TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Our Supporting Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Modul Polikultur

Buku

Tanggulangi Jumlah Warga Miskin, Perangkat Desa Kebumen Bisa Lapor Online

04/12/2015 , , ,

image

Sebanyak 251.100  penduduk Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah masih tergolong penduduk miskin. Untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan, Kabupaten Kebumen membuat layanan terpadu termasuk dengan memanfaatkan jaringan internet di desa-desa

“Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kebumen tahun 2013 mencapai 251.100 jiwa atau sebesar 21,32% dari total penduduk 1,3 juta,” kata  Penjabat Bupati Kebumen M Arief, Rabu (9/9/2015).

Hal itu diungkapkan Arief saat Peresmian Unit Pelayanan Terpadu Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (UPT-P2K), Launching Sistem Informasi Desa, dan Pelayanan Cepat Taspen Kabupaten Kebumen di kantor UPT-P2K “Rumah Harapan”, Jalan Sarbini No. 37, Kabupaten Kebumen.

Menurut Arief tim koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan kinerjanya bisa dioptimalkan dengan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) yang hari ini diresmikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Selain itu untuk percepatan akses data dan informasi publik di desa, memang perlu diterapkan Sistem Informasi Desa (SID) yang juga diresmikan dalam waktu yang sama.

“Melalui SID diharapkan setiap warga desa akan mendapatkan informasi dengan mudah dan cepat,” pungkas Arief.
Selama ini bantuan untuk warga miskin belum terarah dengan baik karena belum ada detail tentang penerima bantuan tersebut.  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, dengan SID tersebut diharapkan ketua RT dan RW bisa membantu melakukan pendataan terhadap warganya yang tidak mampu.

“Kalau sudah punya (SID) nanti Kades tinggal perintah RT-RT untuk mendata,” kata Ganjar.

Saat ini SID secara online sudah terpasang di 100 desa sedangkan 339 desa lainnya masih offline dan baru diupayakan agar bisa online. SID dimaksudkan untuk sinkronisasi data yang digunakan sebagai dasar indikator penilaian masyarakat miskin karena selama ini pendataan dianggap kurang efektif.

“Saya ingin data yang pasti, jadi siapa yang masuk kategori miskin, dimana, butuh bantuan apa. Yang masuk kategori rumah tidak layak huni sekian, yang kurang makan sekian, yang kurang pendidikan sekian. Kalau itu sudah, bantuannya bisa mengalir ke sana. Makanya sistem informasi desa ini kalau 449 desa di Kebumen sudah online semuanya maka sangat bisa membantu pemerintah sehingga perlakuan kita bisa terkonsentrasi di tempat-tempat itu,” terang Ganjar.

Selain meresmikan PTP2K dan SID, pemerintah Kabupaten Kebumen bekerjasama dengan PT Taspen untuk program Aplikasi Gaji Integrasi Nasional yaitu pelayanan cepat pengurusan dan penyelesaian jaminan hari tua. Program itu sebagai wujud kepedulian terhadap aparatur sipil negara yang aktif atau purna tugas. (alg/try)

Sumber: detik.com
Foto: Angling Adhitya Purbaya (detik.com)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107