 200 juta saat ini sudah tutup.

“Ada dua jenis usaha yang dikelola Bumdes Desa Lumban Lobu, usaha bengkel sepeda motor dan usaha peternakan babi. Kedua usaha tersebut saat ini sudah tidak berjalan dan diduga bangkrut, “ujar M Sitorus, salah seorang warga, Selasa (5/11/2019), di Lumban Lobu.

Dia mengatakan, kedua jenis usaha yang dibuka dengan mempergunakan modal dari sumber dana Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2018 sebesar Rp 200 juta diharapkan bisa berkembang untuk menguatkan ekonomi masyarakat, namun hal itu justru sebaliknya bangkrut.

“Masyarakat sangat menunggu bagaimana tindak lanjut usaha itu, kalaupun sudah tutup atau bangkrut mustinya ada penjelasan pertanggung jawaban dari pengurus termasuk kepala desa maupun petugas Bumdes, “sebutnya bertanya atas kejadian itu siapa yang bertanggung jawab.

Kepala Desa, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Torang Sitorus membenarkan bahwa Bumdes Desa Lumban Lobu sedang bermasalah dan bangkrut. Ia telah konsultasi dengan Kantor PMD dan Inspektorat.

“Ketika saya melihat tidak ada perkembangan dan malah merugi sebagai pemerintah desa menyampaikan secara konsultasi kepada pimpinan,” katanya.

Juga disampaikan Kades yang didampingi Ketua BPD, Abner Sitorus keberadaan Bumdes yang saat ini telah tutup dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 200 juta dari DD TA 2018 kini sementara untuk program serupa akan dihentikan sebelum ada kepastian atau perubahan.

“Berulang kali saya nasehati pengurus termasuk direkturnya tetapi hingga saat ini tidak ada penjelasan. Atas dasar itu, kami serahkan sepenuhnya kepada Inspektorat dan PMD, ” ucapnya menyebut seluruh kegiatan Bumdes saat ini sudah dihentikan karena lebih cenderung merugi.

Ketua BPD Abner Sitorus juga menambahkan agar Inspektorat dan PMD benar-benar memberikan perhatian untuk tindak lanjut Bumdes-nya sebab dalam hal itu Bumdes tidak dapat berkelanjutan.

“Kami berharap supaya namanya program penguatan dan peningkatan ekonomi yang sumber dananya dari DD benar-benar ada pertanggung jawaban dan tidak hilang begitu saja,” terangnya menyebut pihaknya sebagai BPD juga sering memberikan masukan kepada pengurus tetapi tidak ada perubahan.

=========================

Bumdes Bangkrut, Kades Lumban Lobu Tobasa Selamatkan DD Rp 16 Juta

Kepala Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Torang Sitorus, menyselamatkan dana desa (DD) sebanyak Rp 16 juta dari Rp 200 juta modal Badan Usaha(Bumdes) yang dikelola untuk usaha bengkel dan peternakan babi yang kini bangkrut.

“Waktu itu dana desa kami sepakati untuk usaha di Bumdes Rp 200 juta. Entah apa yang terjadi usaha makin hari makin merugi terakhir tinggal Rp 16 juta, “ujar Kades Lumban Lobu, Torang Sitorus, Selasa (5/11/2019), di Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi.

Kades mengatakan, adapun uang yang diselamatkan adalah dari hasil lelang ternak yang tinggal beberapa ekor karena sangat dikhawatirkan malah habis begitu saja.

“Pelelangan yang kami buat adalah atas hasil musyawarah bersama BPD. Saat itu semua setuju agar uang sebanyak Rp 200 juta tidak hilang sama sekali, “sebutnya.

Kata Kades, pengelolaan Bumdes yang saat ini sudah tutup atau bangkrut dulunya dipimpin oleh Dolok Tonggo Tua Sitorus dan sering diingatkan supaya membuat laporan tetapi tak pernah ada.

“Sebagai kepala desa dan perangkat lainnya tidak mau disalahkan dalam hal ini secepatnya kami datangi kantor PMD dan Inspektorat untuk konsultasi sekaligus minta petunjuk, ” ucapnya menyebut sejak disampaikan kepada Inspektorat belum pernah turun untuk audit.

Menurut Torang Sitorus, menunggu adanya kepastian dari pimpinannya baik PMD maupun Inspektorat seperti apa nantinya masalah tersebut pihaknya bersama BPD dan perangkat desa DD TA 2019-2020 fokus dipergunakan untuk bangunan fisik.

“Kami tidak mau bermasalah kedua kalinya, cukup permasalahan ini sebagai pelajaran. Untuk Bumdes kemungkinan sampai belum tuntas tidak akan berlanjut,” katanya.

Senada disampaikan Ketua BPD, Abner Sitoru. Kata dia, bangkrutnya Bumdes yang mengelola usaha bengkel dan peternakan babi adalah di luar dugaanya. Karena di awal pembicaraan dalam rapat akan mampu menghasilkan pendapatan asli desa (PAD), ternyata sebaliknya, bangkrut.

“Meski keputusan pahit yang pasti upaya kami melelang sisa ternak senilai Rp 16 juta adalah bentuk penyelamatan,”ucapnya.

Reporter: Tumbur Tumanggor
Editor: Sasli Pranoto Simarmata
Sumber: www.medanbisnisdaily.com

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107