TC Kebun Polikultur (TCSS)

TC PPPT Mangga Dua

Info Desa

Partners

Past Supporting Partners & Experience

Majalah/Newsletter

Hasil Riset

Modul Polikultur

Buku

Pasca Program, Pengelolaan Proyek Fisik PNPM Dipertanyakan?

10/04/2013 , ,
Diskusi radio komunitas untuk akuntabilitas dan transparansi, Penang Corner, Medan (10/4).

Diskusi radio komunitas untuk akuntabilitas dan transparansi, Penang Corner, Medan (10/4).

Akuntabilitas dan transparansi merupakan prinsif dasar yang diakui sebagai prasyarat dalam berbagai teori pembanngunan yang selama ini dipraktekkan di Indonesia. Keberhasilan suatu pemerintahan dalam arti yang ideal tidak lepas dari akuntabilitas dan transparansi tersebut. Pertanyaannya bagaimana pelaksanaannya?

Hal ini mengemukan dalam acara “peluncuran program diskusi Sumut, radio komunitas untuk akuntabel dan transparansi” yang diselenggarakan di Penang Corner, Medan, Rabu (10/04/2013). Diselenggarakan atas kerjasama PNPM Support Fasility (PSF), Combine Resource Institute (Combine), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) Sumatera Utara.

Program DISKUSI yang merupakan akronim dari “Radio Komunitas untuk Akuntabilitas dan Transparansi” merupakan program yang baru diluncurkan April ini di seluruh Indonesia dan akan berlanjut secara kontiniu untuk menguatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pembangunan masyarakat desa yang khususnya dilakukan oleh PNPM Mandiri. Acara dihadiri oleh sebagian besar penggiat radio komunitas di Sumatera Utara dan kalangan NGO, akademisi, PNPM.

“Semua proyek fisik yang ditinggalkan PNPM Piso di Simalungun tidak ada yang mengelola atau memeliharanya. Kami dari mitra PNPM melanjutkannya 1 proyek PNPM di sana untuk melanjutkan mengelola dan merawatnya”, kata Tohap P Simamora sebagai pengelola rakom Langgiung FM di Haranggaol, Simalungun.

Soekirman sebagai penasehat JRKI Sumut menyarankan, “sebaiknya orang dalam atau masyarakat yang diintervensi project-lah yang harus melanjutkan pengelolaan program fisik setelah masa program berakhir. Sekarang bagaimana program dapat memberikan pemahaman bagaimana masyarakat yang didampingi merasa memiliki dan bagian dari pembangunan project fisik itu sendiri? Sehingga pembangunan fisik di desanya tersebut menjadi bagian dari yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat desanya secara swadaya pasca program”.

“Acara diskusi ini memang dilakukan untuk menjaring aspirasi masyarakat terutama melalui radio komunitas tentang pembangunan di desa, terutama yang dilakukan PNPM Mandiri, agar informasi yang didapat dapat menjadi informasi, evaluasi dan perbaikan pelayanan kedepannya”, papar Rusli Abdullah, Koordinator Propinsi PNPM Pedesaan.

“Diharapkan kedepan masyarakat memiliki kemandirian dalam perencanaan pembangunan, pelaksanaan, evaluasi dan pemeliharaan dan meningkatkan kesejahteraan. Jadi PNPM Pedesaan punya tim pemeliharaan. PNPM bukan project oriented, tapi partisipasi dan proses pemberdayaan masyarakat yang diutamakan. Dari 297 kecamatan di Sumatera Utara, PNPM Pedesaan memiliki program pada 181kecamatan dengan pendamping kecamatan 514 orang, pendamping kabupaten 78 orang, sehingga seluruhnya berjumlah 592 orang”. Tambah Rusli.

“PNPM kini berkonsentrasi pada kelembagaan partisipatif rakyat yang terintegrasi hingga ke kabupatem, ini sebagai road map, jalan menuju keberhasilan pemberdayaan masyarakat desa. Sehingga kelompok masyarakat dapat berpatisipasi pada proses pembangunan hingga ke tingkat kabupaten. Kini sekitar 95% desa dampingan punya RPJM Desa.” Papar Rusli panjang lebar.

“Tujuan diskusi ini adalah untuk membangun pemahaman, tujuan, implementasi dan target kegiatan PNPM, sharing informasi antar pelaku PNPM Mandiri, radio komunitas, JRKI Sumut dan stake holder, dan sosialisasi khalayak lewat rakom pada masyarakat pendengar sejangkau siar. Diharapkan dengan 3 tujuan tersebut akan terbangun pemahaman antar pelaku PNPM, ada masukan dan ide-ide inovatif untuk memperkaya kegiatan program PNPM Mandiri.” Jelas M. Hidayat, Sekretaris JRKI Sumut. (Isw)

Search

Arsip

Desa Penerap SID di Sumut

Data Kelompok

Kab/Kota Lk Pr Jlh Jlh Kel
Langkat 173 142 315 12
Binjai 26 31 57 3
Deli Serdang 783 766 1549 31
Serdang Bedagai 815 620 1435 49
Tebing Tinggi 36 126 162 5
Batu Bara 26 170 196 5
Lab Batu Uatara 490 306 796 2
Jumlah 2349 2161 4510 107