Flash Player is not supported with this browser. For more information please visit: Adobe Flash Player

Training Center Sayum Sabah (TCSS)

Modul Polikultur

Majalah Bitranet

Buku

Hasil Riset

Kelompok Dampingan

Koperasi CU Amarta & Komitmen Perubahan Sumut

Di posting Oleh : admin Pada : 08/01/2013

Sumringah, bahagia dan heboh tampak terlihat diwajah peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi CU Amarta yang berlangsung di depan kantor CU Amarta, Desa Air HItam, Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu 5/11/2013.

Tidak tanggung-tanggung, seperti layaknya pesta hajatan walimahan, panitia sengaja memotong satu ekor sapi untuk menjamu peserta yang berjumlah lebih dari 500-an orang anggota dan para undangan, “ ini memang pesta rakyat menuju perubahan” kata Turipno (42) yang bertindak sebagai ketua panitia.

Peseta yang sudah mulai memadati tempat pelaksanaan RAT sejak pukul 9 pagi tersebut, tampak sangat antusias mengikuti hajatan rakyat yang dilaksanakan setiap sekali setahun ini guna mendengarkan laporan dari pengurus sekaligus pembagian sisa hasil usaha (SHU) tahun buku yang baru saja berlalu, “RAT ini sangat penting, selain menerima deviden (SHU), kita juga akan melihat kinerja pengurus selama setahun dari laporan yang disampaikan dan juga merencanakan target kerja tahun depan”, ujar Boimin (43) salah satu anggota dari Unit Semar, Koperasi CU Amarta. Menurutnya kinerja pengurus tahun ini lebih bagus disbanding tahun yang lalu, sebagai bukti pengurus telah mampu melaksanakan RAT tepat lima hari setelah tutup buku pada 30 Desember 2013 yang lalu.

Tutup buku yang biasa di lakukan pada bulan Februari, tahun ini dipercepat bulan Desember sebagai konsekuensi dan kepatuhan ketetapan Kementrian Koperasi yang menyeragamkan seluruh koperasi di Indonesia tutup buku pada akhir Desember. Namun walau tahun buku berlangsung baru menjalani sepuluh bulan, CU Amarta telah mengantongi SHU sebanyak Rp 203,835.700,- sebagai hasil jerih payah pengurus dalam mengelola koperasi. “ jika tahun ini tutup buku samapai bulan Februari atau genap 12 bulan saya sangat yakin SHU kita dipastikan mencapai 270 juta” ungkap Hadi Siswoyo (32), sebagai ketua Koperasi CU Amarta.

Kemeriahan RAT ini tambah sempurna ketika rombongan Ir. H. Soekirman memasuki arena rapat yang sedang melakukan makan siang sekitar pukul 12,10 WIB, dimana rombongan langsung ikut berbaur bersama peserta, panitia seksi konsumsi sibuk menyiapkan tempat dan menu khusus untuk rombongan, tamu Ir. H. Soekirman menolak tempat dan menu khusus tersebut, beliau memilih makan bersama peserta dengan menu dan tempat yang sama. Hal ini sangat kontras dengan pengalaman masyarakat selama ini ketika menghadapi pejabat yang kebanyakan merasa dihargai ketika di istimewakan dalam hal makan dan sebaliknya. “Saya sangat salutlah dengan Pak Kirman ini, diakan calon wakil Gubernur, tapi sama sekali gak ada gengsinya, makanya lahap seperti orang biasa, awak aja malu masa calon wakil Gubernur makananya campur sama rakyat, tapi beliau biasa saja, pokoknya memang seperti inilah calon yang kami harapkan memimpin sumut. Ujar Juwari (47) dengan semangat.

Dalam kata sambutanya, selaku pendiri Yayasan BITRA Indonesia yang mendampingi dan cukup memiliki peranan penting dalam kemajuan Koperasi CU Amarta ini, Ir H. Soekirman menyampaikan maksudnya untuk ikut berlaga dalam hajatan demokrasi Sumut pada 7 Maret 2013 yang akan dating, “sebelumya saya tidak mau dan tidak kepikiran untuk ikut mendaftar jadi calon, karena saya orang jawa… Walaupun rumongso biso, juga tapi biso rumongso. Sopo sih aku wong deso, ora due duet kok moso arek nyalon wakil gubernur”, ungkapnya denga logat jawa yang sangat kental. “ Namun sepanjang saya selalu berbaur dengan masyarakat, petani nelayan dan Buruh, saya selalu bertanya, mana yang sebenarnya lebih dahulu kita bangun menurut saudara…? Apakah pembangunan politik? Apakah pembangunan budaya atau pembanguanan ekonomi? Jawabnya selalu sama yaitu yang terpenting adalah ekonomi, jadi akhirnya saya berfikir bahwa rakyat menghendaki pembangunan ekonomi, oleh karen itu, maka Sumut harus dipimpin oleh ahli ekonomi, itulah saya akhirnya saya mau mendampingi Gus Irawan Pasaribu. Satu-satunya ahli ekonomi diantara calon yang lain”. Tambahnya dengan mantap.

Diakhir acara, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi mewakili anggota Koperasi CU Amarta, Hadi Siswoyo sebagai ketua menyerahkan 3 buah sepanduk dukungan yang dicetak sendiri oleh Koperasi CU Amarta sebagai bukti bahwa bahwa Koperasi CU Amarta akan ikut berjuang dalam pemenangan tersebut. “Ini bukan perjuangan kita untuk GUSMAN, tetapi sebenarnya ini adalah perjuangan GUSMAN untuk rakyat Sumut yang menghendaki perubahan yang lebih baik”. Ujar Hadi, bersemangat. (isw)

Cari Artikel

Translate

Kabar Bitra

Jaringan

RSS Radio Jerman

Supported

Arsip