TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Our Supporting Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Modul Polikultur

Buku

Keripik “Gosong” Hitam Nan Manis Ala Kelompok Melati

21/01/2016 , ,
Kelompok ibu rumah tangga Melati, para pengrajin makanan ringan "Keripik Gosong" dari desa Tanjung Harap, Kec. Serbajadi, Serdang Bedagai, Sumut.

Kelompok ibu rumah tangga Melati, para pengrajin makanan ringan “Keripik Gosong” dari desa Tanjung Harap, Kec. Serbajadi, Serdang Bedagai, Sumut.

Keripik Pisang? Pasti sudah familiar dengan penganan ringan yang satu ini. Bahkan tidak hanya Indonesia , di luar negeri sekali pun keripik pisang banyak diminati. Tapi apakah Anda sudah pernah mencoba Keripik Pisang khas Desa Tanjung Harap? Ya, keripik pisang gosong namanya. Sepertinya pepatah Don’t judge the book from the cover juga berlaku untuk keripik pisang ini. Rasa yang manis dan renyah jadi andalan.

Berbahan baku pisang yang sudah matang, tentunya juga menghemat biaya produksi karena rasa manis yang dihasilkan asli dari rasa pisang itu sendiri tanpa penambahan gula atau bahkan pemanis buatan. Keripik pisang yang sudah digoreng lalu dibungkus dalam kemasan plastik berisi kurang lebih 12 – 24 buah. Label kemasan pun tertera bertuliskan merk dan alamat produsen. Setiap bungkus keripik pisang ukuran terkecil dijual secara grosiran dengan harga Rp 400,- dan dijual eceran dengan harga Rp 500,- sedangkan untuk ukuran sedang dibandrol dengan harga Rp 5000,-. Masih terjangkau bukan?

Pemasaran produk rumahan keripik pisang ini tidak terlalu sulit, cara kami memasarkan dengan menitipkannya ke warung-warung kecil, rumah salon kecantikan di 3 kecamatan yakni kecamatan Serba Jadi, kecamatan Dolok Masihul, dan kecamatan Galang ujar Rukiyah salah seorang anggota pengrajin keripik pisang bagian pemasaran.

Mulanya usaha keripik pisang ini digeluti oleh Siti Aminah seorang. Siti memulai usahanya sejak 2012, Oleh sang suami dan terkadang beberapa tetangga yang kebetulan tidak berkegiatan pada saat produksi juga turut serta membantunya. Akan tetapi, mengingat tidak seimbangnya angka pertambahan permintaan dan besaran modal yang dimilikinya membuat Siti kewalahan. Hingga hal tersebut didengar oleh Ketua TP. PKK Desa Tanjung Harap, Masitah Nasution dan bersedia memberikan pinjaman lunak sebagai modal tambahan.

manusianya

Kini usaha rumahan Keripik Pisang Gosong ini menjadi usaha kelompok yang beranggotakan 10 orang dan telah berjalan kurang lebih 1 bulan. Keseluruhannya Ibu Rumah Tangga warga Dusun II Desa Tanjung Harap, mereka terbagi dalam 3 tim, Tim I bagian produksi di pegang oleh Siti Aminah, Tim II bagian pengemasan dipegang oleh Suwarseh dan Tim III bagian pemasaran dipegang oleh Murniati.

Menurut Murniati kendala yang ditemukan sekarang adalah pasokan bahan baku yang masih terbatas, karena itu kami harus mencarinya lagi dari luar desa. Memang ada rencana untuk membuat keripik dengan bahan baku yang lain, jadi bila pasokan pisang berkurang produksi keripik tetap berjalan ungkapnya.

Dapat menambah pemasukan sekaligus membangun produk rumahan, apalagi kalau sampai menjadi salah satu produk khas desa itu merupakan harapan kami, tutup Siti Aminah dengan senyumnya. (yag/hf)

Sumber (Teks & Foto): Website SID Desa Tanjung Harap: http://tanjungharap.pe.hu/index.php/first/artikel/114

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107