TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Our Supporting Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Modul Polikultur

Buku

Suratno: Ketua SERBILA yang Puitis

28/01/2014 , ,

Foto-JOKOWIlihat gunung

lihatlah lautan

lihatlah hutan

jiwa manusia yang takkan pernah memperhatikan

sampai di mana kesadaran tentang bumi yang kita tempati

(Kutipan dari bait terakhir puisi “Alamku Digerak Waktu”)

Nama lengkap pemilik puisi di atas sebenarnya Suratno Syamun, tapi teman-teman di Serikat Rakyat Binjai Langkat (SERBILA) kerap menyebutnya Jokowi. Mungkin karena tampangnya yang dianggap mirip Gubernur Jakarta yang senang blusukan itu, sebutan Jokowi pun lantas melekat di dirinya, dan menjadi panggilan akrab bagi teman-temannya. Termasuk di berbagai kelompok tani dampingan BITRA Indonesia.

Bagi lelaki kelahiran Gohor Lama, 15 Juni 1974 ini, dipanggil Jokowi sebenarnya kurang begitu sreg. “Tapi selama itu tidak berkesan negatif ya tidak masalah juga. Lagipula, kalau sebutan itu membuat teman-teman senang, apa salahnya,” ujarnya. Boleh jadi sikap legowo inilah yang membuat Suratno sering dipercayai sebagai pengurus di berbagai organisasi masyarakat, mulai dari remaja mesjid sampai organisasi rakyat. Baginya, yang penting adalah menambah teman dan wawasan.

Untuk menambah wawasannya, Suratno memang aktif di berbagai kegiatan kemasyarakatan, mulai dari lingkungan di mana dia tinggal, yaitu di Desa Stabat Lama Barat, sampai kegiatan politik di wilayah Kabupaten Langkat. Kini menjadi ketua di credit union (CU) Bina Mandiri, mengikuti kegiatan kesehatan alternatif, sampai menjabat ketua SERBILA, dia lakoni sebagai bentuk keperduliannya atas persoalan masyarakat sekaligus menambah pengetahuan.

Lajang yang murah senyum ini juga suka mendokumentasikan berbagai kegiatannya dalam bentuk karya tulis. Selain belajar otodidak, kreativitas menulis ini pernah dipelajarinya pula sewaktu dia mengikuti pelatihan jurnalistik yang diadakan Bitra Indonesia pada 2012 silam. Adapun beberapa tulisannya pernah dimuat di media cetak, seperti Majalah Suara Legislatif Langkat.

Kendati demikian, kesenangan Suratno pada puisi justru membuatnya lebih sering menulis puisi ketimbang artikel. Meskipun tidak semua puisinya untuk dipublikasikan secara luas, Suratno tetap bersetia menulis puisi. Beberapa puisinya antara lain bisa dilacak di blognya: www.suarakaryaku.blogspot.com. “Walaupun puisi-puisi saya kurang bagus, tapi menulis puisi ini seolah jadi hobi dan panggilan hati saya. Bahkan sudah menjadi bagian dari aktivitas keperdulian saya terhadap persoalan masyarakat, khususnya masyarakat di pedesaan,” katanya.

Puisi-puisi Suratno ini memang kerap menggambarkan suasana batinnya tentang kampung halamannya, terutama persoalan lingkungan yang menurutnya makin memprihatinkan. Aktif mengikuti perkembangan kelompok tani di daerahnya menjadikannya makin paham akan dinamika kelompok petani, sekaligus menginspirasinya untuk menulis puisi.

Kini, amanat dari Kongres SERBILA II yang berlangsung pada 27 Juni 2013 lalu menjadikan Suratno untuk lebih serius lagi mendalami persoalan masyarakat di sekitarnya, terutama soal petani yang ada di Langkat. Jabatan sebagai ketua SERBILA ini memang dipercayakan kepada Suratno melihat keaktifan dan keseriusannya terhadap isu-isu pertanian, sosial budaya dan lingkungan yang terjadi di Langkat.

Menyambut harapan teman-teman dari SERBILA itu, Suratno antusias untuk membangun kerjasama antarkelompok tani yang ada, terutama dengan berbagai kelompok tani dampingan Bitra yang ada di empat daerah lainnya, seperti Deli Serdang, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Utara, dan Binjai. Bahkan ke depannya, dia punya semangat dan cita-cita untuk menuliskan pengalaman dan keperduliannya terhadap petani itu dalam bentuk puisi. Sebab impian dan cita-cita Suratno tentang desanya cuma satu: “Aku ingin desaku tetap menjadi desa yang seutuhnya,” kata Suratno, seakan menuliskan sebaris puisi. (jc)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107