TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Our Supporting Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Modul Polikultur

Buku

Bupati Sergai Soekirman: Petani Berprestasi Pantas Terima Penghargaan

15/08/2018 , , ,

Bupati Sergai, Ir. H. Soekirman didampingi Sekdakab Sergai Drs. Hadi Winarno, menerima audensi petani berprestasi, Selasa (14/8/2018) diruang kerjanya. |

Sergai, sinarsergai.com – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, beri apreasi kepada para petani berprestasi, karena saat ini, sumbangsih mereka terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tertinggi dari pertanian pangan, mencapai 44 persen.

“Sehubungan dengan tema HUT Kemerdekaan RI tahun ini, yaitu kerja dan energi, maka sangatlah pantas para petani yang bekerja keras, menggunakan energi baik, terbarukan dan berprestasi di bidang pertanian diberikan penghargaan yang akan diberikan pada puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Sergai, 17 Agustus nanti.” Kata Soekirman.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Selasa (14/8/2018) dihadapan petani berprestasi Sergai yang beraudensi diruang kerjanya. “Para petani berprestasi ini dengan semangat untuk melangkahkan kakinya melakukan usaha demi masa depan bangsa. Sumber daya alam kita masih mentah, jika tidak ada teknologi maka akan sulit kita kelola dalam mencapai daya yang lebih besar untuk kemaslahatan masyarakat.” Tambahnya.

Dikemukakan Bupati, sejak tahun 1990 lalu ada sebuah kelompok pertanian di Serdang Bedagai yang didampingi Yayasan BITRA Indonesia, dan sampai sekarang kegiatan usaha pertaniannya masih berjalan dengan baik. Hal ini hendaknya menjadi pembelajaran dan sebagai pemukul bagi kalangan kelompok masyarakat yang menerima bantuan pemerintah, namun justru mengabaikan bantuan (tidak dirawat dengan baik – Red), hingga rusak dan tidak terpakai.

Selanjutnya kata Soekirman, “untuk membantu distribusi beras organik, Pemerintah Daerah (Pemda) akan merencanakan himbauan untuk mengkonsumsi beras organik untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dikelola melalui Koperasi Pegawai Negeri, termasuk juga rumah sakit milik pemerintah untuk menjadi pelanggan dalam mengkonsumsi beras organik lokal Sergai untuk konsumsi pasien.” Begitu gagasannya.

Sehubungan perkembangan aplikasi pertanian telah diterapkan diberbagai negara seperti India yang menggunakan drone dalam pemanfaatan aplikasi teknologi pertanian, sebut Bupati, “ada juga semacam Grab Traktor, yaitu penyewaan traktor bagi petani, sehingga petani tidak perlu harus membeli traktor lagi,” tambahnya.

Diharapkan, peringatan 17 Agustus 2018 dapat dijadikan moment agar kita dapat bangkit, karena tantangan bagi petani semakin besar di masa yang akan datang. Gerakan bangkit ini diharapkan dapat dapat memberi ruang lebih besar pada petani untuk mengabarkan atau mengekspose berbagai kegiatan dan upaya dan kontribusi petani dalam proses pembangunan. Pada peringatan 17 Agustus nanti juga akan ditampilkan produk unggulan petani lokal Sergai, sebagai rasa hormat Pemkab Sergai pada para para pahlawan pertanian yang telah berjuang untuk memberi makan masyarakat. “Teruslah melakukan gerakan pembangunan agar Sergai ini dapat semakin unggul, inovatif dan berkelanjutan”, ujar Bupati.

Sebelumnya, Kadis Pertanian Sergai Radianto Panjis SP, MMA menuturkan, “sektor pertanian telah banyak memberikan andil bagi harumnya nama Kabupaten Sergai pada tingkat provinsi, nasional hingga internasional. Untuk itu, hari ini kita hadirkan para petani berprestasi seperti petani jamur, beras organik, pencipta mesin chopper blender (mesin penghancur limbah sawit), serta pelaku pertanian lain yang menjadi motivator bagi petani lainnya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Inilah para pahlawan pertanian yang dirasa layak mendapatkan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan selama ini untuk Kabupaten Sergai.”

Kamarudin, selaku petani beras organik dari Desa Lubuk Bayas yang ikut beraudiensi menyampaikan, “awalnya, dahulu kami belajar dari Yayasan BITRA. Kemudian melanjutkan pertanian organik dilahan masing-masing. Melalui tahap belajar dan terus belajar perlahan dapat meningkatkan produk padi organik walau dengan peralatan sederhana. Awalnya, pemasaran hasilnya masih tahap antar desa. Sekarang, pasar telah berkembang ke desa lain. Bahkan, dipercaya membimbing petani organik di Kota Tebing Tinggi. Namun tetap masih ada kendala-kendala yang dihadapi. Untuk itu kami berharap dibantu permodalan guna menampung gabah hasil panen padi organik dan pengadaan gudang juga lantai jemur.” Harap Kamarudin.

“Dari sisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sektor pertanian belum tumbuh setinggi seperti yang diharapkan. Untuk itu harus ada langkah-langkah terobosan seperti beras organik ini. Dari sisi ekonomi hal ini sangat penting guna mendukung program yang menyentuh langsung kepada masyarakat agar program yang dilaksanakan pemerintah, benar bahwa memang itu yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selanjutnya kami sangat mendukung tentang rencana himbauan Bupati agar ASN mengkonsumsi beras organik yang akan dikelola melalui Koperasi Pegawai Negeri dan akan berkoordinasi untuk mewujudkan hal tersebut.” Ungkap Sekdakab, Drs. Hadi Winarno, MM. (R-03)

Sumber (teks & foto): http://www.sinarsergai.com/2018/08/bupati-sergai-soekirman-petani.html

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107